Tampak seorang wanita cantik tampak terburu-buru, mungkin dia sedikit terlambat menghadiri suatu acara. Tapi acara yang dia datangi seperinya tidaklah sesuai dengan pakaian yang dia kenakan. Apa gadis itu salah alamat? Atau mungkin dia memang ada kebutuhan di dalam gedung mewah itu?
"ah... maafkan saya tuan, saya minta maaf. Oh astaga baju anda jadi kotor, bagaimana ini? Saya sangat minta maaf tuan" gadis itu membungkuk meminta maaf, saat dia menabrak pria tampan dengan pakaian setelan jas, sepertinya pria itu ingin menghadiri acara di dalam gedung mewah ini.
Gadis itu menabrak pria tampan itu, tidak sengaja sedikit mengotori jasnya, namun masih sedikit tidak kelihatan begitu kotor. Karna pakaian yang gadis itu pakai seperti sedikit ada bekas-bekas makeup. Apa dia bekerja dibidang itu?
"tidak apa, ini tidak terlalu begitu kotor" jawab pria itu
"saya merasah tidak enak pada anda tuan, bisa saya bantu bersikan sebentar untuk mempertanggung jawabkan kesalahan yang saya buat" ucap gadis cantik tersebut.
Pria itu tersenyum "tidak perlu, saya juga salah tidak melihat saat kau mendekat"
"tidak apa tuan, saya harus membersikan jas anda" ucap tegas gadis itu, sepertinya sedikit memaksa
Pria itu kembali tersenyum kaku " tidak perlu, ini benar-benar tidak masalah"
"tidak tuan, saya bilang itu salah saya, dan kenapa anda tidak memberikan saya kesempatan memperbaiki kesalahan saya?" ucap tegas gadis itu.
Perampatan siku mundul di jidat pria tampan itu "dengar nona. Ini benar-benar tidak masalah, kau tidak perlu merasah bersalah seperti itu"
"tidak.. tidak... kemarikan jas anda. dan diamlah disini sebentar" gadis itu memaksa pria itu segera membuka jasnya. Tampak pria tampan itu terkejut dengan perlakuan mendadak dari gadis yang baru pertama kali ditemuinya tersebut.
Pada akhirnya pria tersebut menunggu sekitar 10 menitan di depan toilet. Entah apa yang dilakukan gadis itu, tapi pada akhirnya jasnya terlihat lebih bersih, memang tidak seperti awalnya, tapi setidaknya jauh dapat menutupi bekas makeup yang melekat di jasnya.
"ini tuan, dan sekali lagi maaf atas kesalahan yang saya perbuat" dia membungkuk sopan mengucapkan permintaan maafnya.
"terima kasih, tapi sebenarnya ini sungguh tidak perlu" ucap pria tampan tersebut masih sungkan atas tindakan gadis itu.
"maaf jika anda tidak nyaman, tapi orang tua saya selalu mengajarkan saya tentang tanggung jawab, dan jika itu memang kesalahan yang saya perbuat saya harus menyelesaikannya, tanpa ada rasa balas budi nantinya. Bagaimana saya bisa dipercayakan tanggung jawab lebih kalau saya tidak mampu mengatasi kesalahan kecil yang saya perbuat" ucap gadis itu panjang kali lebar.
Pria tampan itu tersenyum, cukup menarik perhatiannya ketika melihat dan mendengar penjelasan gadis cantik tersebut. tapi jika dilihat-lihat gadis itu tampak
"menarik" satu kata yang terlintas dipikiran pria tampan tersebut.
"baiklah, saya terima permintaan maaf yang tulus dari anda" pria itu mengulurkan tangan berjabat tangan sebagai ucapan terima kasih serta perpisahan dengan gadis itu.
Gadis itu tersenyum ramah menganggapi pria tampan tersebut.
.
.
"Wahh... jidat,, kau cantik sekali" ucap ino yang saat ini berada diruang khusus pengantin wanita. (seperti pernikahan korea sang mempelai wanita diperbolehkan tamu mengambil gambar dengan Queen sehari ini, tapi bedanya hanya khusus kerabat/sahabat terdekat saja yang diperbolehkan mengambil foto, dalam artian sudah ada listnya). Dan itupun seacc dari sasuke, pria itu tidak rela istrinya berfoto dengan pria lain. dan pada akirnya hanya sahabat wanita yang diperkenankan memasuki ruang tunggu tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Decision (sasusaku)
RomanceKetika suatu keputusan mengubah semua semua hal dalam hidupmu, mengubah cara pikir, dan karakter bahkan hal yang rasanya sulit diubah pun dipaksakan untuk menghilang... Seperti ditusuk 1000 jarum di dada secara bersamaa, itulah rasa yang saat ini sa...
