KESEMPATAN

125 15 0
                                        

Sultan, Farhan dan Nabil sudah berada di depan tiang bendera dan menjalani hukuman yang diberikan oleh Kepala Sekolah.

Dari sisi koridor Kepala Sekolah bersama anak kesayangannya yaitu Elang melihat ke Arah Sultan dan teman-temannya. Elang yang sadar jika disana hanya ada 3 orang memberitahu Ayahnya itu jika harusnya yang dihukum itu ada 4 anak dan mereka kekurangan 1 anak.

Koridor

"Pah, kan harusnya mereka itu berempat kok disana cuman ada 3 orang?, yang satunya apa ga masuk sekolah?" Elang bertanya tanya kepada Ayahnya

Kepala Sekolah yang tidak tahu menahu tentang mereka lebih memilih untuk mengajak anaknya menghampiri Sultan dan teman temannya.

Dibawah Tiang Bendera

Setelah menghampiri mereka bertiga Kepala Sekolah langsung menanyakan tentang 1 orang yang dimaksud oleh Elang.

"Kalian cuman bertiga?, teman kalian 1 lagi mana?" Tanya Kepsek

"Yang Bapak maksud itu siapa ya Pak?, kita emang bertiga doang, Ya ga Sul,Bil?" Tanpa fikir panjang Farhan menjawab pertanyaan Kepsek dengan ceplas ceplos.

Sultan dan Nabil yang tidak bisa menjawab hanya bisa melirik dan lebih memilih diam.

"Dia Bohong Pah, Jelas banget mereka itu kurang personil 1 lagi!, dimana kalian nyembunyiin temen kalian 1 lagi itu?" Ucap Elang

"Personal Personil Lo kira Grup Band pake nyebut Personil" kata Farhan

"Lagian kita emang cuman bertiga, Lo salah liat kali" Farhan berusaha meyakinkan Kepsek dan Elang jika mereka memang hanya bertiga

Elang yang tidak mau kalah terus menerus mengotot jika ucapannya itu benar, "Heh!, Jelas jelas gw liat dari awal kita punya masalah sampe kemaren-kemaren kalian tuhh emang berempat terus"

"Oooo, Apa jangan jangan yang satunya udah di Cut Off?" Ucap Elang

Farhan yang tidak bisa berkutik lebih memilih untuk tidak menjawab pertanyaan Elang.

"Sudahlah Lang, biarkan mereka melaksanakan Hukuman yang sedang mereka hadapi" ucap Kepala Sekolah kepada Elang

Kepala Sekolah bersama anak semata wayangnya yaitu Elang pergi meninggalkan Sultan, Farhan dan Nabil yang sedang menjalani Hukuman.

Diwaktu lain Elang yang masih penasaran terhadap apa yang terjadi antara Fauji dan ketiga temannya itu dan pergi mencari tahu dan menggali informasi kepada teman teman kelas nya.

Esok nya Elang dan teman teman satu Geng nya menanyakan kepada anak anak kelas 10 IPS 1 yaitu kelas Sultan dan teman temannya untuk mencari tahu tentang Fauji, ternyata Elang sudah memiliki rencana yang sangat Licik, ia ingin merekrut Fauji menjadi bagian dari Geng nya dan bersama sama menjadi musuh dari Sultan dan teman temannya.

Setelah menanyakan kepada anak anak kelas 10 IPS 1, Elang menemukan titik terang karena ternyata hubungan pertemanan Fauji dan tiga temannya sedang renggang, Elang senang mendengar informasi tersebut karena ia bisa mencari kesempatan untuk memasukan Fauji ke Gengnya dan menjadikan Fauji budak selanjutnya.

ESOK HARI

Di hari selanjutnya Fauji yang sedang dikantin sendirian merasa tidak nyaman karena semua mata tertuju pada nya, para siswa melihat Fauji dengan tatapan yang sinis.

Elang menemui Fauji yang sedang sendirian di kantin dan tanpa sopan santun Elang langsung menanyakan banyak pertanyaan kepada Fauji termasuk dengan masalah ia dan teman temannya.

"Ehh, Lo temen dari bocah bocah yang nyari masalah sama gw kan?" Elang yang baru menghampiri Fauji langsung menanyakan pertanyaan tersebut

"Ahh,Ehh,Ahh,Ehh, gw punya nama" Ucap Fauji

"eee gw lupa siapa nama lo... ohh iyaa Fuji, Fuji kan nama lo?" Elang berusaha mengingat ingat namun sayang tebakan nya salah

"Fuji? Lo kira gw Uty nya Gala?, Nama gw Fauji dikasih A" kata Fauji

"Ahh bodo amat ga peduli, gw kesini bukan mau bahas nama, gw mau bahas sesuatu ama lo" ucap Elang

"Gw sibuk ga ada waktu buat ngomong ama sampah kayak lo" ucap Fauji yang langsung meninggalkan Elang

Sebelum Fauji pergi jauh Elang langsung menahan nya, "Yakin gw sampah?, apa temen temen lo ga lebih sampah?"

Mendenger ucapan Elang, Fauji langsung berbalik badan, "Maksud lo?" tanya Fauji

"Tadinya gw mau ngasih tau tentang temen temen lo, tapi karena lo ga mau dengerin gw yaudah" setelah berkata seperti itu Elang berbalik badan dan berniat meninggalkan Fauji.

Fauji ya penasaran menahan Elang agar mau berbicara lagi dengan nya "tunggu, maksud lo tentang temen temen gw?"

Elang mendengar Fauji yang bertanya ia kembali membalik badan "tentang kelakuan busuk temen temen lo selama lo ga gabung ama mereka, terutama si Sultan"

"Lo ngomong apa sih?, mereka kenapa dan ngapain?" Tanya Fauji

"Mereka bilang lo tuh anak manja dan ga pantes punya temen, mereka juga gosipin lo terus dibelakang lo"
"Apalagi si Sultan dia koar koar ke orang orang dan juga muter balikin fakta kalo Lo yang jadi penyebab dari masalah kemaren" Elang semakin senang melihat Fauji yang makin terkelabui

Fauji mendengar itupun terkejut, karena ia baru tau jika teman teman nya ternyata berkelakuan sama sampah nya dengan Elang.

Fauji mendengar itupun terkejut, karena ia baru tau jika teman teman nya ternyata berkelakuan sama sampah nya dengan Elang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

HELOWWW BESTIE~

Maaff aku menghilang setahun karna satu dan dua hal, makasih ya kalian yang masih selalu support aku dengan ngasih vote huhuu😣❤️

jangan lupa vote!! karena vote itu free!

Enjoy guys!!

GULITA [END] || ZUO HANGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang