HALLO GUYS
HAPPY READING YA
MOHON UNTUK BIJAKSANA DALAM MEMBACA, JANGAN MENIRU ADEGAN BERBAHAYA OKE!
***
Suara kekehan keluar dari mulut Lio, masih dengan mata yang membara penuh api menatap putranya jengah, selepas mabuk Setra tak sadarkan diri semalam penuh dan pagi ini juga pria itu tetap berbaring di atas kasurnya.
"Anak sialan." Gumam Lio pelan.
"Cepat bangun Setra!" Unggasnya penuh tekanan.
Serta terganggu dengan suara berisik itu, ia membuka mata dan mendapati Lio berdiri di dekatnya. Ia menghela nafas berat lalu melirik sebentar sebelum dirinya benar-benar terkejut. "What happened?" Mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan, mengamati satu persatu koper besar yang sudah tertata rapih, hendaknya orang yang akan pindah rumah.
"Kenapa banyak koper di sini?" Masih tidak mengerti dengan situasi sekarang, rasanya seperti lelucon di pagi hari.
"Sore ini kamu pindah ke Amerika." Setra menyeringit, ada apa dengan pria sinting di depannya? Ini bukan april mop, bahkan ini terdengar creepy.
"What teh fuck? You've gotta be kidding me?"
"Lekas berkemas setelah itu segera ucapkan selamat tinggal kepada teman-temanmu." Ucap Lio masih dengan nada yang sama.
Bangkit dari tidurnya, lelaki itu berdiri di depan Lio, tampak gagah dan penuh pesona meskipun usianya masih terbilang muda.
"Gue gak bakal pindah kemana-mana!"
"Lalu menjadi pecandu narkoba di sini? Meninggalkan pendidikan dan menjadi gila karena wanita yang ada di imajinasimu?"
"Who gives a shit? Sebenernya apa maksud lo ngusik hidup gue? Gue gak mau pindah dan gue juga gak gila!"
Melihat betapa marahnya lelaki itu, Lio semakin bersemangat untuk segera menggusurnya pergi jauh. Apa yang di kata jika sudah terlanjur kecanduan mungkin akan susah untuk hilang, namun ini belum terlalu parah.
"Papah gak ngusik, justru membenarkan hidup kamu yang berantakan seperti sampah! Papah gak mau punya anak cacat mental, kamu itu pewaris tunggal Adios! Ingat satu hal ini Setra kamu tidak bisa meninggalkannya begitu saja, kamu itu penerus keturunan kami. Jangan sampai kakek membunuhmu!" Jawab Lio berdiri mendampingi kegagahan putranya.
"You're out of line! Hidup gue hak gue! Gak ada urusannya sama kalian lagipula gue juga punya batasan! Hidup gue gak hancur, gue gak gila, lo juga sama-sama pecandu narkoba sialan! Lo gak bisa paksa gue kayak gini, gue gak sudi jadi penerus keturunan lo bangsat!" Ledak Setra merasakan amarahnya sudah memuncak.
"Segera bersiap kakekmu sudah menunggu di ruang tamu." Ucap Lio berlenggang pergi dari sana. Tetap tenang meskipun dalam hati sudah tidak tahan ingin menghantam lelaki lingas seperti serigala itu.
"Goddamn it! I'm sick of you!"
Setra mengamuk, menggema marah dan membanting semua barang yang ada di sana. Adios sialan! Andai saja ia tidak terlahir di keluarga kelainan ini mungkin dirinya tidak akan seperti ini. Pikirannya terlampau kacau, ternyata Nick sialan itu benar-benar mengadu kepada Lio. Awas saja dia tidak akan biarkan begitu saja.
"Nick sialan!"
***
Sekitar lima unit Lincoln hitam legam melaju rapat, ban mereka mencengkeram aspal dengan presisi militer, mengawal satu mobil utama Mercedes Benz S600 yang melaju di depan, mengalihkan perhatian semua mata yang melintas.
KAMU SEDANG MEMBACA
I FOUND YOU BABY! [ENDING]
RandomDi antara batas nyata dan mimpi, ada sebuah pertemuan yang tak seharusnya terjadi. Setra, seorang preman bengis dengan jiwa yang hancur, menemukan dirinya terikat pada Lily gadis polos yang hadir hanya di dalam mimpinya. Semakin ia mencoba merengkuh...
![I FOUND YOU BABY! [ENDING]](https://img.wattpad.com/cover/377038371-64-k72917.jpg)