22. ANCAMAN

1.9K 165 12
                                        

HALLO GUYS
HAPPY READING YA
MOHON UNTUK BIJAKSANA DALAM MEMBACA, JANGAN MENIRU ADEGAN BERBAHAYA OKE!

***

Di tengah kegelapan malam mobil mewah itu melaju dengan kecepatan sedang membelah kesunyian jalan raya. Lio, dia mengarahkan pandangannya kedepan di temani sebatang rokok terlesip di kedua jarinya, tak peduli jika melanggar aturan lalu lintas, yang ia pikirkan sekarang hanyalah menemukan keberadaan gadis sialan itu. Kenapa asistennya amat lelet menemukan informasi sekecil itu, sampai-sampai ia merasa terbakar lagi dengan api kemarahan.

Menghembuskan pelan asap rokok keluar jendela, Lio kembali termenung mengingat keadaan Setra sekarang. Dia mengakui bahwa dirinya bukan orang tua yang baik namun jika hal buruk menimpa putranya bahkan sampai terbaring di blankar rumah sakit ia tak bisa membiarkannya.

Pikirannya sekarang hanya tertuju kepada gadis yang pernah menjadi masa lalu putranya, Liane. Awalnya Lio tidak berasumsi buruk tentang mimpi Setra dia pikir itu hanyalah sekedar halusinasi akibat mabuk, namun ketika mimpi itu semakin aneh dan terus membawa nama Lily, Lio merasa curiga dan sekarang ia ingin memastikan kecurigaannya.

Tak lama kemudian ponselnya berbunyi, menerima sebuah pesan berisi informasi yang amat Lio nantikan dan setelah membacanya ia menyeringai sengit. "I've discovered you!!"

Barulah setelah itu Lio mengemudikan mobilnya dengan kecepatan setan, seakan tahu bahwa dirinnya tengah mengamuk.

***

Sedari tadi Anna sibuk merawat putrinya yang sedang sakit, dan untung saja dokter langganannya bersedia untuk memeriksanya di rumah sehingga ia tidak perlu pergi ke rumah sakit. Anna mengusap keringat di kening putrinya, sungguh ia merasa tidak tega melihatnya seperti ini.

"Gimana keadaan putri saya dok?" Tanya Anna cemas.

Dokter itu hanya menggeram pelan, bingung harus menjawab apa terlebih kondisinya cukup stabil untuk ukuran orang sakit. "Untuk saat ini saya belum menemukan penyebab pasti penyakit putri ibu, karena kondisinya masih stabil dan tidak ada tanda-tanda mengkhawatirkan hanya demam biasa, jika masih seperti ini saya sarankan untuk menbawa putri ibu ke rumah sakit."

Seketika Anna langsung panik mendengar penjelasan dari dokter tersebut, dia juga bingung karena putrinya mendadak sakit dan tidak sadarkan diri selama tiga hari.

"Sayang apa kita bawa Liane kerumah sakit aja? Kalau terus seperti ini mungkin keadaan Liane bakalan lebih parah. " Ucap Gara suami Anne.

Anne mengangguk pasrah, mungkin benar jika putrinya harus di bawa ke rumah sakit, mengingat bahwa selama tiga hari itu Liane tak kunjung pulih. "Sekarang sudah malam, besok aku bakal membawa Liane kerumah sakit." Jawabnya pelan.

Anne berterima kasih kepada dokter di depannya, mungkin tanpa dirinya ia kesulitan untuk merawat putrinya.

"Kalau begitu saya pamit pergi dulu, untuk obat bisa ibu tebus di apotik terdekat." Ucapnya mengemasi barang-barangnya sebelum akhirnya pergi dari sana.

"Iya terimakasih banyak dok." Jawab Anne tersenyum sopan.

Tak lama setelah kepergian dokter, suara mobil berisik memecah kesunyian membuat Anne berlari untuk membuka pintu, niat hati ingin menggerutu karena menggangu waktu malamnya namun langkah kakinya terhenti, pandangannya lurus kedepan.

Jantungnya berdegup kencang melihat seseorang yang telah lama ia hindari berdiri di depan pintu dengan mata memicing tajam dan seringai licik. "Ngapain kamu di sini?" Sentak Anne sedikit bergetar, sungguh dia tak tahu apa yang membuat pria iblis itu memasuki rumahnya.

I FOUND YOU BABY!  [ENDING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang