Sang rerama berkelopak merah jambu,
tuhan takdirkan kita untuk asing-asing,
aku disini kau disitu
tidaklah jauh tetapi masih berbatu
ujian kau aku untuk belajar makna rindu
sang rerama berkelopak merah jambu
sudah sepurnama lebih
tetap masih singkat tetapi rasaku kian mekar
setia menunggu kata itu terluah dari mulut kamu
setiap malam diriku menunggu
telinga dilatih untuk bersedia
apabila kata "aku juga cintakan kamu" itu terluncur
manis di bibirmu
ikhlas dari hatimu
tetapi jangan bimbang,
kan aku sudah bilang aku ini jagoan,
aku jaguh dalam menunggu
selagi kamu tidak berundur
begitu juga dengan aku
kita kan sudah berjanji untuk hadapi bersama;
ANDA SEDANG MEMBACA
Dia
Poetrysinopsis? tiada penceritaan yang khusus tentang karya ini. pengakhiran yang indah atau cela? aku juga tidak tahu naskah ini akan berakhir bagaimana, jadi nikmati saja. Menurut dia sudah habis dan tiada lagi segalanya, Tamat.
