Hari Yang Menyengkan

39 1 0
                                        

Seperti biasa kerena masa hukuman masih berlaku papi menjemputnya, hal yang dilakukan anak dan ayah itu hanya diam. Sampai papi membuka percakapan yang membuat hati Bastian tersentuh.

"Maaf yah nak tadi pagi papi berpikir egois, ucap abang benar bahwa umur papi dan mami gak muda lagi buat punya anak kecil. Gapapa gak punya anak perempuan mudah mudahan kalian bisa memberikan papi dan mami cucu perempuan biar bisa di manja manja hehehe," ucap papi sambil melihat jalan raya yang cukup padat.

Bastian hanya menatap papinya dalam dengan wajah yang sulit di artikan, satu sisi bastian kasihan sama papinya satu sisi dia juga gak mau punya adik. Bastian takut kehilangan maminya saat melahirkan.

"Gimana kita makan di luar lagi, kata abang di masih ada kelas nanti kita bungkus buat abang. Gimana kita makan bakso," papi menawarkan makan yang paling favorit di semua kalangan.

"Boleh di pi , habis pulang dari makan kita mampir ke supermket dulu yah mau beli camilan," ucap Basian dengan wajah imutnya.

"Oke bos, beli cemilannya jangan banyak. Satu lagi gak ada beli kopi dan rokok ingat itu," ucap papi dengan wajah tegasnya dan Bastian mengaguk saja.

Beberapa menit kemudian mereka sampai di warung bakso, cukup rame tapi gak parah. Papi dan Bastian itu selaranya sama suka bakso pakai mie bihun jadi pesannya gak repot.

Saat Bastian ingin menuangkan sambel ke tiga tangan di tahan papi. Papi mengisyaratkan letak sendoknya dan menasihati anaknya.

"Jangan terlalu banyak nak, nanti lambung kamu rusak," ucap papi menasihati anaknya.

Setelah itu mereka makan dengan hikmat , selesai makan mereka tidak lupa membungkus bakso buat abang. Dan mereka lanjut ke supermket yang cukup gede.

"Ini sih surga dunia ,banyak makan beli apa dulu yah. Beli yang lagi viral aja," ucap Bastian sambil mengambil stroller dan ambil makan yang lagi viral.

Setelah lama berkeliling akhirnya mereka membayar belanja yang cukup banyak. Jangan lupa abang juga di beliin ,kalau gak di belinya nanti abang ngambek.

"Papi terimakasih yah udah belanjaiin bastian dan ajak makan," ucap Bastian senang entahlah di kehidupan dia jadi Budi dulu belum pernah rasain begini kerena dulu susah.

"Sama-sama nak ,papi jadi senang kalau Bastian juga senang. Liburan akhir tahun sekeluarga liburan ke Jepang mau?" Ucap papi menawarkan Bastian liburan akhir tahun.

"Mau pi , wah Bastian gak sabar ke Jepang," ucap Bastian dengan wajah senangnya dia membayangkan salju utama di Jepang.

Beberapa menit kemudian papali dan Bastian sudah sampai di rumah. Bastian melihat mobil abangnya sudah terparkir di grasi.

"Assalamualaikum, abangku ganteng adikmu ini membawakan janjan dan bakso," ucap Bastian sambil teriak padahal mah abangnya ada di ruang tv.

"Waalaikumsalam, bakso dan jajan taruh aja di dapur. Kebiasaan banget kamu tuh teriak teriak nanti sakit tenggorokan kamu," ucap bang Marvin marah kebiasaan .

"Maaf bang, Bastian mau naik ke atas dulu yah mau mandi," ucap Bastian yang langsung ke kamarnya.

Tinggal lah abang dan papi , mereka hanya diam diaman . Tiba -tiba abang membuka suara memecahkan keheningan yang tercipta.

"Papi maafin abang yah, maaf kalau kata -kata abang menyakitkan hati papi. Abang gak bermaksud begitu abang hanya takut mami kenapa kerena umur mami yang gak mudah lagi untuk hamil," ucap abang Marvin sambil menatap muka papi dengan dalam.

"Papi juga minta maaf yah bang, gapapa deh gak punya anak perempuan nanti punya cucu perempuan aja biar bisa di manja . Kapan kamu kenalin pasangan kamu ke papi mami," ucap papi sambil naik turunkan alisnya.

"Apasih pi, abang aja gak ada pasangan belum ada yang cocok doain aja yang terbaik," ucap abang sambil mengerjakan tugas di letop nya.

Sedangkan Bastian lagi buat tren tik tok si agus sedih ,setelah selesai mengunggah vidionya dan banyak yang komen cewek -cewek dan satu yang komen bikin merinding cowok yang komen bilang Bastian mau gak jadi pasangannya.

"Angapin nih cowok ngomen begitu, gue masih normal kali, tanda-tanda akhir tahun ini mah," ucap Bastian dalam hati.

"Angapin nih cowok ngomen begitu, gue masih normal kali, tanda-tanda akhir  tahun ini mah," ucap Bastian  dalam hati

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bonus foto Bastian ganteng.

Vote dan komen ❤️‍🔥

GUE JADI KAYA ! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang