Marvin merupakan anak pertama dan cucu pertama di keluarga Mahendra. Dia seorang model sambil kuliah dan abang perhatian ke Bastian.
"Adik abang cepat bangun yah, kangen ke kejahilan kamu dan tawamu . Abang janji selalu ada waktu buat kamu," ucap Marvin pas Bastian masih koma di rumah sakit.
Pas awal tahu Bastian masuk rumah sakit Marvin sangat murka. Dia juga merasa gagal menjadi abang yang baik , terlalu sibuk sampai lupa sama adiknya yang butuh Marvin buat cerita.
"Abang kalau nanti adiknya lahir janji sama mami harus akur dan saling jaga yah," ucap mami sambil ngelus rambut anak pertamanya.
"Janji mami , abang akan selalu ada buat adik dimana pun dia berada," ucap Marvin kecil yang saat itu memeluk perut maminya yang sedang hamil .
Pertamakali Marvin melihat Bastian bayi dia sangat senang sampai sampai dia gak mau pulang dari rumah sakit.
"Abang janji sama kamu kita akan saling sayang dan menjaga sampai kita tua nanti," ucap Marvin sambil cium pipi adiknya.
Beranjak dewasa Marvin di sibukan oleh kuliah dan modeling tidak ada waktu buat sekedar bertanya kabar adiknya . Apalagi dia tinggal di apartemen dekat kampus nya , dia dapat kabar dari orang tuanya kalau adiknya masuk rumah sakit .
Selama adiknya koma dia selalu menunggu pulang kuliah pasti langsung ke rumah sakit begitu berusaha sampai adiknya sadar . Walapun pas sadar adiknya sedikit aneh tapi dia senang.
Walapun Bastian suka bikin jantungan dan jahilnya minta ampun tapi Marvin selalu sayang sama Bastian . Marvin akan berusaha selalu ada buat adiknya kerena cuma dia saudara yang dia punya.
Vote dan komen ❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
GUE JADI KAYA !
Teen FictionBudi Satryo merupakan seorang anak yang hidup sederhana yang meninggal kerena kecelakaan dan berakhir berpindah jiwa ke tubuh Bastian Umran Mahendra anak yang koma dua bulan kerena menjadi korban bully oleh kakak kelasnya bastian merupakan orang...
