Aku, Kamu ,Dan Pengganggu

77 6 3
                                        

Saat pelajaran di mulai bastian  mencatat apa saja yang guru bilang . Bastian yang biasanya males harus rajin untuk sang pujaan hati Bastian berusaha tulisannya rapi dan bisa terbaca.

"Demi kiza  sang pujaan hati, akan ku lakukan apa saja ," ucap Bastian dalam hati.

Skip jam istrahat

Kiza sudah kembali dari uks, badanya sudah terasa mendingan. Bastian yang melihat kiza memutuskan buat makan bekal di kelas saja kerena bastian takut kiza kecapean.

" Kiza ini catatan untuk pelajaran tadi,  kerena lu habis sakit jadi kita makan di kelas saja," ucap bastian entahlah bastian takut terjadi apa-apa kalau makan di taman belakang.

"Oke, hari ini aku bawa ayam goreng , sambel,dan ada susu dan buah buahan buat kamu ," Kiza mengeluarkan bekal buat dirinya dan bastian.

Mereka makan sambil sedikit ngobrol  tentang pelajaran sampai murid baru tiba-tiba datang ikut bergabung.

"Saya boleh bergabung, saya tidak tahu kantin di mana tenang saja saya juga bawa bekal kok," ucap viel yang langsung bergabung .

Kiza ingin bertanya kepada Viel kenapa dia pindah dari thailand ke indonesia,  setahu Kiza Thailand lumayan bagus untuk pendidikan . Selesai makan Kiza langsung bertanya ke  Viel yang juga sudah selesai makan .

"Viel aku boleh bertanya, kenapa kamu pindah ke indonesia pendidikan di Thailand kan bagus .Apakah  kamu ada alasan khusus ,"  dengan keponya Kiza bertanya ke viel .

"Sebenarnya , saya ikut ibu  kerena orang tua saya sudah bercerai, bapak saya tetap di Thailand kerena dia orang asli sana sedangkan saya ikut ibu ke kampung halaman yah itu Indonesia.  Awalnya saya tidak bisa tinggalin teman saya di sana, tapi saya juga gak bisa jauh dari ibu akhirnya saya ikut ibu walaupun saya harus meninggalkan temen-teman saya di sana," penjelasan Viel membuat kiza terharu.

"Viel, kamu hebat  jaga selalu ibu kamu  jangan pernah sakit hatinya," ucap Kiza menasehati viel dan mereka lanjut ngobrol.

Kerena merasa di cuekin Bastian izin ke toilet entalah perasaan ini sangat cemburu saat pujaan hati bersama orang lain.

"Apakah diri gue kurang ganteng sampai Kza berpaling sama orang baru,"ucap Bastian dalam hati  yang sedang gundah.

Saat mau balik ke kelas, Bastian melihat ada siswi di ganggu oleh  kakak kelasnya nih murid murid gak ada kapok kapoknya  padahal sudah lihat kasus siswa yang di keluarin.

"Woi, cabe-cabean berhenti gak. Atau mau nasib kalian kayak rangga dan delon keluar dari nih sekolah hah," ucap Bastian dengan nada marah nya.

Cabe-cabean yang melihat itu langsung berlari ,mereka tahu Bastian yang sekarang gak main main sama kata katanya.

"Lu, ikut gue ke uks kita obatin lukanya. Jangan takut gue kakak kelas yang baik kok," Bastian membujuk siswi tersebut seperti anak kecil untungnya siswi tersebut mau.

Sesampainya di uks, siswi tersebut duduk di salah satu ranjang di minta obat luka ke anak PMR. Bastian membersihkan luka siswi itu dengan pelan pelan.

"Kalau cabe cabean itu bikin ulah lasan, dulu gue juga sama seperti lu dan berakhir masuk rumah sakit. Lu, pasti bisa ngelawan jangan takut lu dan cabe cabean itu juga manusia btw nama lu siapa," setelah memberi nasihat bastian bertanya nama siswi tersebut.

"Nama aku Ayra Zahra Amanda biasa di panggil ayra kak, terimakasi telah menolong aku yah kak," ucap Ayra sambil melihat lukanya yang habis di obati.

"Sama-sama, perkenalkan nama gue Bastian. Lu bisa ke kelas dengan ke adaan begini ?" Ucap bastian sambil melihat ke adaan ayra yang berantakan.

Setelah perkenalan itu,hati ayra berdetak lebih cepat. Di bantu dan di obati kakak kelas yang cakep merupakan keberuntungan yang datang cuma sekali.

"Bisa kok, kakak gak usah repot -repot. Aku juga ini mau ke kelas," ucap ayra yang langsung berdiri walaupun lukanya rasanya perih.

Bertepatan bel masuk , Bastian langsung ke kelasnya . Untungnya kelas nya gak jauh dari UKS jadi bastian tidak masuk terlambat.

"Siang anak anak, bapak sudah bikin kelompok . Bastian,viel, dan pakiza kelompok satu terus sampai kelompok 6 jadi nanti kalian kerjakan tugas kelompoknya bapak ada urusan jangan ribut ," ucap sang guru lalu beranjak pergi dari kelas.

"Nanti, kalau mau kerja kelompok kita vide call aja yah. Oh iya kita tukaran nomor telpon dulu," ucap Bastian yakin lah selain dalam masa hukuman di juga malas keluar melihat kemesraan dua manusia ini.

"Oke , sekarang kita kerjain sedikit nih tugasnya," ucap Kiza Bastian dan Viel langsung mengerjakan apa yang di suruh Kiza.

"Oke , sekarang kita kerjain sedikit nih tugasnya," ucap Kiza Bastian dan Viel langsung mengerjakan apa yang di suruh Kiza

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ayra Zahra Amanda
(Adik kelas )

Vote dan komen ❤️‍🔥

GUE JADI KAYA ! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang