Senang Dan Sedih

74 6 0
                                        

Bastian sedang bersiap-siap untuk serapan ,dia bangun agak lebih pagi kerena dia akan di antar oleh papinya kerena dia masih dalam masa hukuman.

"Mami, bastian mau kopi kayak papi dan abang  dong," dengan wajah memelas dan berakhir dapat tetapan maut dari mami.

"Gak ada , kamu minum tuh susu biar makin tinggi . Jangan lupa habis selesai makan berat makan buah di samping kamu," ucap mami sambil menunjukan buah yang di samping anaknya emang sudah kebiasaan keluarga ini buat makan buah.

Papi hanya bisa geleng-geleng kepala sedangkan abang sudah ketawa dengan puas melihat adiknya yang di marahin maminya.

"Oh , anakku sayang ayo kita berangkat. Adinda abang pergi kerja dulu baik baik dirumah," drama pagi yang setiap di lihat anak anak mereka.

"Hati hati kekanda, anak anak kelihan juga hati hati di kampus dan di sekolah,"ucap mami dengan dramatis sumpah bawa  bastian lari dari keluarga dramatis ini.

Setelah berpamitan dramatis tadi bastian langsung  ke mobil hari ini dia berangkat sama papi. Tiba-tiba papi berkata yang bikin bastian kaget sekagetnya .

"Bas, kamu emang gak ada suka sama cewek di sekolahmu. Dulu papi banyak yang suka tapi tetap adik kelas alias mami kamu yang menangkan hati papi," ucap papi dengan gaya sok coolnya.

"Ada sih, tapi bastian takut di tolak Pi terus asing. Tapi cinta itu kan gak bisa di paksakan , di pikir juga menjalankan hts  gak seburuk itu," ucap bastian tapi papi heran hts itu apa maklum udah tua.

Sesampainya di sekolah bastian turun tidak lu

"Bas, hts itu apaan maklum papi dah tua gak tau singkatan anak jaman sekarang," ucap papi dengan cengiran khasnya.

"HTS itu singkatan pi, hubungan tanpa status  gak ada status tapi jalanin kayak pacaran," setelah jelasin itu si papi hanya mengaguk saja.

Sampailah di sekolah bastian turun dan menyalim tangan papinya. Sampai di kelas dia melihat kiza lagi membaca novel dengan wajah seriusnya.

"Kiza , lagi baca novel apa tuh serius banget," ucap bastian Yaang bikin kiza kaget.

"Oh,ini aku lagi baca novel tramigrasi  bas baru beli kemarin ," ucap kiza sambil menutup novelnya kerena bel sudah berbunyi.

"Harusnya dia tanya gue aja tentang tramigrasi soalnya gue ngalamin hal itu . Di novel belum tentu bene," ucap bastian dalam hati.

Skip bel istirahat ber bunyi

Bastian dan kiza ke taman tempa biasa mereka datangi di jam istirahat . Kiza mengeluarkan dua bekal yang sudah di janjikan.

"Bas, kalau masakannya kurang enak bilang yah soalnya aku baru belajar masak," kiza harap harap cemas dengan masakannya dia baru pertama kali coba masak berat.

"Tenang saja, pasti makanan lu enak kok gue yakin itu ," Bastian yakin masakannya kiza enak dari penampilannya aja meyakinkan.

Mereka makan dengan nikmat yang sungguh enak rasanya seperti restoran bintang lima. Setelah makan mereka berbincang bincang.

"Bas,kemarin kamu  kenapa gak masuk ?" Kiza bertanya ke bastian .

"Oh kemarin, gue habis kecelakan makanya kemarin gak masuk sekolah," ucap bastian menjelaskan kenapa dia tidak masuk kemarin.

"Untungnya gak ada luka parah, kamu harus lebih hati-hati lagi yah,"ucap kiza dengan wajah khawatir nya.

Sebelum bel berbunyi, bastian mengeluarkan surat yang sudah dia buat semalam buat yang tersayang.

"Kiza, gue punya surat buat lu bukanya dirumah aja yah," ucap bastian dengan malu malu.

"Oke bas, nanti aku baca suratnya," setelah itu  mereka masuk kerena bel sudah berbunyi.

Skip pulang sekolah

Bastian dan kiza menunggu di parkiran di sana ada tempat duduk gak berapa lama jemputan kiza  dan Bastian datang.

" Kiza, hati-hati di jalan yah ,"ucap bastian ketika kiza menuju mobilnya.

"Kamu juga, hati-hati di jalan ,"ucap kiza yang menuju mobilnya.

"Dek,tadi siapa yang duduk sama kamu tadi?" Bang aaron bertanya kepada kiza kerena penasaran.

"Oh, tadi itu teman sekelas bang . Anaknya teman mama namanya bastian," kiza menjelaskan dengan detil biar abangnya gak salah paham.

"Kiza, kamu jangan pacaran dulu yah . Fokus ke sekolah dan raih cita cita kamu jadi dokter dan Abang belum rela kamu dekat sama cowok lain," abang aaron menasehati kiza anak remaja yang pertama kali jatuh cinta.

"Sip bang,kiza juga gak mau pacaran dulu ribet," ucap kiza yang lebih nyaman jomblo dia belum ada berpikir untuk berpacaran.

Sedangkan bastian sedang menahan arah yang di pancing oleh abangnya. Soalnya papi gak dapat menjeput kerena ada meeting mendadak.

"Cieee ......  Siapa tuh yang duduk bareng," bang marvin menggoda adiknya yang sedang bete.

"Bang ,udah dong gue lagi gak mood nih jangan di ganggu,"ucap bastian yang deg degan apakah dia di tolak atau di terima.

Selama perjalan bang marvin menggoda adiknya sampai bastian udah males meladeni abangnya itu . Sampai rumah dia langsung ke kamarnya dan mendapatkan chat dari kiza.

CHAT KIZA DAN BASTIAN

Kiza: Bas, aku udah membaca surat kamu . Jawabanku adalah kita temanan aja soalnya aku belum ada komitmen untuk memulai hubungan.

Bastian: Kiza, terimakasih tidak menggantung gue . Kalau itu mau lu gue gak papa kita cuma teman gue hargai keputusan lu.

Kiza: Terimakasih bas, maaf yah aku lebih nyamannya kita tidak mempunyai hubungan apapun . Lebih baik kita berteman saja aku bakalan bikin bekal spesial lagi buat kamu.

Bastian: Oke,aku bakal  nunggu bekal buat kamu lagi .

Bastian, meresa ada yang sakit tapi sakit kali ini beda. Apakah ini karma gara-gara meledekin bang marvin akhirnya Bastian memutarkan lagu galau.

Vote dan komen ❤️‍🔥







GUE JADI KAYA ! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang