Lanjut part2...

25 1 0
                                        

Di pagi yang cerah  anak yang bernama Bastian  mendapatkan pesan yang  berisi anacaman dari nomor tidak dikenal. Bukannya takut Bastian mencari tahu nomor yang mengirim pesan tersebut dengan keahlian hacker.

"Bukanya tobat malah lanjut part 2 si Rangga. Harus siap siap nih alat tempur," Bastian ngedumel tapi tangannya bergerak check out senjanta buat lawan si Rangga.

Saking seriusnya Bastian kaget denger suara pintu di ketok dan suara papi yang bikin merinding  sebadan -badan.

"Bastian lagi apa nak,turun makan nanti kamu telat loh. Papi tunggu yah di dalam," ucap papi dengan nada berdayu -dayu.

Bastian langsung bersiap turun kebawah  buat serapan di meja makan sudah ada keluarga nya yang menunggu.

"Maaf udah bikin nunggu, tadi kebelet  boker," ucap Bastian  dengan wajah tidak bersalahnya.

"Hadeh , abang hari ini inap di apartemen  yah . Soalnya ada pemotretan ,"Marvin memohon izin ke dua orang  tuanya.

"Oke bang, jangan lupa makan dan ibadah. Jangan bergadang  yah," ucap mami dan papi berbarengan.

Setelah serapan semua berangkat tidak lupa buat cium pipi mami itu ritual penting. Sebelum sampai ke sekolah Bastian cod senjata yang dia beli tadi yang gak jauh tempatnya  dari sekolah.

"Ini alat gacor kan, mahal mahal gue beli kalau gak gacor sia sia. Topeng spaiderman  jangan lupa," ucap Bastaian  sambil memeriksa senjata sebelum kasih uangnya.

"Yang paling bagus ku pilih bang  tenang aja walaupun  murah senjata dan anti peluru buatan kami paling bagus ," ucap si penjual  tersebut yang menyakitkan  Bastian .

Setelah  di cek senjatanya Bastian langsung bayar dan memasukan senjanya ke tas dan juga topeng spaiderman nya.

Sampai nya di kelas tiba-tiba  ada pengumuman  dari aula dengan suara Rangga  yang menyuruh  semua murid keluar kecuali Bastian.

"Kamu yakin gak mau keluar , daripada di lawan bahaya. Atau saya temanin lawan dia ," ucap Viel yang khawatir  sama temanya  ini.

"Lu keluar aja sana, tenang gue udah punya senjata dan pelindung  anti peluru.  Jangan khawatir  btw kalau gue gak selamat  datang yah lu ke pemakaman  gue," ucap Bastian  sambil pakai topeng  spaiderman nya.

Setelah  berdebat  sama Viel  Bastian datang ke aula  dengan senjata lengkap yang sudah dia bawa.

"Ubur ubur ikan lele si banci datang lagi le,"ucap Bastian dengan nada mengejek nya.

"Jangan banyak  bacot ,gara-gara  lu hidup gue hancur ," ucap Rangga dengan emosinya.

"Jangan banyak  bacot ,gara-gara  lu hidup gue hancur ," ucap Rangga dengan emosinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mau tahu kelanjutan  lanjut  part 2.........

Besok mau puasa mohon  maaf lahir dan batin semua kalau gue ada salah mohon di maafkan 🙏

Jangan lupa vote dan  komen 🥰

GUE JADI KAYA ! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang