Papi Dan Dua Jagoannya

76 2 0
                                        

Kerena mami pergi sama teman-temannya , tiga pria ini bingung mau makan apa akhirnya mereka undi. Jadi mereka duduk di ruang tv undinya pakai aplikasi gitu dan yang kenak adalah papi.

"Kita makan di luar aja , kita kan dilarang ke dapur sama mami. Kita makan warung ayam bakar langganan kita, " papi sudah lama gak makan tempat favoritnya .

Anak-anak setuju saja , mereka juga sudah lama tidak makan ayam bakar langganan kelurga. Tempat itu kata papi sejarah, mereka sudah sampai di tempat ayam bakar emang tidak terlalu jauh dari rumah.

"Faisal apa kabar, makin rame aja nih warung. Gue dan anak-anak pesan seperti biasa," bapak faisal mengakat jempolnya.

Bapak Faisal merupakan teman papi waktu SMA dulu , padahal beliau orang kaya bapaknya usaha yang cukup gede tapi beliu memilih usah ayam bakar. Jangan salah anak-anaknya tamatan luar negeri.

"Makan datang, sibuk banget lu baru datang lagi kesini setelah satu tahun tumben nih putri gak ikut. Btw gue bikin menu baru tenang yang ini gratis," ucap bapak Faisal sambil menatap makanya.

"Putri lagi nginep sama teman arisanya, terimakasih nih makanan gartisnya . Kapan-kapan gue ajak si putri ke sini dah ," ucap papi dengan nada khasnya .

"Oke dah ,gue lanjut kerja dulu yah silahkan nikmati makannya," pamit pak Faisal ke papi .

Selama makan tidak ada percakapan antara menikmati makanan yang sudah lama tidak di makan atau kerena tidak ada topik yang mau di bahas. Ini terjadi sampai pulang ke rumah . Akhirnya mereka berbicara di ruang tv.

"Anak-anak papi mau bicara, gimana sekolah dan kuliah kalin. Terus ada gak cewek yang lagi dekat," ucap papi sambil naik turunkan alisnya.

"Kalau abang alhamdulillah kuliahnya lancar, tapi kalau soalnya percintaan bertepuk sebelah tangan ," ucap bang Marvin dengan wajah sedihnya.

"Sabar yah bang pasti dapat gantinya , papi dulu kayak kamu . Malah dapat kayak bidadari alias mami kamu ," ucap papi sambil mengingat masa lalunya.

"Kalau Bastian sekolahnya baik-baik saja, kalau soalnya percintaan di tolak kerena keluarganya suruh fokus sekolah sekarang kami hanya berteman saja," ucap Bastian dengan muka sedihnya.

"Anak-anak papi yang ganteng bersabarlah , kalau mereka jodoh kalian pasti di satukan kalau bukan jodoh cari yang lain . Kalian fokus sekolah dan kuliah saja yah," ucap papi sambil meminum kopi yang tadi di beli.


Sedangkan Bastian dan Marvin hanya fokus dengan pikirannya setelah mendengar nasihat bapak tua satu ini . Kerena jarang papi serius seperti ini , ini adalah ke ajaiban dunia.






Gue mau bilang tanggal 30 gue punya kejutan buat kalian jadi seminggu ini gue gak updet yah warga .

Vote dan komen ❤️‍🔥

GUE JADI KAYA ! Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang