Hari pertama sekolah rasanya berat buat Bastian, hari pertama tampa Kiza pasti bakalan sepi . Semoga Bastian kuat menghadapi hari hari di sekolah tanpa Kiza.
"Selamat pagi anak mami, ini serapan nya jangan lupa minum susunya, " ucap mami sambil meletakkan serapan Bastian.
"Pagi mami ,terimakasih serapanya. Mami besok boleh bikin bekal gak yang simple aja," sambil memasang muka imutnya Bastian ingin mengambil hati maminya.
Mami,papi,dan abang yang melihat Bastian yang begitu sangat kaget tumben Bastian mau bawa bekal biasanya gak mau. Habis kepentok apa samapai Bastian berubah begini ucap mereka dalam hati.
"Iya nanti mami bikin, udah lama juga gak bikin bekal buat anak anak mami. Mami akan bikin bekal istimewa buat kamu ganteng," ucap mami semangat 45.
Setelah acara serapan mereka sudah berangkat ketujuan masing-masing, Bastian dan motornya berjalan dengan kecepatan sedang. Tidak terasa sudah sampai di sekolah dia langsung ke kelas dengan muka yang biasa aja entalah dia tidak bersemangat semenjak kepergian Kiza .
"Bas saya mau omong sama kamu sebentar,"Viel menarik tangan Bastian ke taman belakang.
Bastian yang bingung hanya pasarah di bawa Viel ketaman, agak takut di apa apain sih . Tapi Bastian tepis pikiran kotor itu semoga saja gak berakhir yang dia takut kan.
"Saya hanya ingin bertanya tentang Kiza apakah kamu tahu ke adaan dia sekarang. Terakhir saya di telepon dia berpamitan pergi ke Australia," Viel bertanya tentang Kiza entahlah dia hanya sekedar penasaran kabar Kiza sekarang.
"Kiza dan keluarganya mereka meninggal kerena kecelakan pesawat, kalau lu mau nanti bareng gue ke pemakaman mau?"Bastian yang bertanya ke Viel dan Viel mengaguk saja.
Skip pulang sekolah
"Viel kita bareng aja gue juga mau omong sesuatu sama lu", ucap Bastian sambil kasih helem ke Viel.
"Tunggu dulu saya mau chat jemputaan saya dulu", setelah Viel selesai chat jemputannya mereka langsung pergi .
Selama dalam perjalanan hanya ada kesunyian mereka singgah buat beli bunga . Bastian membeli bunga tulip pink, kerena melihat bunga itu teringat wajah Kiza yang cantik. Sedangkan Viel beli Mawar dan juga bunga tabur nya. Mereka telah samapai di makam yang nisanya bertuliskan nama Kiza.
"Hai Kiza, saya gak nyangka pertemanan kita cuma sampai di sini. Semoga kamu tenang di alam sana saya sangat kehilangan kamu sebagai teman," ucap Viel sambil mengusap nisan Kiza dan menaruh bunga mawar di makannya Kiza
"Kiza gue bawa bunga tulip pink , awal lihat bunga ini langsung teringat lu kerena sama-sama cantik hehehe. Semoga lu tenang di alam sana yah ," setelah berucap begitu Bastian melatakan tulip pink di atas makam Kiza.
Setelah selesai menaburkan bunga dan berdoa Viel dan Bastian pergi ke restoran dekat pemakaman . Bastian mau menteraktir Viel ceritanya, sesampainya mereka di restoran duduk dan langsung pesan. Sambil menunggu pesanan mereka datang mereka mengobrol .
"Kamu suka Kiza yah, dari dulu saya lihat tahapan kamu beda ke Kiza. Ngaku saja jangan malu," ucap Viel berteman itu makanan mereka datang.
"Iya gue dulu suka Kiza sempat nembak dia sayangnya di tolak . Walaupun di tolak gue tetap nyaman hanya sebatas teman , sayangnya dia sudah di panggil sama yang di atas. Tapi tidak apa gue senang bisa kenal dia walau sebentar, " ucap Bastaian sambil memakan pesannya.
Asik asik nya makan Bastian mendapatkan chat dari mami di suruh pulang . Dengan buru buru dia izin ke Viel. "Eh gue duluan yah, gue yang bayarin terimakasih atas waktunya Viel," ucap Bastian buru buru takut dia mami marah.
Viel hanya mengaguk saja dia berdoa semoga kebahagiaan selalu datang ke Bastian. Soalnya Bastian anak baik .....
Ubur ubur ikan lele authornya jomblo le~~~~~~
Vote dan komen sayang 💋
KAMU SEDANG MEMBACA
GUE JADI KAYA !
Ficção AdolescenteBudi Satryo merupakan seorang anak yang hidup sederhana yang meninggal kerena kecelakaan dan berakhir berpindah jiwa ke tubuh Bastian Umran Mahendra anak yang koma dua bulan kerena menjadi korban bully oleh kakak kelasnya bastian merupakan orang...
