Bastian menatap Viel dengan wajah datarnya sudah 10 menit dia menatap Viel seperti itu. Alexa yang melihat itu memukul pala Bastian pakai buku tulis.
"Lu ngapain lihat Viel begitu, jangan -jangan lu gay . Bastian gue gak nyangka lu begitu, " Alexa berucap dramatis .
"Enak aja gue masih normal, gue kaget aja Viel botak . Apakah dia sakit keras makanya di botak sebagi teman yang baik gue kan khawatir, " ucap Bastian sambil pegang kepalanya yang di pukul Alexa.
"Saya sehat dan gak sakit apapun dan memang saya pengen botak saja. Jadi jangan berpikir saya sakit keras," Viel berucap sambil mengularkan buku .
"Hehehe maaf yah Viel gue sudah berburuk sangka," Bastian berucap sambil minta maaf kerena menuduh yang tidak bener.
Bel masuk pun berbunyi guru mata pelajaran pertama sudah di mulai. Guru tersebut datang dengan anggun .
"Anak anak tugas kelompok yang kemarin akan di presentasi kan . Kelompok Viel,Bastian, dan Alexa duluan ," ucap ibu guru dengan tegas .
Mereka langsung ke dapan menjelaskan yang sudah mereka buat. Akhirnya jam istirahat sudah berbunyi dia dan dua sahabat ke kantin . Mereka baru mau masuk ke kantin melihat hal yang wow.
"Dasar cupu sok banget mau tembak gue gak cocok tahu . Bunga aja murahan gak banget," ucap perempuan tadi yanv menginjak injak harga diri pria tersebut.
"Udah bro jangan cinta cinta dulu, lu bukti sama nih nenek lampiran kalau lu udah sukses dia bukan tipe lu lagi. Jadi fokus sama pendidikan dan ubah penampilan lu pasti banyak cewek yang akan mendekat," ucap Bastian menasehati cowok yang di tolak itu.
"Gila teman gue keren habis," ucap Alexa heboh .
Sedangkan Viel hanya tersenyum tipis melihat tingkah ajaib sahabatnya ini. Walaupun konyol tapi ada sisi positif nya .
Vote dan komen❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
GUE JADI KAYA !
Teen FictionBudi Satryo merupakan seorang anak yang hidup sederhana yang meninggal kerena kecelakaan dan berakhir berpindah jiwa ke tubuh Bastian Umran Mahendra anak yang koma dua bulan kerena menjadi korban bully oleh kakak kelasnya bastian merupakan orang...
