Chapter 19
Backsong : Armada - Asalkan Kau Bahagia
Gita - Luka yang Kusengaja
Rezaldi - Orang yang Salah
Halooo 🤗🤗💛
VOTE dulu yuk sebelum baca 🤗🙏🏻 ngevote gak sampe 5 menit kok 😉😉
Jangan lupa komen, dan share/rekomendasiin ke temen-temen kalian yaaa 🤗💕💕💕💕
Happy reading 2k kata lebih
Komen api-api duluuu yuk 🔥🔥🔥
With love,
Awan Teduh
Yuk follow :
Ig @awanteduh23
Tiktok @your.awanteduh23
🌻🌻🌻
Keesokan harinya, Geraldi datang ke rumah Nayfa untuk menjemputnya. Seperti biasa, ia terlihat tampan dan rapi mengenakan setelan kemeja berwarna biru dongker, celana bahan berwarna krem, serta sepatu sneakers-nya yang berwarna putih. Tak lupa, ia juga memakai ransel berwarna coklat tua kesayangannya.
"Bunda, aku berangkat ke toko dulu, ya," ucap Nayfa setelah selesai sarapan nasi goreng di meja makan.
"Lho, tangan kamu, kan masih sakit. Kamu berangkat sama siapa, Aisha?" tanya Hana cemas.
"Sama temen aku, Bunda. Udah, ya aku mau berangkat dulu. Assalamu'alaikum?" Nayfa mencium tangan Hana bolak-balik lalu memakai sneakers pink-nya.
"Wa'alaikumsalam," ucap Hana lalu mengikuti Nayfa sampai beranda rumah.
Di halaman rumah, sudah ada Geraldi yang sedang bersandar pada mobilnya. Ia menunggu Nayfa keluar dari rumah sambil memandang sekitar.
"Ayo berangkat, Gee," ucap Nayfa tergesa-gesa sambil menarik ransel Geraldi.
"Lho, ini temen kamu?" tanya Hana beberapa langkah di belakang Nayfa.
Nayfa menepuk jidatnya sendiri lalu berbalik menghadap Hana sambil tersenyum canggung. "Eh, Bunda. Iya, Bun, ini temen aku."
"Halo, Tante. Kenalin saya Geraldi." Geraldi menyalami Hana sambil tersenyum ramah. "Maaf, ya, Tante. Saya nggak sengaja nabrak Nayfa kemarin."
"Oh, jadi kamu?" tanya Hana.
Geraldi mengangguk pelan sambil harap-harap cemas karena sepertinya ia akan kena omel oleh Bundanya Nayfa. "Iya, maaf, Tante."
"Oh, kalo gitu lain kali hati-hati, ya nyetirnya, Nak Geraldi... dan makasih karena udah bawa Nayfa ke rumah sakit," tutur Hana seraya tersenyum ramah.
Geraldi dan Nayfa tampak bernapas lega mendengarnya.
"Sama-sama, Tante. Itu udah jadi tanggung jawab saya karena udah nabrak Nayfa walaupun nggak sengaja."
"Eh, Nak Geraldi, kamu temen Nayfa, kan?"
"Iya, Tante."
"Kamu masih jomblo?"
Nayfa memutar bola matanya. "Bundaaa, jangan nanya yang aneh-aneh, deh. Ini Geraldi bisa telat, lho. Udah, yaaa... Aku sama Geraldi berangkat dulu," tuturnya berusaha mengakhiri percakapan antara Hana dan Geraldi yang semakin ke sini semakin ke sana. Ia pun cepat-cepat menyalami Hana lagi, diikuti oleh Geraldi. "Assalamu'alaikum?" sambungnya.
"Wa'alaikumsalam. Hati-hati, ya, Nak Geraldi. Tante titip Nayfa."
"Baik, Tante," kata Geraldi sambil tersenyum dan mengangguk sopan.
KAMU SEDANG MEMBACA
NAYRALDI
RomanceDalam perjalanan hidup ini, akan selalu ada orang yang datang dan pergi sebelum hadir seseorang yang akan menetap bersama kita. Nayfa Puspita Nuraisha adalah pemeran utama dalam kisah hidupnya sendiri. Ia kira, Cakra Narendra adalah orang yang tepat...
