"Mau sejauh apapun kamu berlari darinya,jika dia ditakdirkan untukmu, kamu bisa apa?"
-Alka-
Sudah hampir 3 jam-an Naya menemani Alka yang saat ini sedang bergelut dengan laptop dan berkas-berkas yang menumpuk di atas meja kerjanya.
Naya mengedipkan matanya ketika ia merasa matanya sangat berat.
Sunyi dan membosankan itulah yang Naya rasakan.
Cemilan dan minuman yang sempat Alka belikan tadi siang sebagian sudah habis ia makan.
Dengan matanya yang sayu Naya sebisa mungkin untuk tetap terjaga dari rasa kantuknya.
Dirinya tidak boleh menjadi seorang istri yang durhaka kepada seseorang suami yang ingin ditemani olehnya.
Apalagi waktu seperti ini hanya sekali selama seminggu ia sudah menjadi istri dari seorang Alka.
Naya menggambil ponselnya yang tergeletak di atas meja dekat sofa yang saat ini ia tempati untuk membaringkan tubuhnya.
Dirinya mulai membuka apk YouTube untuk mencari video tentang cara memasak yang benar.
Hingga beberapa menit kemudian,Naya tidak menyadari bahwa ia sudah menonton video tutorial memasak yang benar sebanyak 4 video yang sudah ia putar.
Tik
Tok
Tik
Tok
Bunyi jarum jam kini menggema di ruangan bernuansa putih itu berhasil membuat Naya tertidur pulas di atas sofa dengan kondisi handphone yang masih menyala.
Karena merasa seperti ada yang aneh,Alka menghentikan aktivitasnya.
Dirinya kini melihat ke arah Nayra yang sudah terkapar di atas sofa dengan posisi jilbabnya terbuka karena posisi tidur Naya yang bisa di bilang sedikit lucu.
Bahkan jarum pentul yang gadis itu gunakan untuk jilbabnya kini sudah terlepas entah jatuh kemana,membuat Alka langsung beranjak menuju ke arahnya.
"Ya Allah sayang..kau pasti capek ya nungguin aku kerja"monolognya sendiri sembari melihat wajah istrinya dengan damai.
Alka sedikit terkekeh ketika menyadari posisi tidur Naya yang terlihat sangat lucu,mungkin bisa di tafsirkan kalo Naya terlihat anggun ketika sedang tidak tertidur namun seperti anak kecil ketika sedang tertidur pulas seperti saat ini.
"Lucu"ucap Alka lalu mencium kening Naya lembut agar istrinya tidak terusik dari tidur cantiknya.
Dengan cepat Alka melepas Jasnya dan menyampirkannya terlebih dulu di atas kursi kerjanya.
Setelah itu Alka ikut bergabung tidur di samping Naya karena posisi sofa yang lumayan cukup longgar untuk dua orang.
Alka tersenyum sembari mengelus pipi berisi Naya dengan lembut,entah mengapa perasaannya jauh lebih tenang di bandingkan dengan hari sebelum dan sebelumnya.
"Ternyata kerja sambil di temenin istri gini ya rasanya"monolognya.
"Hasil jalur langit emang bener bener indah meskipun harus ada tangis terlebih dulu di dalamnya"ucapnya lagi,setelah itu ia lalu mencium kening Naya lama.
Karena ulah Alka barusan kini posisi tidur Naya berubah menjadi memeluk tubuhnya membuat nafas Alka tanpa sadar tercekat.
"Ya Allah untung udah jadi istri"
Alka sebisa mungkin mengatur deru nafasnya,dirinya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langka ini,dengan cepat Alka kini membalas pelukan Naya,dirinya bahkan mengindahkan kepala Naya agar masuk ke dalam dekapannya.
Jantung Alka kini berdetak kencang,bahkan bibir laki-laki itu sedari tadi tidak pernah luntur untuk menyunggingkan sebuah senyuman.
Tanpa sadar Alka juga ikut tertidur karena merasakan kenyamanan begitupun dengan Naya,dirinya justru semakin masuk kedalam dekapan Alka membuat Alka lagi lagi tersenyum dengan mata yang sudah terpejam.
Salman: EgilPuput
TBC🌻🦋
KAMU SEDANG MEMBACA
Alkana
Fiksi RemajaHanya cerita sederhana dari seorang laki-laki yang jatuh cinta pada pandangan pertama di sebuah Alfamart. Terdengar konyol bukan? Namun siapa sangka karna pertemuan itulah seorang Alka,Ceo muda yang namanya sedang naik daun itu di buat tergila gila...
