15

98 63 37
                                        

Haii, gimana kabarnya hari ini!??

Dimana pun kalian berada, semoga hal-hal baik selalu berdatangan ya☄️☄️

Selamat membaca!


Flashback on

Di tengah keramaian hiruk pikuk Bangkok, di mana tradisi dan modernitas bertemu, terdapat Universitas Chulalongkorn salah satu universitas paling bergengsi di Thailand. Terlihat seorang gadis yang baru saja menyelesaikan program magister ilmu administrasi negara di salah satu universitas yang berada di Indonesia. Dengan cita-cita untuk menjadi seorang dosen dan peneliti hukum ia melanjutkan studinya ke program doktor di Chulalongkorn University. Hari pertama kuliah S3 merupakan momen yang sangat mendebarkan sekaligus menegangkan bagi seorang Alwa. Ia terus melangkah memasuki ruang seminar nan megah itu, dapat ia rasakan aura akademis begitu teramat kental. Dengan hijab segiempat, senantiasa membalut kepalanya serta tas berisi buku-buku tebal, Alwa merasa bersemangat dalam memulai babak baru dalam kehidupannya di negeri tetangga.

Dalam ruang seminar, Alwa duduk pada barisan tengah dan mengamati sekelilingnya. Para mahasiswa S3 lainnya tampak serius dan fokus, beberapa diantara mereka sudah memiliki pengalaman kerja yang luas. Namun, di tengah suasana tegang itu, Alwa mendapati seorang gadis duduk di sebelahnya. Gadis itu mempunyai sisi ceria dan penuh semangat tidak lupa dengan senyuman cantik mampu  menghangatkan suasana.

Hi! My name is Avira. Are you new here?” tanya Avira dengan antusias.

Yes, I am Alwa. This is my first day in the S3 program,” jawab Alwa, merasa sedikit lega sebab ada seseorang mengajaknya berbincang.

Avira merupakan mahasiswa S3 di bidang hukum internasional, Avira berasal dari Chiang Mai dia memiliki cita-cita menjadi seorang diplomat dan berkontribusi dalam hubungan internasional. Keduanya hanyut dalam percakapan yang menyenangkan, mereka saling berbagi cerita tentang latar belakang masing-masing, tidak lupa harapan, dan impian. Mereka cepat dekat dan sepakat untuk saling mendukung selama menjalani studi di Chula.
Disaat yang sama, terdapat seorang pria duduk dibarisan belakang sedari tadi memperhatikan mereka. Dia adalah Hendi seorang mahasiswa S3 dibidang hukum Perdata, Hendi adalah sosok tengil namun cerdas. Setelah beberapa saat, Hendi memberanikan diri untuk terlibat dalam percakapan.

Sorry, can I join? I’m Hendi,” katanya dengan suara lembut.

Meskipun tengil ia masih punya sopan santun dan etika dalam berinteraksi.

“Of course! Nice to meet you, Hendi,” jawab Alwa dan Avira serentak.

Sejak pertemuan itu, ketiga mahasiswa ini mulai berkumpul secara rutin. Sepertinya mereka mempunyai suatu hal yang mampu membuat mereka sering melakukan hal bersama-sama. Seperti belajar bersama, mengerjakan tugas bersama, tidak lupa saling berbagi cerita tentang kehidupan mereka. Alwa merasa beruntung memiliki dua teman yang saling mendukung dan menginsipirasi dalam hal positif selama di Chula. Tidak bisa dipungkiri jika kehidupan S3 di Chulalongkorn tidaklah mudah. Setiap mahasiswa diwajibkan untuk melakukan riset penelitian mendalam dan menulis disertasi yang berkualitas tinggi. Belum lagi tugas dan tenggat waktu yang menumpuk seringkali membuat mereka merasa stress dan down. Namun, Alwa, Avira, dan Hendi selalu menemukan cara agar bisa menghadapinya dan saling mendukung satu sama lain.

Suatu malam saat mereka sedang belajar di perpustakaan, Alwa harus berkumpul dengan banyaknya literatur yang harus dipelajari.

“I can’t seem to finish all this. There’s so much for me to understand,” keluh Alwa merasa pusing dengan saking banyak buku-buku di depannya.

Finding Herself (Selesai & Revisi)Where stories live. Discover now