Haii, gimana kabarnya hari ini!??
Dimana pun kalian berada, semoga hal-hal baik selalu berdatangan ya☄️☄️
Selamat membaca!
Cinta merupakan perasaan paling tulus di dunia. Cinta itu terdiri dari semua elemen emosi yang hadir dari reaksi makhluk hidup. Kadang, cinta selalu disalahgunakan oleh mereka para oknum yang tidak memiliki hati. Sama halnya dengan politik. Bagi seorang kakak, yang mencintai adiknya dalam artian cinta kasih dalam ikatan persaudaraan. Maka, jika sedikit ada perubahan tentang konsep cinta terhadap persaudaraanya ia tidak akan segan menyelidiki dan mengembalikan kebebasan cinta untuk ikatan itu.
"Ega. Sini sebentar," panggil Ebandra.
Pemilik nama pun mengikuti perintah dari kakaknya, ia duduk bersama dengan kedua orang tua yang juga sedang mengobrol bersama.
"Ada apa, Kak?" Ega bertanya dengan bingung.
"Beritahu kakak, seperti apa keadaanmu belakangan ini. Apakah ada yang mengganjal atau berat dihatimu?" jelas Ebandra lembut.
Ega diambang kebingungan, antara tidak tahu ingin menjelaskan bagaimana. Jujur saja, Ega merasa dirinya yang sekarang bukanlah diri aslinya. Seakan ada ruang hampa tengah memenjarakan semua sikapnya.
Ibu Eta mengelus pelan bahu putrinya. "Ega, tenang. Kamu harus terbuka. Beritahu saja apapun yang kamu rasakan, Sayang." Saran ibu Eta.
"Aku merasa ada sesuatu mengikat diriku. Dan ada ruang kosong menjebak semua sikap dan kepribadianku di dalamnya. Sehingga aku nggak bisa bersikap seperti biasanya," Ega menjelaskan semuanya malam itu. Orang tuanya cukup terkejut, alhasil membuat Ebandra kembali bertanya.
"Mengikat? Maksudmu seperti pelet, Ega?"
"Aku nggak tahu, Kak. Tapi, intinya aku merasa seperti ada daya tarik yang kuat saat bersama Yahya," jelas Ega frustasi dan takut.
Ebandra dan ibu Eta mulai khawatir, pantas ayahnya tidak setuju kalau Ega menjalin hubungan dengan lelaki itu. Ega akan segera bertunangan, sebaiknya Ebandra menyelidiki hal ini sebelum Ega tersiksa. Ebandra tahu bahwa cinta bisa membuat seseorang menjadi lupa dengan dirinya, tetapi pelet adalah hal yang berbeda.
"Baiklah. Eban masih ada sedikit pekerjaan. Eban pamit keluar sebentar ya, Yah, Buk," ucapnya.
"Iya, Nak. Hati-hati!" balas kedua orang tuanya.
Selesai mendengar pengakuan Ega, ia memutuskan untuk kembali menyelidiki lebih lanjut tentang Yahya dan mencari tahu kebenaran dibalik apa yang dirasakan oleh adiknya. Eban menemui temannya, mungkin ia tahu informasi tentang latar belakang sosok Yahya.
"Bro. Apa kamu tahu tentang Yahya? Ada yang aneh dengan pria itu?" tanya Eban sembari menikmati minuman bersoda.
"Kenapa? Pria itu kan baik-baik saja," jawab temannya.
Eban pun menjelaskan apa yang dikatakan oleh Ega. "Adikku bilang dia merasa terikat sama Yahya, seolah-olah ada pelet mempengaruhi dirinya."
"Yang benar saja, Eban. Ini masalah serius! Aku pernah mendengar rumor tentang Yahya. Katanya Yahya pernah belajar ilmu hitam," ungkap teman Eban tidak menyangka Yahya akan menggunakan ilmu itu.
Eban semakin khawatir, jika rumor itu benar maka Ega dalam bahaya. Eban dan temannya mengumpulkan informasi, mereka memutuskan untuk menghadapi Yahya secara langsung. Eban ingin memastikan niat sebenarnya dari pacar adiknya.
Beberapa hari kemudian, Eban dan Ardi menemui Yahya yang sudah menunggu mereka di sebuah warteg.
"Yahya! Kita perlu bicara!" tegas Eban.
YOU ARE READING
Finding Herself (Selesai & Revisi)
ChickLit[SELESAI] FOLLOW DULU SEBELUM BACA‼️ SEBAIKNYA JANGAN TERBURU-BURU, KASIH BINTANG🌟 UNTUK MEMBERIKAN REWARD PADA SAYA. Deira Alwa M, seorang gadis penuh tekad dalam mewujudkan ambisinya. Sampai-sampai dia harus berjuang melawan tekanan demi tekanan...
