Siapa?

358 40 16
                                        

Halo? Selamat pagi, siang, sore, malam, tengah malam...... Apa kabar? Ngomong-ngomong... Berapa lama Afa gak up ya? Hehe, maafkan author satu ini yang sudah lama gak up, karna ya dari kemarin sibuk Ama real life, apalagi masalah ujian..

Enjoy sama book Afa walau makin kesini makin nyeleneh hehe.

Setelah Solar memberitahukan Leon perihal air liur buaya yang sebenarnya itu adalah sarana tumbal, Leon langsung membakar air itu tanpa pikir panjang.

"Untung aja, kalau gak aku pasti udah jadi tumbal, tega banget sih itu orang."

"Kan udah aku bilang, jangan mudah percaya dengan sesuatu yang dikata instan begitu, mie instan aja masih perlu di rebus dulu kan."

"Kak Taufan benar, lain kali kau harus hati-hati Leon."

"Iya deh, aku gak akan percaya sama yang kayak gitu lagi."

"Tapi aku penasaran, eh kalian ada yang ngeh gak sama muka dukun itu?" Tanya Taufan.

"Uhh Dukun zaman now? Yang pake kacamata hitam sama kemeja?" Jawab Leon.

"Bukan itu Weh, maksudku itu ya si dukun tadi keliatan gak asing gitu loh."

"Kayak pernah lihat tapi gak tahu di mana gitu."

"Kalau kak Taufan bilang gitu, aku juga jadi merasa gak asing sama itu dukun, suaranya juga kayak pernah dengar, tapi dimana ya?" Solar membuat pose berpikir.

"Hmmmmm"

.

.

.

.

.

.

.

"HUWAAAA CEPAT MARIPOS! KITA AKAN TERLAMBAT! AKU TIDAK MAU DI HUKUM SAMA CIKGU PAPILIAM!" Leon menarik tangan Maripos agar bergerak lebih cepat di karenakan 5 menit lagi gerbang sekolah akan di tutup.

Grieeet--

"EITS TUNGGU DULU PAK, MASIH ADA 2 MENIT!" Leon menahan gerbang yang akan di tutup.

"Aduh dek, hampir aja loh kalian ini ke gencet gerbang, udah sana, sebentar lagi pelajaran akan di mulai."

"Makasih pak!" Leon kembali berlari menuju kelasnya meninggalkan Maripos yang terengah-engah tepat di depan gerbang.

"Tunggu..... Leon... Hah.... "

"Dek, kayaknya kamu perlu ke UKS deh, mau saya antar." Maripos hanya mengangguk, Yap dia cowok tapi staminanya kalah dengan Leon yang notabenenya cewek.

Maripos pun di antarkan ke UKS oleh satpam sekolah.

.

.

.

.

.

"Hah..... Bosan banget di kelas, yang lain Olahraga, terus aku ngapain?" Solar keluar kelasnya dan berjalan-jalan sebentar karna kelasnya sedang pelajaran olahraga di lapangan sementara dia tidak ikut olahraga.

Srekk srekk

'Apaan tuh?'

Solar mendengar suara, seperti suara orang menggali dari arah taman sekolah.

Dengan hati-hati Solar mengintip dari balik tembok dan menemukan tukang kebun sekolah sedang menanam beberapa bunga tulip.

"Oh cuma tukang kebun." Gumam Solar dan pergi dari tempat itu.

Solar IndigoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang