Masalah Baru

240 24 15
                                        

Maripos meminta Solar untuk datang ke rumahnya dengan mengajak Thorn untuk melakukan sesuatu.

"Jadi apa yang mau kau tunjukkan?" Maripos menyeringai dan mengeluarkan laptop miliknya

"Ayo kita lihat CCTV dari sekolah." Thorn dan Solar saling menatap heran.

"Becanda kamu? Gimana caranya kita lihat CCTV sekolah? Kita aja gak dibolehin masuk ke ruang CCTV."

"Karna itu, aku akan retas data CCTV di sekolah kita, aku ingin lihat apa yang terjadi dengan murid yang bundir itu, kau bilang murid itu cukup berprestasi dan tidak memiliki masalah mental apapun kan, akan sangat mencurigakan kenapa tiba-tiba ia melakukan hal itu." Maripos mengotak-atik laptopnya.

"Meretas? Apa kamu yakin? Aku tidak tahu kalau kamu bisa meretas data."

"Hehe... Jika untuk meretas CCTV aku masih bisa, tapi untuk data lain yaa.. aku kurang handal."

"Ekhem, jadi aku akan retas CCTV di pintu dekat rooftop, setahuku lorong mendekati rooftop itu selalunya sepi jadi akan mudah bagiku untuk meretasnya."

Maripos mengutak-atik laptop miliknya dan muncul berbagai data di layar laptop yang tentu saja membuat Thorn pusing. "Aku dapat!" Maripos mencoba mengulang kejadian sebelum jatuhnya murid dari rooftop.

"Coba lihat." Maripos memutar laptopnya dan menunjukan video rekaman yang berhasil ia retas.

"Tampangnya gak kayak orang depresi deh, kelihatan happy-happy aja." Thorn menggaruk kepalanya, di penglihatannya tidak ada yang salah pada murid tersebut.

"Lihat di menit ke 20 lebih 7 itu, dia mulai terlihat aneh." Maripos menunjuk murid tersebut yang mulai bertingkah aneh di menit ke-20.

Solar membelalakkan matanya saat tiba-tiba seperti ada bayangan yang sekelibat lewat di sisi kiri kamera, terlihat sangat cepat dan setelah bayangan itu lewat murid yang tadinya terlihat biasa mulai terdiam dan tatapannya menjadi kosong.

"Kayaknya aku tahu penyebabnya, tapi kalau aku bilang penyebabnya bukan karna manusia atau diri murid itu sendiri pasti tidak ada yang percaya."

"Apa Sunshine lihat sesuatu yang diluar nalar lagi?" Thorn menoleh pada adiknya.

"Ya, kalau kalian perhatikan lagi di bagian pojok kiri itu terlihat seperti ada bayangan loh." Solar mengulang videonya dan menunjuk bagian yang ia maksud.

Maripos dan Thorn memperhatikan bagian yang Solar tunjuk dan benar saja, disana terlihat seperti ada bayangan hitam yang lewat dengan sangat cepat.

"Iya ada bayangan!"

"Tapi ini aneh, perasaan dari dulu sekolah kita kan udah banyak penghuninya, maksudnya yang bukan manusia itu, tapi kenapa baru sekarang ada kejadian? Kenapa gak dari dulu aja."

"Umm dari kenalan-kenalan kakak sih, buat yang dengar suara ketawa atau barang gerak sendiri sih banyak, tapi kayaknya buat kejadian kayak gini sekolah kita gak pernah deh."

"Gosip tentang sekolah ini juga gak ada tuh kejadian di mana murid bundir, ini baru pertama kali ada murid yang bundir, jelas ada yang aneh di sini."

"Sori ya aku gak ikut mikir, soalnya aku anak baru dan aku gak tahu apa-apa." Maripos mengangkat tangan kanannya.

"Iya kamu buat sekarang gak di ajak."

"Ih sama teman sendiri begitu."

"Kamu nanti di ajaknya pas kita butuh otak buat mikir dan kasih ide atau saran."

"Gini amat punya teman."

"Ok kita lanjut ke topik, intinya kenapa? Apa terjadi sesuatu? Atau mungkin ada pemicunya?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 15, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Solar IndigoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang