Halo Halo selamat pagi, siang, sore, malam, tengah malam terserah kalean baca kapan, kejadian kemarin masih aja kelanjutannya readers~
Penasaran? Ikuti terus~
Setelah kejadian uji nyali kemarin Thorn dan Solar di bawa ke rumah sakit, untungnya mereka tidak perlu dirawat dan diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
Thorn yang kakinya sedikit terkilir sekarang sudah lebih baik, namun ia tidak boleh terlalu memaksakan untuk berjalan. Sementara Solar? Yah, Solar demam, dikarenakan tubuhnya kemarin mencapai batasnya yang membuat kondisinya menurun.
Perlahan Thorn membuka pintu kamar Solar. Thorn mendekati adiknya yang kalau dilihat dari jauh terlihat seperti ia sedang tertidur. Namun kenyataannya Solar sendiri melamun dan tidak tidur.
_________________________________________
Saia: tidur ya tinggal merem elah, mikir apa dah belajar? Gini yah anak pinter emang beda :'l
Solar: Woiya jelaslah Solar gitu udah pinter, rajin, disiplin, ganteng pula, gak kek ehem.... (Hali)
Saia: idih muka kalean tu sama aja, tapi kalo emang bener gitu kenapa si Gledek alias pikachu tsundere itu bisa lebih populer daripada anda.
Solar:*jleb*
??? : woi aku gmn nasib? Kapan keluar nya? Cuma karakter sampingan paling sampingan kah?
Saia: yowes, nanti jg muncul sabar wae, wes balek balek hus hus..
Abaikan yg diatas :v
_________________________________________
"Solar? Solar gak tidur? Kan Solar harus istirahat" Thorn yang menyadari Solar tidak tidur pun mendekat.
"Bosen kak, tidur terus..... Aku gak kek kak Ice yang bisa tidur terus-terusan, kakak sendiri gak istirahat? Kaki kakak kan masih sakit" Solar mencoba mendudukan dirinya di kepala kasur.
"Kaki kakak kan udah baikan, Solar tuh yang masih sakit" Thorn mencubit pelan pipi Solar, dapat dirasa pipi Solar terasa panas di tangan Thorn.
Solar menepis tangan Thorn yang sedari tadi mencubit pipinya, sebenarnya ia tidak ingin tidur dikarenakan bermimpi (lagi) aneh, Kai sendiri terlihat selalu memperhatikan Solar saat tidur. Kai selalu bertanya mimpi apa? Entah mengapa seperti ada sesuatu..... Tapi apa itu?
"Permisi? "
Terdengar lah suara ketukan pintu dan salam dari bawah, Gempa yang mendengar ketukan pintu dan salam langsung membukakan pintu kandang ayam Blaze //plak// ok serius, maksudnya pintu rumah.
"Permisi kami baru pindah di seberang rumah kalian, dan kami ingin memberikan ini" 2 orang didepannya memberikan 2 kotak berisi makanan (biasanya kalo ada yg pindahan pasti bagi-bagi kotak makanan sebagai pendatang baru/perkenalan gitu apa gitu namanya, dan itu kemungkinan jg)
"Btw kalian bisa memanggilku Leon, tapi aku cewek ya dan anak disebelahku ini panggil aja Mari" Salah satu anak itu mengenalkan dirinya dan anak disebelahnya. Mereka pun pamit dan pergi meninggalkan Gempa yang masih didepan pintu rumah.
"Ada siapa Gem? " Taufan datang entah darimana membuat Gempa ingin meng gaplok kakaknya ini.
"Aduh kak... Jangan ngaggetin ngapa, oh iya ini ada tetangga baru kalo gak salah mereka sepertinya seumuran dengan Solar dan Thorn"
Taufan hanya mengohkan saja dan kembali ke kamarnya, karena niatnya kebawah hanya untuk mengambil cemilan untuk dimakan bersama Blaze saat main game.
KAMU SEDANG MEMBACA
Solar Indigo
HorrorMenceritakan tentang adik bungsu Boboiboy elemental yaitu Solar yang bisa melihat makhluk tak kasat mata. Kalian pasti paham dengan makhluk tak kasat mata/makhluk halus Yah.... Makhluk itu juga berdampingan dengan kita didunia ini Namun..... Tidak s...
