Salira mengecek ulang kopernya untuk memastikan semua perlengkapan sudah siap. Perjalanan ini sungguh membuatnya sedikit cemas. Semesta seakan selalu mengajaknya bermain tanpa memberi jeda yang lama untuk beristirahat. Namun, bersama Lian, laki-laki yang kini tengan menggenggam erat tangannya,
"Kamu tenang, ya. Kalau kamu cemas, kasihan adek diperut juga pasti cemas." Lian mengusap pipi Salira, "Aku akan melindungi kamu, Sal."
Mata Salira berkaca-kaca, "Kenapa hidup aku jadi semenakutkan ini, ya, Mas? Aku pernah bikin dosa apa sampai cobaannya nggak berhenti kayak gini."
"Sal," jemari Lian menyerka air mata yang sudah tumpah itu, "Kamu ada perempuan terpilih untuk melewati ini semua. Allah tau kamu kuat. Semua yang terjadi, pasti ada hal indah yang lagi nunggu kamu untuk sampai ke sana."
Tangis Salira semakin pecah, "Aku capek, Mas... Aku nggak kuat."
***
Mau baca kelanjutannya? Ada di Karya Karsa, ya. Klik link di bio atau cari aja "teaajuss".
Oiya, selamat untuk @Rizkiyatulula05 dapet free PDF dari mintus, karena dipart 17, dia komen hampir di semua bagian huhuhu thank youuu!! Klaim PDF nya dengan DM ke akun X "teaa_juss" ya.
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN YAAA!!!
KOMEN DI KK DAN DI SINI SIH KALAU BISA HEHEHEHE LOVE YOUUUU!!!
Thanks a bunch!
