❀
❀❀
❀❀❀
❀❀
❀
❃.✮:▹Happy reading◃:✮.❃
❀
❀❀
❀❀❀
❀❀
❀
Saraswati POV
Aku sungguh tidak tahu apakah aku benar-benar siap bertemu denganmu kembali, Raka prabu.
5 tahun sungguh tak terasa waktu yang ku habiskan di alam ini dan mungkin saja di alam manusia sudah terlewat 2 tahun lamanya kita tidak bertemu.
Maafkan aku Raka prabu karna tiba-tiba menghilang tanpa jejak pasti kau sangat kerepotan untuk mencari keberadaanku.
Mungkin nanti saat kita bertemu kau pasti tak akan mengenali ku lagi.
"Ibunda... "
Saraswati POV end
"Iya, Putraku?"
"Daritadi saya lihat ibunda melamun. Apakah ibunda baik-baik saja?"
"Benar yang dikatakan kakang Respati ibunda daritadi melamun terus sebenarnya ibunda tengah memikirkan apa?"
Diburu dua pertanyaan sekaligus dari kedua anaknya Saraswati tersenyum lembut dan menatap wajah rupawan anak-anaknya.
"Ibunda baik-baik saja, nak. Jangan terlalu khawatir." Jawab Saraswati.
Respati dan Raras saling memandang satu sama lainnya mereka berdua memilih diam karena mereka tidak mau membuat ibunda mereka sedih.
"Apakah kita akan segera sampai, nak?" Tanya Saraswati mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Sebentar lagi kita akan sampai di perbatasan, ibunda." Jelas Respati "Tapi sebelum itu alang baiknya kita menyamar terlebih dahulu, ibunda. Agar tidak ada manusia yang mengetahui identitas kita." Imbuh Raras.
Saraswati menganggukan kepalanya setuju akan perkataan putrinya itu. Dalam sekejap pakaian mereka bertiga berubah menjadi pakaian rakyat biasa.
"Putriku, Raras."
"Iya, ibunda?"
"Apakah kau memiliki sebuah cadar?"
"Tentu saja ada, ibunda." Jawab Raras yang tahu akan kode yang diberikan ibundanya itu dia pun memberikan sebuah selendang yang berbentuk seperti cadar dan lekas memberikan kepada ibundanya.
"Terimakasih, putriku." Ucap Saraswati sambil mengenakan selendang pemberian dari putrinya itu.
"Sama-sama, ibunda."
Respati hanya diam memperhatikan percakapan antara kedua orang yang amat dia sayangi dalam hidupnya.
Tak terasa kereta kuda yang mereka naiki telah sampai diperbatasan antar alam.
Saraswati dan kedua anaknya turun dari kereta kuda dan mulai melangkahkan kakinya menuju ke sebuah portal yang menjadi pintu masuk antara dua alam.
Tanpa banyak basa-basi mereka bertiga memasuki portal tersebut dan akhirnya mereka telah berada di alam manusia.
Hal pertama yang Saraswati lihat adalah hutan yang amat asri dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi.
"Rayi Raras sebisa mungkin kita jangan sampai terpisah dengan, ibunda." Ujar Respati mewanti-wanti saudarinya agar tetap stand by memantau Saraswati.
"Sendiko dawuh, kakang!"
Saraswati menghela nafas melihat keposesifan Respati dan Raras padahal dia bukan anak kecil yang harus selalu dijaga 24 jam tapi yasudalah manut ae daripada duo maung ngereog.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆 [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]
Fiksi SejarahTahu ndak dek? Rasanya terlempar ke zaman nenek moyang? Jangan ya dek~~~ Perjalanan waktu yg dialami oleh seorang gadis yang tengah berlibur di kota kelahirannya yang penuh akan sejarah. Namun, karna rasa penasaran yg tinggi akan mitos yg berenda...
![𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆 [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]](https://img.wattpad.com/cover/368954316-64-k462211.jpg)