Cosplay jadi Sleeping Beauty

239 14 2
                                        


❀❀
❀❀❀
❀❀

❃.✮:▹Happy reading◃:✮.❃

❀❀
❀❀❀
❀❀


Tak terasa sang purnama telah berlalu dengan cepat kini genap lima tahun lamanya Saraswati masih setia menutup matanya.

Suasana penghuni Istana majapahit yang semula terasa penuh akan kehangatan kini perlahan mulai mendingin.

Sang cahya sumber dari kehangatan majapahit terbaring lemah di biliknya ntah sampai kapan putri kedua Majapahit setia menutup matanya.

"Rayi Saras. . . " Panggil Hayam wuruk memanggil nama adik tercintanya itu.

"Rembulan ku rayi Saraswati. . . Sampai kapan? engkau menutup kedua manik indahmu, rayi? Apakah begitu indah dialam mimpi sana, rayi? Hingga kau enggan untuk membuka matamu? Raka merindukanmu, rayi. . . Ayo lekaslah bangun rayi raka mohon..." racau Hayam wuruk penuh akan kefrustasian saat melihat kondisi rayinya tanpa adanya kemajuan sedikit pun selama lima tahun belakangan ini.

Setiap malam Hayam wuruk setia mendatangi bilik yang rayinya huni sekarang, selepas kejadian tempo hari itu dengan tegas Hayam Wuruk memberikan perintah untuk memindahkan Saraswati ke salah satu bilik di bangunan istana yang dia tinggali.

"Rayi. . . Maafkan raka mu yang tidak becus menjaga, dirimu..." Ucap Hayam wuruk sambil mengecupi jari-jemari tangan rayinya yang memucat melihat kondisi rayinya Hayam wuruk semakin menangis menyalahkan dirinya itu.

Selama 5 tahun kehidupan Hayam wuruk sangatlah kacau dia hidup sudah seperti raga yang bergerak tanpa adanya sebuah sukma.

Bagi Hayam wuruk sendiri kehidupannya terasa monoton tanpa kehadiran Saraswati sang rembulan hatinya.

Walaupun begitu, Hayam wuruk dengan baik menjalankan semua tugas yang menjadi tanggungjawabnya untuk menjadi seorang raja kerajaan terbesar di nusantara tetaplah membuat Hayam wuruk mau tidak mau harus lekas bangkit dari keterpurukannya.

Semua kemampuan yang ia miliki didasari juga semenjak kecil Hayam wuruk telah dibekalin banyak sekali ilmu dari resi dan guru terbaik karena semua bekal itulah dimanfaatkan dengan mudah oleh Hayam wuruk untuk membantunya menutupi keterpurukannya itu.

Tidak ada yang tahu seberapa banyak lapisan topeng yang dipakai hayam wuruk hanya demi menutupi kesedihan hatinya.

Seluruh penghuni istana dengan mudah tertipu akan topeng yang Hayam wuruk tunjukan dihadapan mereka tetapi topeng tersebut gagal dia tampilkan dihadapan keluarga intinya dan mahapatih gajahmada.

Hanya kepada mereka Hayam wuruk melepaskan topeng yang dia gunakan selama ini dan merekalah yang tahu wajah asli Hayam wuruk tanpa adanya sebuah topeng yang menutupinya.

"Rayi. . . Raka mohon bukalah matamu. . . Apakah kau suka melihat rakamu ini terpuruk seperti ini,rayi?hingga kau menghukum Raka sedemikian rupa?"

"Bukalah matamu, rayi. . . Raka merindukan mu. . . "

Hanya hembusan nafas yang lembut yang hayam wuruk dengar dari rayinya itu.

"Bahkan dengan kau tertidur kecantikanmu masih terpancar seperti sinar rembulan, rayi. . . " Racau Hayam wuruk sambil mengelus rambut hitam legam rayinya itu.

"Kau tidak usah risau, rayi. . . Raka sudah menghukum orang-orang yang berani melukai mu itu!" Dengan sorot mata penuh amarah hayam wuruk menceritakan kepada Saraswati.

»»---->Flashback<----««


"RAYI SARASWATI!" teriak Dyah Nertaja sewaktu melihat rayinya jatuh tak sadarkan diri. Karena kebodohan akan tindakan cerobohnya yang pergi tanpa pengawasan prajurit membuat rayi kesayangannya harus terbaring lemah dipangkuannya dengan luka mengangah di punggung rayinya.

𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆  [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang