Kisah ini adalah karya fiksi yang terinspirasi oleh peristiwa sejarah nama, karakter, dan lokasi yang disebutkan dalam cerita adalah hasil imajinasi penulis dan tidak dimaksudkan untuk merepresentasikan individu atau kejadian nyata. Jadi diharapkan reader-san enjoy untuk membaca karya fiksi ini.
❀
❀❀
❀❀❀
❀❀
❀
❃.✮:▹Happy reading◃:✮.❃
❀
❀❀
❀❀❀
❀❀
❀
Malam merayap tenang di langit Majapahit. Namun, di balik balairung megah yang seolah damai itu, sebuah rencana keji mulai dirajut dengan benang penuh kedengkian.
Di dalam kediaman pribadi Selir Rengganis, angin tak berani menembus dinding kokoh bilik pribadinya. Hanya suara desah api lentera dan bisikan gelap dari dalam hatinya yang terdengar.
"Tak bisa kubiarkan perempuan itu merebut semuanya... perhatian Raja, hati rakyat istana, bahkan kasih sayang dari anggota kerajaan dan para penghuni keraton. Jika ia tetap hidup, anakku Raden Aji Rajanatha akan tenggelam selamanya..." gumam selir Rengganis, menggenggam keras kipas sutranya hingga robek di ujungnya.
Selir Rengganis memanggil pelayan setianya, Arum.
"Bawa benda ini ke paviliun Dyah Laras. Bilang saja kiriman dari bangsawan Madura yang mengagumi keindahan tamannya," ucap selir Rengganis, menyerahkan kotak kecil berisi kalung berhias intan yang telah dilumuri racun lambat dari getah pohon 'Kali Seta'.
Dayang Arum, walau ragu, tetap melaksanakan perintah dari selir Rengganis.
Namun, kebetulan malam itu juga Raras yang sedang membersihkan ruangan ibunya, menemukan aroma aneh dari perhiasan tersebut. Ia tak salah mengenali—aroma getir seperti itu biasa dipakai para pemburu berbisa.
"Kau kenapa, rayi?" tanya Respati yang tengah keheranan akan tingkah laku kembarannya itu.
"Raka aku mencium aroma yang aneh dari perhiasan ini" jawab Raras sambil menunjukkan kotak perhiasan yang berisi kalung intan.
Dengan seksama Respati memperhatikan benda yang diberikan oleh rayinya itu.
Mengendus-endus pelan aroma dari benda tersebut kedua matanya membola sempurna aroma yang dia cium itu adalah racun yang sangat mematikan.
"Aroma ini! tch... kita kecolongan!"
Dengan cemas Raspati berlari mendekati ranjang ibundanya yang tengah terlelap.
Dan sungguh terlambat karena seharian ini Saraswati sudah menggunakan kalung itu dan sekarang kondisinya sekarat karena terlalu lama menghirup aroma racun itu.
"Ibunda!!" Respati maupun Raras berteriak panik saat melihat kondisi raga ibunda mereka yang sudah hampir membiru.
"Rayi kau jagalah ibunda raka akan mencari tabib kerajaan!"
"Baik raka hiks..." jawab Raras sambil sesenggukan tak bisa menahan tangisan nya.
Tak berselang lama Respati datang bersama tabib kerajaan yang segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan Saraswati.
Pada akhirnya kabar Saraswati yang sekarat tersebar luas ke penjuru istana.
Hayam wuruk yang mendengar kekasih hatinya dalam kondisi sekarat secepat kilat dia mendatangi paviliun pribadi Saraswati tak ketinggalan juga seluruh anggota kerajaan juga datang.
Malam itu menjadi malam yang paling mencengkram bagi seluruh penghuni istana.
Dengan amarah yang membara Hayam wuruk memerintah punggawa istana untuk melakukan penyelidikan untuk mencari dalang dibalik kejadian semua ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆 [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]
Historical FictionTahu ndak dek? Rasanya terlempar ke zaman nenek moyang? Jangan ya dek~~~ Perjalanan waktu yg dialami oleh seorang gadis yang tengah berlibur di kota kelahirannya yang penuh akan sejarah. Namun, karna rasa penasaran yg tinggi akan mitos yg berenda...
![𝕰𝖓𝖎𝖌𝖒𝖆 [𝚃𝚊𝚖𝚊𝚝]](https://img.wattpad.com/cover/368954316-64-k462211.jpg)