JANGAN LUPA RAMAIKAN CERITA MEREKA GUYS🙏😊
"Kenyataannya, itulah yang aku takutkan selama ini."
~⚛⚛~
Setelah satu hari mereka tinggal di kediaman milik Remon, kini waktunya mereka ingin pergi memuju ke wilayah kekuasaan milik Black Moon sekaligus klan barges. Tentu untuk merebut wilayah kekuasaan milik dua klan tersebut, apalagi tubuh mereka sudah kembali vit setelah beristirahat satu hari di sana. Tidak ingin membuang banyak waktu, kini keempatnya telah bersiap menuju mobil mereka tapi seseorang berhasil menghentikan langkahnya.
"Tunggu!" cegahnya berhasil membuat ke-empatnya mengerutkan keningnya. Apalagi Joy, pria itu bahkan terlihat khawatir apa yang ingin wanita itu katakan. Sebab, melihat tatapan Darren yang tidak bersahabat pagi ini justru membuat Joy khawatir kepada wanita itu. Entah apa yang terjadi sampai tatapan Darren sedingin ini.
Bukan hanya Joy saja yang takut melihat tatapan dari Darren, melainkan wanita itu pun juga merasakan hal yang sama. Padahal dirinya tidak merasa memiliki masalahnya kepadanya, tapi kenapa tatapannya setajam itu. Seakan ingin mengulitinya hidup-hidup. Apa mungkin pria itu marah karna dirinya yang telah melukai lengannya kemarin?
"Katakan apa yang ingin kau katakan!"
Deg!
Bahkan kata-katanya saja terdengar begitu menakutkan, hingga membuat wanita itu takut. Apalagi tubuhnya mendadak lemas.
"Waktumu telah habis, Nona." Darren memilih untuk berlalu dari sana, namun lagi dan lagi wanita itu memberanikan diri untuk mengatakannya.
"B-bolekah aku ikut bersama kalian?" ujarnya dengan tubuh yang gemetar karna takut akan respon dari pria bermanik hitam pekat tersebut.
Mendengar permintaan dari wanita itu, barulah dia membalikkan tubuhnya untuk menghadap wanita itu yang telah lancang menghentikan langkahnya. Apalagi aura pembunuh terlihat begitu jelas di kedua bola matanya hingga membuat Alvaro berdecak kesal.
"Tentu saja kau boleh ikut, lumayan untuk menemani kita di atas ranjang," ujar Alvaro mengabaikan kekesalan dari Darren. Bahkan ia mendapatkan lirikan tajam dari pria itu.
"Bukan saatnya kau memikirkan nafsu-mu!" Mendengar perkataan Darren yang teramat dingin, tentu membuat Alvaro jengah kepada pria itu. Bahkan Alvaro sempat menerka-nerka apa yang membuat pria itu marah. Apa karna istrinya? Atau karna hal lain? Yang pasti Alvaro begitu yakin jika pria itu tengah menunggu kabar dari istrinya. Sebab, sejak pagi pria itu tidak pernah lepas dari ponselnya.
"Setidaknya kau tidak perlu membawa masalah pribadi mu kesini, kaka tertua," balas Alvaro berhasil membuat Darren terdiam. Sebab, anak itu seakan tau apa yang ia pikirkan sejak tadi malam sampai berujung kesal seperti ini. Darren pun mencoba untuk mengontrol emosinya, dan menghilangkan masalah itu terlebih dulu.
Setelah menghembuskan nafasnya, barulah Darren beralih kepada Joy yang terlihat tidak biasa, apalagi setelah ia berhasil membaca raut wajahnya,"Apa kau ingin membawanya?"
"Hah?" Joy terkejut mendengar pertanyaan dari Darren yang seakan tau apa yang ia pikirkan sejak tadi kepada wanita itu.
"Kenapa tuan malah menawarkannya kepada Joy? Bukannya kami berdua," rutuk Xavier tidak habis pikir. Padahal itu kesempatan bagus untuk dirinya dan juga Alvaro menikmati tubuh wanita itu. Setidaknya menikmatinya secara gratis.
"Sudahlah, lagi pula aku juga sudah tidak berselera!" sahut Alvaro memilih untuk masuk kedalam mobil lebih dulu.
Hingga kini Darren pun beralih kearah Joy dan menunggu keputusannya,"Jika tuan mengizinkannya, maka aku akan membawanya, lagi pula kasian wanita ini tidak memiliki siapa-siapa lagi," jelas Joy sembari menatap wanita itu yang terus menudukan wajahnya karna takut akan tatapan dingin dari pria bermanik hitam pekat tersebut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Garis takdir Azahra (END)
Teen Fiction"You are mine, baby." "Saya tidak akan membiarkan milliku di sakiti oleh siapapun!" ~Darren Kendrick CERITA INI SAMBUNGAN DARI CERITA MISSION IMPOSSIBLE YA GUYS DI LARANG PlAGIAT CERITA ORANG LAIN ❎ DAN WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA CERITA INI✅ DI HA...