Part 18

553 53 3
                                        

Happy reading!!


⚡⚡⚡


Jennifer berjalan-jalan melewati koridor kastil Hogwarts dengan tenang setelah ke gubuk Hagrid bersama trio emas. Ia menikmati hari terakhir di Hogwarts sebelum pulang ke rumah untuk liburan musim panas. Ia sadar jika hari semakin cepat berjalan, dan ia sadar harus segera menyelesaikan apa yang dia mulai. Tidak tau apa resikonya nanti, tapi demi semua orang di sini. Dia bersedia untuk menghancurkan horcrux, pecahan jiwa Voldemort sendiri.

Saat dia melewati sebuah dinding. Dia berhenti lalu menutup matanya. Dia mencari ruang kebutuhan. Mungkin ia harus mulai dari sini lagi. Kemudian muncul pintu besar. Jennifer menoleh ke kanan dan kiri tidak menemukan siapapun. Ia kemudian masuk ke dalam. Jennifer masuk dan melihat sekeliling.

"Bagaimana aku harus mencarinya di ruangan yang besar ini, harusnya aku butuh Harry" gerutu Jennifer.

Dia kemudian mulai berkeliling. Mencari sebuah kotak yang kemungkinan di situ berada benda yang ia cari. Sebuah mahkota, akan lebih sulit menemukannya. Logika saja dengan ruangan sebesar ini. Setelah banyak membuka kotak kayu yang tidak ada apapun. Jennifer mulai frustasi.

"Sial aku harus apa!" teriak Jennifer frustasi.

Ia segera menutup mulutnya "Seharusnya aku tidak berkata seperti itu, tapi tidak ada yang tahu kan?" katanya

Jennifer tidak menyerah, ia berbelok lagi. Sesaat ia mengingat di sini lah tempat yang persis saat dia menonton Harry Potter dimana Harry menemukan horcrux tersebut. Ia melihat sebuah kotak kayu di sebuah meja. Dia berjalan mendekat sambil berdoa semoga benda itu benar-benar berada di sana. Jennifer membukanya dengan perlahan, benar mahkota milik Rowena Ravenclaw ada di situ.

Jennifer mengambilnya segera. Dia tersenyum senang. Ia segera mengantonginya, dia tidak membawa taring basilisk sekarang, ia tidak mungkin menghancurkan di sini. Mungkin ia akan menghancurkan dengan horcrux lain.

"Akhirnya, dua horcrux sudah ku temukan, satu sudah hancur, tapi masih banyak lagi" gumam Jennifer.

Jennifer menghela nafas "Cincin Gaunt, Piala Hufflepuff, Liontin Salazar Slytherin, Nagini, Harry Potter, dan bagaimana aku harus menghancurkan horcrux di dalam tubuh Harry!" seru Jennifer.

"Tidak mungkin aku bilang padanya 'Hei Harry aku harus membunuhmu untuk menghancurkan horcrux milik Voldemort didalam tubuhmu' aku tidak bisa melakukanya"

"Aku harus melakukan penelitian tentang horcrux lebih dalam lagi dan aku akan menemukan cara menghancurkan horcrux di dalam tubuh Harry" gumam Jennifer.

Jennifer kemudian pergi meninggalkan ruangan tersebut. Ia segera menuju menara Gryffindor untuk mengemas barang-barangnya. Jennifer sudah melakukan banyak perubahan, dia tidak sadar. Tapi itulah tujuannya datang ke sini.

***

Stasiun ramai sekali dengan murid-murid Hogwarts yang akan memasuki sebuah kereta. Jennifer segera masuk kereta bersama trio emas. Setelah mencari kompartemen yang kosong, mereka menemukan kompartemen yang berada si kembar Weasley. Mereka memilih duduk di sana. Jennifer duduk di tengah-tengah Fred dan George.

"Hai Fred, Hai George, izinkan kamu duduk di sini" sapa Jennifer.

"Hai Jennifer, tentu saja" balas mereka berdua.

Come to Hogwarts Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang