Part 35

174 25 1
                                        


Happy reading!!


⚡⚡⚡



Hogwarts Express sudah siap mengantar anak-anak pulang ke rumah masing-masing. Menikmati liburan musim panas. Jennifer berdebar untuk meninggalkan Hogwarts, ia tahu setelah ini harus melakukan sesuatu yang besar. Sebelum liburan ia sudah mencari informasi tentang ritual sihir yang ia bicarakan dengan Harry, tetapi ia tidak yakin akan mudah melakukannya. Perlu banyak tenaga dan beberapa hal untuk berhasil melakukannya. Ia sudah mencoba sebisa mungkin.

Jennifer masuk kedalam kereta setelah berpamitan pada Hagrid. Dia mencari kompartemen yang kosong. Tidak ingin mencari teman-temannya yang lain. Segera ia masuk dalam kompartemen yang tidak ada penghuninya.

Ia menghela nafas. "Well aku akan meninggalkan Hogwarts. Sesuatu yang besar akan terjadi, benar?" ucap Jennifer saat melihat keluar jendela. Kereta sudah mulai berjalan. Pohon-pohon terlihat dan saat itu juga mereka meninggalkan Hogwarts menuju rumah.

Sayang sekali saat ketenanganya diambil. Jennifer melihat golden trio masuk dalam kompartemennya. Dia memutar bola mata malas, ia melupakan jika teman-temannya juga Gryffindor.

"Oh hai, Jen. Aku harap kau tidak keberatan kita di sini," ucap Ron dan duduk di depan Jennifer.

"Ya, ya, tentu." Jennifer tersenyum terpaksa.

Hermione duduk di samping Jennifer dan seperti biasa Harry duduk dengan Ronald.

"Hei kalian tahu? Ada kabar jika akan diadakan piala dunia quidditch," ucap Ron.

Oh tidak ini lagi. Jennifer tidak menantikan hal itu. Ia takut akan pelahap maut, bagaimana jika mereka tetap melaksanakan pengacauan di saat piala dunia quidditch itu berlangsung. Dia hanya berharap bisa segera menghancurkan Voldemort dan pelahap maut sebelum turnamen itu.

"Aku tidak pernah mendengarnya, kedengarannya itu luar biasa!" Harry terlihat bersemangat.

"Aku tidak suka quidditch," ucap Hermione.

"Oh ya? Aku tidak peduli dengan pendapatmu," seru Ronald.

Jennifer memutar bola mata malas. Sudah biasa dengan pemandangan seperti ini. Setelah ini jelas akan terjadi pertengkaran. Anehnya mereka akan menjadi baik hanya dalam hitungan menit. Dasar Ron dan Hermione. Sebelum perdebatan itu terjadi Jennifer segera berkata.

"Kau bisa melihatnya bersama kami Hermione. Itu pasti seru, percayalah," ujar Jennifer.

Hermione dan tampak berpikir, kemudian mengangguk. "Ya aku pikir kamu benar, kapan lagi," ucapnya.

"Oh kamu seharusnya tidak mengajaknya Jennifer, dia tidak suka quidditch bukan," sindir Ron.

"Ronald! Astaga kalian ini," ujar Jennifer kesal.

Harry di ujung sana tertawa melihat drama teman-temannya. Tidak heran lagi, setiap hari mereka selalu seperti itu. Tapi di situ bagian serunya dalam pertemanan mereka. Semoga mereka tetap seperti ini di masa depan.

Beberapa jam mereka menunggu di dalam kereta. Perjalanan begitu panjang. Pemandangan yang mereka lihat hanya pepohonan. Akhirnya mereka sampai di stasiun. Jennifer dan teman-temannya segera mengambil barang-barang mereka. Keluar dari dalam kereta. Dia berpamitan kecil pada golden trio.

Come to Hogwarts Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang