Happy reading!!
⚡⚡⚡
Jennifer baru saja menggunakan jaringan floo untuk pulang ke rumahnya setelah seharian berada di Grimmauld Place. Ia melangkahkan kakinya menuju sofa di ruang tamu. Rumah tampak sepi seperti biasanya, seharusnya kedua orang tua Jennifer sudah pulang karena hari sudah hampir malam. Jennifer duduk di sofa dengan malas. Melihat keadaan sekitar yang dipenuhi dengan barang-barang mewah. Rumah ini terlihat sepi jika hanya ada dirinya dan beberapa peri rumah.
"Bosan sekali. Kapan mom dan dad akan pulang?. Tidak di kehidupan sebelumnya atau di sini, semuanya terlihat sama," gumam Jennifer pada dirinya sendiri.
Ia merebahkan tubuhnya di sofa. Menatap langit-langit ruangan. Saat ia sedang asik melamun sebuah ketukan dari kaca mulai terdengar. Jennifer segera bangkit dan melihat apa yang terjadi. Ternyata sebuah burung hantu berwarna cokelat sedang mengetuk jendela. Burung itu membawa sebuah surat. Jennifer segera menghampiri burung tersebut dan mengambil suratnya.
"Surat dari siapa ini?." Jennifer melihat nama pengirim surat. " Fred Weasley?."
Surat itu berisi ajakan Fred untuk berkunjung ke rumahnya. Sepertinya itu ide yang bagus. Jennifer sudah beberapa hari ini selalu memikirkan rencana tentang pemburuan horcrux. Dia selalu cemas jika waktunya tidak sempat untuk menghancurkan semua horcrux. Contohnya Harry, bagaimana ia membunuh bagian jiwa Voldemort dalam tubuhnya. Dia terlalu banyak berpikir, ia butuh hiburan sejenak.
"Aneh, kenapa Fred yang mengirim surat. Padahal setiap kali aku di undang pasti Ron yang menuliskan."
Jennifer tidak memikirkan itu ia memanggil peri rumahnya.
"Timmy," panggil Jennifer dan muncul peri rumah.
"Ada apa, Nona?" tanya peri rumah tersebut.
"Bawakan aku cemilan ke atas.. dan juga aku akan makan malam di kamar."
"Baik, Nona, saya akan siapkan."
Peri rumah itu segera pergi dari hadapan Jennifer. Jennifer pun segera naik ke atas tangga menuju kamarnya yang berada di lantai atas. Dia membuka kamar dan segera merebahkan tubuhnya di kasur.
"Badanku rasanya sakit semua."
"Kapan aku kembali ke Hogwarts."
"Aku butuh pacar!."
Percayalah, Jennifer seperti orang gila jika seperti itu. Dia berbicara sendiri dan mengutarakan semua isi hatinya secara lantang. Beruntung tidak ada yang melihatnya dengan keadaan seperti itu. Tiba-tiba Jennifer bangkit dari tempat tidur.
"Bagaimana cara aku masuk ke lemari besi keluarga Lestrange?" ujar Jennifer.
Ia menghela nafas. Sangat berat untuk melakukan semuanya sendiri. Kenapa juga harus Jennifer yang menjadi orang terpilih untuk ini. Walaupun jiwanya berumur 19 tapi ia tetap anak kecil berumur 13 tahun sekarang. Jennifer berharap jika hal ini cepat diselesaikan dan ia bisa bersenang-senang selanjutnya.
Jennifer menatap ke arah meja. Di sana terdapat banyak sekali surat-surat dari teman-temannya. Dia sama sekali tidak membalas surat sekalipun. Terlalu banyak yang harus dilakukan sampai lupa akan surat-surat tersebut. Semoga saja teman-temannya tidak marah jika dirinya sama sekali tidak membalas surat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Come to Hogwarts
RandomJennifer Rosemary, dia sangat menyukai film harry potter, dia mempunyai banyak karakter yang di sukai tapi sayang sekali ending nya mereka mati. Karena kecintaan nya terhadap harry potter dia memiliki banyak sekali aksesoris harry potter bahkan ia m...
