Part 23

422 41 0
                                        

Happy reading!!



⚡⚡⚡





Diagon Alley terlihat sangat ramai hari ini. Banyak sekali penyihir berlalu lalang. Tidak ketinggalan banyak sekali barang-barang yang unik. Jennifer sedang menunggu Sirius di dekat Gringotts. Dia datang lebih dahulu, Jennifer harus berlama-lama untuk meminta izin pada orang tuanya dikarenakan ia pergi sendiri. Orang tuanya meminta untuk menemani dirinya, tetapi tentu saja Jennifer tidak ingin.

Jennifer harap rencana kali ini tidak gagal seperti yang kemarin-kemarin. Jujur saja hal ini lebih menegangkan daripada ke pondok Gaunt yang terbengkalai sendirian. Dia harus merampok lemari besi milik seseorang, ia benar-benar gila bukan.

"Sudah lama menunggu? maaf terlambat," ucap Sirius yang baru saja datang.

"Tidak juga, sekarang kita masuk?" ujar Jennifer.

Setelah Sirius setuju, mereka berdua masuk ke dalam Gringotts bersama-sama. Di dalam banyak sekali goblin yang sedang bekerja. Jennifer merasakan perasaan cemas. Saat sudah berada di depan goblin penjaga, ia segera berdehem untuk menyadarkan goblin tersebut.

"Aku ingin ke lemari besi milik keluarga Lawrence," ucap Jennifer.

Goblin tersebut menatap Jennifer dan Sirius secara bergantian dengan tatapan yang kurang mengenakkan.

"Kuncinya?" tanya goblin tersebut.

Jennifer mengeluarkan kunci di dalam sakunya dan memberikannya pada goblin tersebut.

"Silakan ikuti aku."

Jennifer dalam hati bersyukur tidak terlihat mencurigakan, apalagi dengan kehadiran Sirius di sampingnya. Sirius dan Jennifer segera mengikuti goblin yang entah siapa mamanya. Sirius bisa melihat jika Jennifer sangat gelisah.

"Tenanglah, Jen, bukan hanya kau yang gugup," bisik Sirius.

"Siapa yang tidak gugup saat ingin merampok?" Jennifer menatapnya kesal dan Sirius malah terkikik.

Mereka menaiki sebuah kereta kecil sesuai perkiraan Jennifer. Ya tentu saja karena itu sudah ketentuannya. Mereka melintasi rel kecil yang semakin ke bawah dan berliku-liku. Setelah beberapa lama menempuh perjalanan kecil, mereka telah sampai di sebuah goa. Jennifer agak tercengang melihat ada sebuah naga yang ada di sana.

"Aku baru tahu keluarga Lawrence mempunyai lemari besi tingkat tinggi," ujar Sirius yang berada di sampingnya.

Goblin itu segera memandu mereka untuk melewati naga tersebut terlebih dahulu. Naga itu berwarna cokelat keemasan. Naga itu sama menyedihkan seperti di film Harry Potter yang telah ia tonton dulu, tapi ini versi lebih baik. Goblin itu menyerahkan sebuah alat yang Jennifer tidak tahu apa itu. Alat itu harus di bunyikan agar bisa melewati naga.

Jennifer hanya melakukan apa yang ia ketahui. Saat sudah melewati naga tersebut mereka sudah berada di depan pintu lemari besi. Goblin itu segera membuka kunci. Pintu terbuka. Jennifer segera masuk ke dalam begitu juga Sirius, meninggalkan goblin di luar pintu.

Masuk ke dalam sangat banyak sekali galleon di sana. Terdapat barang-barang berharga juga di sana Jennifer yakin ia bisa membeli apapun dengan ini. Ia menatap kagum semua galleon di sini. Jennifer juga berniat untuk mengambil beberapa galleon.

Come to Hogwarts Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang