Happy reading!!
⚡⚡⚡
"Kau bisa katakan apa saja horcrux yang dimiliki oleh Kau-Tahu-Siapa" tanya Sirius pada Jennifer.
Mereka masih setia berada di ruang makan untuk mendiskusikan langkah selanjutnya. Jennifer dengan semangat menjawab semua pertanyaan Sirius, dia merasa tidak terbebani lagi walaupun sedikit. Kedepannya jelas kehadiran Sirius pasti sangat membantu.
"Ada buku harian Tom Riddle, Cincin Gaunt, Mahkota Ravenclaw, Liontin Salazar Slytherin, Piala Hufflepuff, Nagini. Aku sudah menghancurkan buku, cincin, dan mahkota" ucap Jennifer.
"Jadi hanya tersisa empat, tapi yang kau sebutkan hanya enam?" Sirius menatap Jennifer dengan tanda tanya.
"Sepertinya hal ini aku bicarakan lain kali saja, sekarang aku hanya ingin mencari liontin dan piala itu," jawab Jennifer.
"Baiklah aku hanya akan menurut, kira-kira dimana benda itu berada."
"Di sini, di rumah ini ada liontin salazar slytherin," ujar Jennifer.
Sirius tersentak kaget, untuk apa liontin itu disembunyikan di rumah keluarganya. Tapi bisa jadi, karena salah satu keluarganya adalah pengikut Kau-Tahu-Siapa.
"Awalnya terdengar mustahil, tapi mungkin yang kau katakan benar. Mengingat adikku adalah pengikutnya," kata Sirius saat mengingat kembali adiknya yang tidak ia sukai.
"Liontin itu awalnya berada di sebuah goa yang sudah dimantrai sedemikian rupa oleh Kau-Tahu-Siapa, tetapi Regulus Black yang mengetahui rahasia besar tuannya segera mengambil liontin itu dengan bantuan peri rumahnya. Jadi Regulus lah yang telah mengambil horcrux itu dan berakhir meninggalkan dunia, ia menitipkan liontin itu pada peri rumahnya dan berpesan untuk menghancurkan horcrux tersebut," jelas Jennifer panjang lebar.
Sirius mendengarkan dengan seksama. Dia sungguh tidak mengira jika Regulus—adiknya akan melakukan itu. Mengkhianati tuannya yang sudah ia idolakan sejak dulu.
"Regulus? berarti peri rumah itu adalah.... Kreacher?"
Jennifer menganggukkan kepalanya. Sirius terdiam mencerna hal yang ia tahu, adiknya yang selama ini ia kira jahat ternyata dia sudah berani berkhianat pada tuannya sendiri. Sejak dulu memang ia dan adiknya tidak pernah akur sejak berbeda keyakinan, sejak Sirius di usir dari rumah keluarga Black. Tapi kenapa ketika dirinya tahu yang sebenarnya, adiknya sudah tidak bersamanya sekarang. Dia benar-benar menyesal.
"Aku masih tidak menyangka... Regulus." Sirius menundukkan kepalanya.
"Dia sangat pemberani, dia sanggup untuk melakukan hal yang lebih beresiko," Jennifer berusaha menghibur Sirius.
"Well aku bangga juga padanya. Aku akan memanggil Kreacher untuk menanyakan hal ini." Sirius segera berteriak memanggil Kreacher peri rumah keluarga Black.
Tidak butuh waktu lama bunyi retakan terdengar. Kreacher sudah muncul dengan muka yang menyebalkan seperti biasa. Peri itu menatap wajah Jennifer.
"Kreacher, katakan padaku tentang liontin," tanya Sirius.
Kreacher yang diberi pertanyaan segera menoleh pada Sirius "bagaimana anda tahu tentang liontin, sir?" tanyanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Come to Hogwarts
AcakJennifer Rosemary, dia sangat menyukai film harry potter, dia mempunyai banyak karakter yang di sukai tapi sayang sekali ending nya mereka mati. Karena kecintaan nya terhadap harry potter dia memiliki banyak sekali aksesoris harry potter bahkan ia m...
