Happy reading!!
⚡⚡⚡
Di akhir minggu ini dia tidak beristirahat hanya untuk pergi ke hogsmeade atau bercanda gurau dengan teman-temannya. Ia baru saja selesai berlatih dengan Professor Lupin. Dia rajin belajar dengannya memahami mantra-mantra pertahanan dan duel. Jennifer merasa jika ini sangat berguna, dia hanya ingin berjaga-jaga apabila sesuatu genting terjadi, ia bisa menghadapinya.
Dia berjalan dengan lelah menuju aula. Perlu banyak tenaga, ia mengeluarkan banyak energi hari ini. Waktu semakin cepat dan tentu saja Jennifer harus bersiap. Saat berada di aula ia sudah melihat teman-temannya makan. Dia duduk di sebelah George, di depan ada golden trio dan samping kirinya ada Neville.
"Bloody hell, ada apa denganmu?" celetuk Ron yang melihat Jennifer sangat lesu.
Jennifer tidak menghiraukannya dan mengambil makanan.
"Dia kekurangan tidur belakangan ini.
Bukan Jennifer yang menjawab tapi Neville.
"Kau begitu keras, adik," ucap George disampingnya.
"Kau hampir jadi monster berjalan!" ejek Fred.
Jennifer mengerang, "Aku juga tidak ingin seperti ini, belakangan ini aku sedang kacau," balas Jennifer.
"Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, Jen," ujar Hermione di depan, tidak tega melihat Jennifer seperti itu.
"Kau tidak sedang melakukan proyek besar kan? Apa kau butuh bantuan," tanya Harry.
Jennifer meneguk ludahnya. Jennifer yakin Harry sudah mulai curiga. Dia pasti tidak percaya jika Jennifer hanya kesulitan tidur, pasti ada alasan lain. Tentu saja, ia juga memikirkan banyak rencana untuk menghancurkan horcrux dan jangan lupa mimpi buruknya.
"Tidak, tentu saja tidak." Jennifer meringis dalam hati karena berbohong.
"Well, kau butuh istirahat, sobat."
Jennifer hanya mengangguk menanggapi saran mereka. Dia akan mencobanya. Sungguh. Dia tidak ingin mimpi buruk lagi, ia ingin istirahat sejenak dari memikirkan horcrux. Jennifer menghela nafas. Dia sedikit lega karena teman-temannya masih peduli padanya. Ia kemudian memakan-makanannya untuk mengisi ulang tenaga. Sesekali menanggapi candaan yang lain, bahkan itu tertawa.
Mata Jennifer melihat kearah meja slytherin. Tidak sengaja bertatapan dengan sorot mata abu-abu milik laki-laki berambut platina. Draco segera mengalihkan pandangannya. Itu jelas sangat ketara. Jennifer mengedikkan bahunya. Secara tidak sengaja Neville melihat interaksi itu juga, sesuatu yang janggal baginya. Sebenarnya ia sudah sadar Malfoy menatap Jennifer begitu lama sedari tadi, tapi apa alasannya?
"Aku akan diet!" seru Ron tiba-tiba, dia tampak kenyang. Dia baru saja berhenti makan.
Hermione memutar bola mata malas, "Kau berkata seperti ini tapi ketika sudah menghabiskan 10 ayam panggang dalam sehari."
Jennifer tertawa kecil. "Mustahil, Ron. Simpan saja niatmu itu. Besok kau sudah akan memakan 1 ayam panggang penuh," ejek Jennifer.
"Oh! Tidak Jen, tidak perlu menunggu besok. Mungkin akan terjadi nanti saat makan malam," timpal Fred.
Ron mendengus. "Kalian ini, aku hanya ingin mencoba saja!" katanya.
"Itu adalah kemustahilan, Ron."
Mereka semua tertawa. Jelas tahu bagaimana porsi makan Ron yang banyak. Bagaimana bisa dia akan diet.
KAMU SEDANG MEMBACA
Come to Hogwarts
AcakJennifer Rosemary, dia sangat menyukai film harry potter, dia mempunyai banyak karakter yang di sukai tapi sayang sekali ending nya mereka mati. Karena kecintaan nya terhadap harry potter dia memiliki banyak sekali aksesoris harry potter bahkan ia m...
