89

2.5K 323 58
                                        

Selamat datang kembali di cerita ini✨Masih adakah yang menunggu??? Gak ada??? Kebangetan sih kalo ga ada🤧
Typo🙏
Happy Reading...!!!









Di rooftop

Ara, Vivi dan Christy mereka tengah asik menikmati makanan ringan yang tadi mereka beli di kantin.

"Si Chika gimana ya sekarang?" tanya Ara khawatir.

"Dia bilang kan hari ini pulang," jawab Vivi santai.

"Iya, lagian kemarin kita mau kesana tapi kata dia jangan." timpal Christy suaranya terdengar lirih.

"Apa kita nanti pulang sekolah tengokin dia lagi?" ujar Ara memberikan ide.

"Kayaknya aku ga bisa deh." ujar Christy.

"Gue juga Ra. Gue mau nemenin nyokap belanja." timpal Vivi.

"Mmm... gimana si. Ya udahlah, nanti kita telpon aja tu anak."
Christy dan Vivi kompak mengangguk lalu menyedot minuman mereka.

Hening pun terjadi untuk beberapa saat. "Aneh banget..." suara Vivi memecah keheningan. Ara dan Christy menoleh bersamaan pada Vivi yang duduk di tengah.

"Aneh apanya?" tanya Christy.

"Lo inget ga Chris?"

"Apa?"

"Dari kemarin Bu Indah nanyain Chika mulu." kata Vivi. Sementara Ara hanya menyimak saja, sambil menikmati minumannya.

"Iya Vi. Emang Bu Indah sodaranya Chika?" tanya Christy penasaran.

"Bukannya itu biasa? Dia kan wali kelas kita. Wajarlah dia nanyain muridnya yang ga masuk." kata Ara. Meskipun pertanyaan yang sama muncul dalam benaknya. Karena perhatian yang Indah berikan sangat lebih kepada Chika.

"Iya biasa, tapi cuman sama Chika doang Bu Indah tuh kaya panik, terus khawatir banget. Iya kan Chris? Lo ngerasa ga sih?"

"Mmm... Iya juga, kemarin pas tau Chika kecelakaan, Bu Indah kaya mau nangis gitu."

"Nah kan... Bu Indah paniknya tuh kaya sama anak sendiri tau Ra. Lo ga liat sih." timpal Vivi.

"Ya udah si, apanya yang jadi masalah? Lo pada kalo mau di perhatiin sama Bu Indah, cobain kaya Chika dulu." celetuk Ara, dengan santai meninggalkan kedua temannya.

"Dih, ga jelas lo Ra." ujar Vivi. "Kemana???"

"Kelas." jawab Ara. Yang mulai menuruni anak tangga.

Christy hanya menggelengkan kepalanya saja, mereka bergegas kembali ke kelas.





***




Tiga hari sudah Chika di rawat di rumah sakit. Selama tiga hari itu juga Cio tidak pernah meninggalkan Chika. Ia selalu ingin berada didekat Chika. Terlebih anak itu sifat manjanya telah kembali. Membuat Cio sedikit kewalahan, namun ia bahagia bisa menikmati momen bersama Chika yang sudah lama terlewatkan.

Hari ini dokter sudah mengijinkan Chika pulang. Namun Chika harus melakukan kontrol rutin sampai kondisinya membaik. Sejak kemarin Chika terus merengek pulang. Dia sangat bosan disana dan ingin bertemu dengan teman-temannya.

"Papa, cepetan." protes Chika.
Sementara Cio masih sibuk menyiapkan kursi roda untuk Chika. Gita, dia sibuk memasukkan beberapa pakaian Chika ke dalam tas.

"Sabar dong dek," tegur Gita.

"Aku udah bosen disini onty."

"Iya ayo." ujar Cio sambil mendorong kursi roda ke samping ranjang Chika. "Dek, udah semua bajunya?"

Bersama [Greshan]✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang