Tampaknya keadaan sudah kembali seperti biasa. Haechan sudah tidak menyeramkan seperti sebelumnya, ia sudah puas memarahi Renjun dan Jaemin karena sudah menjebaknya untuk menemui Mark.
Kini Haechan sudah bisa membalas ajakan bertengkar dari Jaemin, ini membuat Renjun selaku teman dari kedua omega tersebut merasa lega. Lebih baik mereka beradu mulut sampai kepalanya pusing daripada salah satunya hanya diam saja karena itu lebih membuat kepalanya pusing.
Meskipun keadaan sudah kembali seperti biasa, hidup Haechan masih bisa dibilang sangat jauh dari kata tenang. Ia tidak tahu ada dosa apa ia di masa lalu sampai ia harus menjalani hari hari menyebalkan seperti ini.
Ia sudah mulai merasa nyaman berada di hutan ini. Haechan sudah bisa beradaptasi dengan dinginnya udara dan air yang mereka gunakan, terutama di pagi hari. Ia juga sudah terbiasa melihat sekeliling yang hanya dipenuhi pepohonan rindang dengan sedikit cahaya matahari mengintip dari sela sela daun yang membuat udara di sana terasa selalu lembab, serta kicauan burung-burung yang seakan tidak pernah berhenti.
Sejak kejadian kemarin, mereka berdua (Mark dan Haechan) juga sudah baik-baik saja, padahal, Haechan juga tidak merasa mereka mempunyai masalah. Tapi ia masih belum terbiasa dengan perlakuan aneh yang diberikan oleh Mark kepadanya. Kini, Mark selalu ada di sekitarnya dan menempelinya kemana-mana. Pria alpha itu bahkan akan segera pergi menemuinya setelah pekerjaannya selesai.
Hal aneh itu bukan hanya dirasakan oleh Haechan saja, sepertinya semua orang yang ada di pack juga sadar akan hal itu. Mereka lebih suka mengira ngira bahwa ada sesuatu yang terjadi antara Haechan dan Mark. Tapi setiap kali ditanya, Haechan akan dengan tegas menjawab bahwa tidak ada apapun yang terjadi di antara mereka. Meski begitu, Haechan tidak pernah menolak kehadiran Mark di sisinya. Tidak seperti di awal, dimana Haechan akan mencoba mendorong Mark untuk menjauh, sekarang ia justru terlihat menikmati kehadiran Mark di sisi nya.
Seperti saat ini, Haechan tengah memasukkan beberapa potong pakaian dan juga perbekalan lainnya. Ia bahkan membawa kotak obat yang dimintanya langsung dari Luna Doyoung. Semua hal yang entahlah penting atau tidak ia masukan ke dalam ranselnya. Haechan seperti akan pergi sangat lama, padahal, ia hanya akan pergi pagi nanti dan kembali menjelang siang atau petang.
Haechan juga tidak yakin akan mengenakan semua hal yang dibawanya itu, tapi untuk berjaga-jaga ia kan tetap membawanya. Ia terus memaksa ransel itu untuk melahap banyak barang sampai sampai ransel itu menggembung dan sulit untuk ditutup. Renjun dan Jaemin yang memperhatikan tingkahnya hanya bisa menggeleng kepala melihat tingkah Haechan. Ya, mereka juga tidak berencana membantu Haechan sih.
Karena itulah Haechan menyalahkan Mark. Pria alpha itu tiba tiba saja mengajaknya berburu tanpa memberi tahu apa saja yang harus ia bawa. Ya sebetulnya ia juga salah karena tidak bertanya, Haechan terlalu bersemangat.
Sudah lama sekali ia ingin ikut kawanan alpha untuk berburu meski memang jarang sekali omega diizinkan untuk ikut. Karena menurutnya pekerjaan berulang yang dilakukannya di dalam pack terasa membosankan. Ia ingin mencoba sesuatu yang baru, yang menegangkan, yang terlihat keren seperti berburu.
Mark juga tidak benar-benar mendadak untuk mengajak Haechan pergi berburu bersamanya. Setiap bertemu memang Haechan selalu menanyakan perihal berburu kepada Mark dan terkesan seperti memberi tanda bahwa ia ingin mencobanya. Untung saja Mark terlalu mengagumi Haechan, sehingga ia tidak sekalipun merasa bosan mendengar semua pertanyaan tersebut, malah ia menjawab semuanya dengan senang hati.
Sebenarnya sebelum ini pun sudah banyak pertimbangan yang dilakukan oleh Mark, ia tidak ingin jika nanti ia mengajak Haechan justru membahayakan anak itu. Tapi Haechan sudah memiliki banyak perkembangan, setidaknya saat ini ia sudah bisa menguasai dirinya sendiri saat bertukar dengan wujud serigala nya. Selebihnya, ia yang akan menjaga Haechan.
KAMU SEDANG MEMBACA
LUNA
Fanfiction[Werewolf AU] Markhyuck! Warning! BoyxBoy, mature, missgendering, mpreg, gay! Setiap tahun memang ada pemilihan untuk seluruh siswa, tak perduli jika mereka adalah alpha, beta, atau bahkan omega. Namun Haechan tidak pernah sama sekali membayangkan b...
