MEMILIH BERJUANG
Happy reading!
RumahSakit Natakusuma
Saat Farrel terbangun dari tidurnya, ia perlahan mengerjapkan matanya, mencoba menyesuaikan diri dengan masuknya cahaya matahari dari jendela. Pandangannya masih samar, namun ia langsung tertuju dengan Keira yang masih belum terbangun.
*Suara pintu terbuka*
"Pagi kak, izin di periksa dulu ya."ujar suster pada Farrel, kemudian Farrel keluar dari ruangan Keira dengan posisi masih lemas, namun ia tetap berjalan keluar.
"Lo udah bangun?"sapa Bima pada Farrel.
"Yang lain pada kemana?"sahut Farrel.
"Mike sama Reynald lagi di kantin, kalo Salma sama teman temannya mereka udah pulang jam 5 tadi."
"Keira udah sadar, Rel?"
"Belum, lagi di periksa sama suster."
"Udah sana cuci muka dulu, biar gue yang jaga disini."balas Bima.
------
Universitas Wrexham
"Gue udah engga sabar banget, lihat Nayla hancur reputasinya di kampus!"ucap Sarah dengan sinis pada Jessica dan Raisa.
"Gue apalagi, udah eneg banget! Gara gara permasalahan dia, kita juga ikut ke seret."sahut Raisa.
"Ssssttt."bisik Jessica, sambil menunjuk ke arah Salma, Elina dan Gabby yang sedang berjalan.
-----
"Nanti kalian berdua bisa ga nemenin gue ke Rumahsakit?"tanya Salma pada Elina dan Gabby.
"Gue bisa."balas Elina.
"Gue juga bisa, tapi kayaknya gue ga bisa lama. Karena ada latihan dance sama kak Rury malamnya."balas Gabby.
"Lo udah dapat kabar dari Farrel tentang Keira, Sal?"sahut Elina.
"Belum."ujar Salma, sembari menggelengkan kepala.
Sarah, Jessica, Raisa berjalan menghampiri mereka bertiga, "Guys!"tegur Sarah pada Salma dan kedua temannya.
"Minggir!"bentak Salma.
"Gue kesini cuma mau nanya sama Lo bertiga, gimana keadaan si cupu?"balas Sarah, mendengar hal itu Salma menatap Sarah dengan tajam.
"Lo tau dari mana kondisi sahabat gue?"ketus Salma.
"Gue yang tolongin si Cupu kemarin, kita juga yang bawa dia ke rumahsakit!"ucap Sarah dengan nada sinis.
"Kalo kalian engga percaya, silahkan aja tanya sama Farrel, kemarin kita yang hubungi mereka."sahut Jessica.
"SALMA!"seru Kenzo, memanggil Salma dari kejauhan, kemudian ia berjalan menghampiri Salma.
"Sal, ada yang mau gue omongin sama Lo."ujar Kenzo.
"Gue tau!"sahut Raisa, membuat Kenzo menoleh ke arahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEMESTA & LUKANYA (COMPLETE)
Roman pour AdolescentsSEMESTA bertemu dengannya adalah ketidaksengajaan yang membuat saya ingin mengenalnya lebih jauh. apakah luka ini sudah benar benar sembuh? ntahlah rasanya ia ada ruang tersendiri di dalamnya. Semesta kumohon, pertemuan pertama yang membuatku jatuhc...
