MELAWAN RESTU

133 25 0
                                        

Ketika aku memilihmu, apapun rintangannya akan aku hadapi

Happy reading!

"Gue pengen bukti yang Sarah dapat, kita publish di sosialmedia. Bila perlu kita buat buzzer untuk menjatuhkan nama baik Nayla di kampus."ujar Farrel pada Reynald.

"Rel, yang kita lawan itu Nayla."sahut Mike.

"Apalagi selama ini Nayla punya nama baik di kampus, hal yang gue takuti, Nayla bakal playing victim dan masalah ini akan jadi Boomerang buat Lo sama Keira."lanjut Mike.

"Gue udah eneg Mike!"ketus Farrel.

"Tapi yang dibilang Mike ada benarnya juga Rel, nama Nayla di kampus udah sangat besar apalagi setelah dia ambil beasiswa di Melbourne."balas Reynald.

"Terus hubungan Lo sama Keira, baik baik aja?"sahut Bima, sembari makan cemilan di kamar Reynald.

"Sejauh ini kita baik baik aja, tapi... kemarin Keira tanya sama gue."ucap Farrel, dengan nada suara lesu.

"Dia nanya, mau sampai kapan kita berada di situasi kayak gini. Terus gue jawab, gue juga engga tau mau sampai kapan."lanjut Farrel.

"Apalagi orangtua Keira udah tau, yang mengancam dan mengacak acak rumah dia itu suruhan bokap gue."ujarnya lagi. Mendengar hal itu, suasana di kamar Reynald seketika hening, mereka berempat saling merenung satu sama lain.

"Gue harus gimana ya Rey?"tanya Farrel pada Reynald, laki laki itu sering sekali di jadikan opsi ketika mengambil keputusan.

Reynald menoleh ke arah Farrel, "apa Lo berdua putus aja Rel? Kasihan juga Keira kalo terus terusan berada di posisi ini."jawab Reynald.

"Gue juga sempat kepikiran hal itu, tapi sulit buat gue untuk lepasin Keira gitu aja."balas Farrel.

"Tunggu, tunggu.."sahut Bima, memecahkan keheningan di kamar Reynald, ia berpacu dengan wajah Farrel yang masih ada lebam.

"Lo kenapa Rel?"tanya Bima pada Farrel.

"Kenzo kemarin datang ke rumah sakit, dan dia datang secara tiba tiba dan ya jadi begini wajah gue gara gara dia."jawab Farrel.

"Lo engga melawan gitu? Lo bonyok anjing!"sahut Mike.

"Gue ga bisa, karena gue akui penyebab kejadian Keira kemarin, itu karena gue."

"Gue perhatiin, semenjak Lo dekat sama Keira, Lo banyak berubah Rel. Dari cara Lo mengontrol emosi, bahkan sikap Lo juga lebih dewasa sekarang."ujar Reynald.

"Keputusan itu ada di tangan Lo Rel, kalo emang Lo masih sayang sama dia, dan begitu juga Keira sama Lo, selagi kalian bisa mempertahankan hubungan kalian, lakukan aja yang terbaik."lanjut Reynald.

"Thank ya Rey, Lo emang paling bisa jadi penasihat buat kita semua."sahut Farrel.

"Gue engga nih!"seru Bima.

"Yaelah, Lo bisanya makan doang Bim."cibir Mike, membuat suasana yang tadinya terasa hening menjadi ramai dengan celotehan Bima.

------
Rumah Keira

Gadis itu merenung atas ucapan laki-laki itu padanya di rumah sakit tadi pagi, rasanya sulit untuk berpisah, namun jika diteruskan menambah luka, bukan hanya dia yang terluka tetapi orang di sekelilingnya juga akan ikut terluka.

SEMESTA & LUKANYA (COMPLETE)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang