14

536 79 55
                                        

Bacanya sambil dengerin see you again ya

Sorry for typo because typo is manusiawi🙏

Sorry for typo because typo is manusiawi🙏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Dua hari sudah berlalu. Kini Nevan tengah mengendarai mobilnya menuju rumah Argan. Jika ditanya di mana Erga, jelas dia menitipkan Erga kepada Sasa setelah memastikan Sasa tidak ada kelas hari ini.

Setelah mengetahui jika Argan dipulangkan dari rumah sakit sore ini, tepat pukul empat, Nevan melenggang pergi hendak menemui Argan karena ia ingin mengajaknya ke suatu tempat.

Sebelumnya dia memang sempat saling mengirim pesan kepada Argan, dan semenjak bangun dari tidurnya, Argan semakin gencar menanyai Nevan tentang Atha. Semua hal bahkan hampir tidak luput dari pertanyaan Argan kala itu. Dari situlah Nevan memantapkan diri untuk menemui Argan hari ini.

Cukup lama ia menempuh perjalanan ke rumah Argan, kira-kira membutuhkan waktu sekitar 45 menit lamanya. Saat sudah sampai, ia parkirkan mobilnya tepat di depan pekarangan rumah Argan.

Bertepatan saat ia akan keluar mobil, Argan keluar dari balik pintu rumahnya, menampilkan senyum lebar ke arah Nevan.

Nevan pun tidak jadi keluar mobil, ia memberi instruksi kepada Argan agar segera masuk ke dalam mobil. Argan mengangkat tangannya, memberikan gestur jempol dan segera melangkah perlahan dengan kruk di sisi kiri tubuhnya, menopang kakinya yang diperban akibat retak.

"Lo beneran mau nganterin gue ke Atha kan hari ini?" tanyanya setelah berhasil mendudukkan bokongnya pada jok samping Nevan.

"Iya, tapi kita mampir beli bunga dulu," jawab Nevan yang mulai menjalankan mobilnya secara perlahan.

"Bunga?" beo Argan.

"Lo masih ingetkan sama bunga kesukaan Atha?" Argan mengangguk membalas pertanyaan Nevan.

"Dia pasti seneng kalau lo bawain bunga itu buat dia," timpal Nevan melanjutkan dan dibenarkan oleh Argan. Setelahnya hampir tidak ada percakapan diantara mereka.

Mobil Nevan berhenti di tempat yang sangat Argan kenali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mobil Nevan berhenti di tempat yang sangat Argan kenali. Dia berhasil keluar dari mobil bersamaan dengan Nevan di sampingnya.

Nevan memanggil namanya lalu menggiringnya dengan perlahan entah ke mana. Tiba-tiba jantungnya berpacu cepat, kepalanya mendadak berpikir banyak kemungkinan yang terjadi di depan sana.

Little ErgaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang