27: Amarah

162 16 4
                                        

Tepat setelah Somin mengupload instagram story Niki dan dirimu..

Matahari mulai kembali ke peraduannya. Jay Park baru selesai bermain futsal bersama teman-temannya dan sekarang ia sedang beristirahat di bangku penonton sambil berbincang ringan mengenai permainan barusan.

Tubuhnya telah basah oleh keringat, dengan penuh perhatian kekasih Jay Park datang menghampirinya guna memberikan sebotol air putih dan menyeka keringat di wajah Jay Park.

"Heol!! Daebak!" pekik seorang wanita yang tak lain adalah kekasih dari teman Jay Park bernama Wooyoung. Wanita itu terlihat begitu terkejut sambil terus memandang handphone miliknya.

"Wae?" tanya Wooyoung ikut melihat ke layar handphone wanita itu, sedangkan Jay Park dan kekasihnya tak terlalu memperdulikan mereka hingga..

"Mantan kekasihmu Jay!" Wooyoung memperlihatkan sebuah instastory yang terdapat rekaman dirimu dan Niki sedang berciuman dalam posisi Niki menindih tubuhmu di atas kasur. Seketika suasana hati Jay Park menjadi buruk dengan amarah yang tergambar jelas di wajahnya.

Ada dua kemungkinan pikirnya, yaitu Niki yang mengupload rekaman itu sendiri atau ini adalah ulah kakak sepupunya bernama Somin. Ia ingin langsung menghubungi wanita itu agar meminta Niki menghapus rekaman tersebut, tetapi ia harus bersandiwara terlebih dahulu dihadapan semua teman beserta kekasihnya.

"Menang banyak si Niki, kemarin Hani sekarang Y/n." salah seorang teman Jay Park ikut bergabung dalam pembicaraan. Tawa para lelaki pun pecah sedangkan Jay Park hanya diam. Ia tak bisa menyembunyikan ekspresinya saat disinggung tentangmu dan Niki. Kekasihmu hanya diam saat menyadari perubahan raut wajah Jay Park.

"Bukankah karena Niki kau putus dengannya Jay? Mantan kekasihmu itu lebih memilih Niki ketimbang dirimu?" tanya lelaki bersurai hitam yang duduk di depan Jay Park. Salah seorang teman Jay Park yang sadar dengan perubahan mood Jay Park pun mulai menenangkan suasana yang terjadi.

"Sudah ah!" ucap lelaki itu.

Jay Park ambil air mineral yang sebelumnya kekasihnya berikan lalu meminumnya hingga habis dalam beberapa kali tarikan napas. Itu langkah yang Jay Park lakukan jika berada di dalam suasana yang begitu tak enak.

"Ayo lanjut main guys!" ajak Jay Park yang berusaha terlihat biasa aja, padahal ingin sekali memaki segalanya. Ia mengajak teman-temannya untuk melanjutkan permainan padahal mereka sudah sangat kelelahan.

"Aku udahan ya, capek!" lelaki bersurai hitam yang sebelumnya bertanya tentang hubunganmu dengan Niki itu pun tak ikut dalam permainan kali ini. Ia dudukan diri di sebelah seorang wanita yang tak lain adalah gebetannya, tepat di belakang kekasih Jay Park yang hanya terus diam, memperhatikan segalanya.

"Benarkah karena Niki?" tanya gebetan lelaki bersurai hitam itu.

"Iya bener, apa kau pernah mendengar pertengkaran antara Niki dengan Jay Park beberapa bulan yang lalu?" Lelaki bersurai hitam itu bernama Mingi.

"Pernah, sampai keduanya babak belur kan? Tapi aku tak tahu mengapa keduanya bertengkar." ujar gadis itu. Mingi pun mendekat ke arahnya lalu melirik ke arah kekasih Jay Park yang masih duduk manis di depan mereka.

"Karena gadis itu." ucap Mingi dengan suara yang sengaja dibesarkan agar terdengar kekasih asli Jay Park. Kekasih Jay Park itu bernama Rebecca Kim. Berasal dari keluarga berada dan berteman dekat dengan keluarga Jay Park sejak lama.

"Bukankah Niki dan Y/n sahabatan?" tanya wanita itu lagi.

"Mana ada pertemanan sejati antara cewe dan cowo, pasti ia juga menyukai Y/n!" ujar Mingi, masih dengan suara yang sengaja ia besarkan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 10, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

VARIUMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang