[30] Satu Harmoni, Berjuta Warna

2.3K 175 14
                                        

Hari yang ditunggu-tunggu seluruh mahasiswa Mahatma akhirnya tiba

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hari yang ditunggu-tunggu seluruh mahasiswa Mahatma akhirnya tiba. Suara riuh dan warna-warni menghiasi seluruh area kampus. Pesta anniversary Universitas Mahatma tahun ini diadakan besar-besaran, dengan tema "Satu Harmoni, Berjuta Warna". Seluruh mahasiswa turut serta dalam kemeriahan, mulai dari pentas seni, lomba, talkshow, seminar umum, hingga bazar yang digelar di sepanjang jalan kampus. Sejak pagi, suasana kampus sudah dipenuhi oleh antusiasme mahasiswa dan pengunjung yang datang dari berbagai kalangan.

Di lapangan utama, tampak stan-stan bazar yang didirikan oleh berbagai kelompok mahasiswa dari berbagai jurusan. Beragam produk kreatif hasil karya mahasiswa mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga pakaian dan aksesoris dipajang dengan menarik. Ada stan dari Fakultas Teknik yang memamerkan produk ramah lingkungan hasil inovasi mahasiswa, dan ada pula stan Fakultas Seni yang dihiasi kanvas dan lukisan-lukisan unik. Stan dari Fakultas Ekonomi juga tak kalah seru, mereka menawarkan berbagai produk makanan dan minuman hasil karya mahasiswa yang terlibat dalam usaha kecil-kecilan.

Melody dan teman-teman kosnya turut hadir, menikmati setiap sudut festival. Stan Fakultas Seni, tempat Melody dan beberapa temannya dari jurusan yang sama membuka pameran mini lukisan-lukisan mereka, menjadi salah satu stan yang paling ramai. Di belakang panggung, Jafi terlihat sibuk di ruang HUS-BAND bersama rekan-rekannya, menyiapkan peralatan musik untuk penampilan mereka sore ini.

"Mel, kita lihat stan makanan di sana, yuk! Katanya ada banyak produksi makanan buatan anak-anak Fakultas Manajemen!" ajak Kirana yang sudah tak sabar mencicipi hidangan baru. Melody mengangguk dan mengajak Azka serta beberapa teman kos lainnya untuk ikut berjalan ke arah bazar makanan.

Di tengah perjalanan, mereka melewati stan Fakultas Teknik yang menjual aksesoris teknologi kecil, seperti power bank mini, lampu LED dekoratif, hingga USB dengan desain unik. Azka, yang selalu penasaran, tak tahan untuk berhenti sejenak dan melihat-lihat produk yang dipamerkan.

"Wah, ini keren! Gue beli satu, deh, buat dipasang di kamar," ujarnya sambil memilih lampu LED berbentuk gitar. Teman-teman kos lainnya tertawa melihat antusiasme Azka.

Mereka melanjutkan perjalanan ke stan makanan yang diramaikan oleh aroma khas kopi, roti, dan makanan ringan lainnya. Kirana membeli kopi dingin dengan rasa khas pandan, sementara Melody memesan smoothie buah segar. Mereka duduk di kursi taman dekat stan makanan sambil menikmati hidangan.

Sore semakin larut lantas berubah menjadi malam. Panggung utama kini menjadi pusat perhatian. Semua mata tertuju ke arah panggung yang dihiasi lampu-lampu panggung berwarna-warni. Malam ini, HUS-BAND akan menjadi salah satu guest star yang akan memeriahkan acara. Suara sorak-sorai terdengar ketika suara drum mulai berdentum, mengiringi lagu pembuka yang langsung membuat para penonton berteriak kegirangan.

Jafi, yang memegang gitar, tampil dengan gaya santainya, memainkan akor pembuka yang membuat suasana semakin meriah. Ia melirik ke arah Melody yang berada di antara penonton, tersenyum sambil menganggukkan kepala seolah ingin mengajaknya ikut menikmati malam itu.

Lingkaran Kos Ong [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang