EXTRA 2.0

1.9K 187 18
                                        

Happy Reading!

2: BAM & CAMPING

    "Iya...nanti Bam bilang diddy. Tapi bukan sekarang, di rumah ada bang Leo."

   "Bang Leo? Bukannya kamu bilang sekarang Bang Leo tinggal di apartment?"

   "Iya, tapi Bang Leo sekarang lagi libur. Diddy juga nyuruh pulang buat jagain Bam."

   "Oalah, disuruh pulang buat jagain anak bontot ternyata," ujar Pian sambil nyubit perut Bam.

   "Jangan sentuh perut Bam. Bam nggak suka ya." Bam mendelik tajam. Bukannya takut, Pian malah makin gemes sama Bam. Padahal umur mereka sama tapi kenapa Bam kelihatan lebih kecil, aura bayinya masih kerasa.

   Lihat saja, cuman mau main kerumah teman masih harus ijin dan dihantar sendiri sama diddynya. Terkadang jika harus nginap pun Xavian nggak ngizinin, Xavian sanggup nungguin Bam hingga selesai dan bawa Bam pulang ke rumah. Awal paginya lagi baru dihantar main lagi. Possessive tahap maximum, padahal anaknya udah gede loh...dan makin gembul.

   "Nanti kamu kabarin aja. Kalau nggak diizinin, yaa... kami bertiga aja yang pergi," ucap Max sambil menikmati cemilan yang baru dibelinya. Bam yang mendengar kata kata Max otomatis menghentak kakinya karna kesal.

   "Ish, kamu kok gitu... masa Bam ditinggalin sendiri. Nggak asik! Max nggak asik!"

   Thiago menarik tangan si kecil untuk duduk di sampingnya. "Bam, nggak boleh gitu. Kan Max cuman becanda."

   "Ta-tapi..."

   "Kamu mau Max benci sama kamu? Bukannya Max best friend forevernya kamu? Lain kali bicara yang baik."

   "I...iya." Bam meremat jari jemarinya. "Max...maaf."

   "Gapapa. Santai."

   Pian yang nggak mau ketinggalan akhirnya buka bicara. "Gimana kalau kita yang bicarain ini sama om Xavian? Mungkin om jadi lebih yakin untuk ijinin Bam ikut bareng kita."

   "Nice idea!" balas Max antusias. "Thiago, setuju?"

   "Okay aja," jawap Thiago. Bam tersenyum manis. Kalau kaya gini, ia cuman tinggal duduk manis. Nanti teman-temannya yang bakal minta ijin sama diddynya. Hehehe!

***

   "Boleh ya om, please."

    Xavian menahan nafas melihat kelakuan ketiga teman Bam. Sepertinya ketiga bocil itu sudah tekad untuk membawa si kecil bermain di luar. Ia melirik ke samping, ke arah dimana si kecil juga menatap penuh harap padanya.

   "Diddy...please. Kali ini aja," ucap Bam penuh harap.

   "Haih, kalian mau kemana sebenarnya?" Akhirnya Xavian bersuara.

   "Camping om...nggak jauh kok di camping site tante aku," jawap Pian. "Boleh ya? Satu malam aja kok."

   "Kalian kan masih kecil, kenapa mau camping segala?"

   "Biar keren om. Kita mau keren kayak orang orang di TikTok," jawap Pian Lagi. "Bener nggak, Bam?"

   "Iya. Biar Bam makin keren."

   "Emang orang tua kalian setuju?" tanya Xavian lagi.

   "Iya dong, tinggal om aja yang belum."

   Xavian mengusap wajahnya. Ada ada aja permintaan aneh bocil bocil ini. "Bam bener bener mau ikut?"

BAM [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang