Chapter 28

799 66 4
                                        

Sunoo mengerjapkan matanya perlahan dan bangun, di lihatnya di luar langit sudah gelap. Perlahan kepalanya menoleh dan mendapati Sunghoon tertidur di samping ranjang sambil menggenggam erat tangannya. Sunoo tersenyum dan mengelus pelan rambut Sunghoon dengan tangan yang bebas.

Sunghoon terbangun dan langsung duduk dengan tegak, membuat Sunoo sedikit kaget.

"Hoon hyung...." panggil Sunoo pelan, "Sudah berapa lama disini?"

Jam di dinding menunjukkan pukul 2 pagi, sebelumnya Sunghoon tiba di rumah sakit pukul 8 malam. Sudah lewat 6 jam dia menemani Sunoo dan tertidur.

"Aku datang pukul 8. Bagaimana keadaanmu? Semuanya baik-baik saja? Apa kau lapar?" tanya Sunghoon bertubi-tubi.

Sunoo tertawa pelan dan menyentuh pipi Sunghoon, mengelusnya dengan lembut.

"Aku baik-baik saja, hyung. Bayi kita juga tidak apa-apa. Aku sudah makan malam dan minum obat jam 7. Apa hyung sudah makan? Apakah jam segini masih ada restoran yang buka?"

Sunghoon mendesah lega dan menangkap tangan Sunoo yang berada di pipinya, kemudiam mencium tangan tersebut. Dihirupnya aroma feromon Sunoo yang menguar, menyegarkan dan membuat Sunghoon tenang.

"Kau tidak perlu mengkhawatirkanku. Syukurlah kau baik-baik saja. Maafkan aku, Sunoo. Lain kali hal seperti ini tidak akan terulang lagi. Aku janji!"

"Hyung, jangan terus-terusan meminta maaf. Terimakasih sudah datang menyelamatkanku. Aku percaya Sunghoon hyung akan datang."

Sunghoon tersenyum dan mendekat pada Sunoo, memeluk perutnya. Keduanya menghabiskan waktu dalam diam tapi penuh kehangatan dan cinta.

Paginya, Sunghoon ijin untuk pulang mengganti baju dan sarapan, kemudian dia akan kembali menjaga Sunoo. Sunoo sendiri tidak masalah karena Jungwon datang ke kamarnya untuk menjenguk sekaligus menemaninya.

"Sunoo hyung, maafkan aku ya. Aku tidak menyangka Wonyoung akan berbuat seperti itu." sesal Jungwon.

"Hei, bukan kau yang seharusnya minta maaf. Sudahlah Jungwon, kau juga terluka saat berusaha menahanku diculik. Tidak apa-apa, semua sudah baik-baik saja."

Tak lama Jake datang bersama Heeseung untuk menjenguk keduanya. Mereka mendapatkan informasi sedikit terlambat. Jake menangis dan memeluk Sunoo serta Jungwon, kenapa kedua pegawai cafe nya harus mengalami kejadian buruk bersama. Sunoo tertawa melihat tingkah bos nya yang lucu. Jujur dia sedikit merindukan kehadiran Jake yang selalu perhatian padanya.

Beberapa hari di rawat akhirnya Sunoo sudah sepenuhnya sehat dan diperbolehkan pulang. Semua keluarganya dan keluarga Sunghoon turut senang, mereka masih bersikap berlebihan dalam merawat Sunoo di rumah. Terutama Winter dan Mina, keduanya sangat aktif menjaga kesehatan Sunoo dan bayi yang ada di kandungan.

Sunoo kembali berkuliah dan meminta percepatan kelas kepada dosen, karena dia sedikit tidak nyaman apabila masih berkuliah dengan perutnya yang sebentar lagi akan membesar. Sedangkan Wonyoung sudah dikeluarkan dari kampus dan masuk penjara. Berita kejahatan Wonyoung hanya tersebar di area kampus dan tidak sampai ke media luar, karena Sunghoon tidak ingin membuat Sunoo merasa terbebani.

Hubungan Niki dengan Sunghoon pun sudah menjadi lebih dekat. Sunghoon tidak akan ragu meminta tolong Niki untuk menemani Sunoo pulang jika dirinya tidak bisa menjemput sang pujaan hati. Dia lebih mempercayai sang beta daripada teman-teman Sunoo maupun teman-teman Sunghoon yang kebanyakan seorang alpha.

***

Sunghoon sedikit pusing karena terus-menerus di kejar Mina dan Winter mengenai kapan pertunangan dengan Sunoo akan diadakan. Sunghoon tidak sempat bertanya pada Sunoo, karena dia tidak ingin membebani pikiran Sunoo yang sedang fokus untuk mempercepat kuliahnya. Namun sepertinya Sunghoon tetap harus membicarakan hal ini pada Sunoo. Disinilah keduanya sedang berada di restoran yang sudah dipesan Sunghoon untuk berkencan.

ADDICTED | Sunsun ABO UniverseCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang