Feromon alpha Sunghoon menyebar dan terasa mencekik, Wonyoung ketakutan dan menjatuhkan balok kayu yang di genggamnya. Sunoo yang merasakan kemarahan alpha nya semakin gemetar dan kesulitan bernapas. Niki yang melihat kondisi Sunoo segera berlari menghampirinya dan melepas semua ikatan di tangan dan kaki Sunoo.
Sunghoon berjalan mendekati Wonyoung dan dengan cepat mencengkeram lehernya. Diangkat nya Wonyoung dengan hanya satu tangan, mata Sunghoon menggelap penuh amarah. Wonyoung meronta mencoba melepaskan diri dengan memanggil nama Sunghoon.
"Beraninya alpha rendahan sepertimu menyakiti omegaku! Kau siap mati?!" Ucap Sunghoon sambil mengencangkan cengkeramannya.
"Su..sunghoon, le...lepaskan aku! Ayo...ki..ta...bicara...dulu!" pinta Wonyoung terbata sambil berusaha melepaskan diri.
"Hyung, hentikan! Kau membuat Sunoo tertekan!" Teriak Niki yang masih khawatir melihat Sunoo kesulitan bernapas.
Sunghoon kembali sadar setelah melihat Sunoo, feromonnya perlahan berubah untuk membuat Sunoo nyaman. Sunghoon melempar Wonyoung dan mendekati Sunoo, memeriksa perlahan setiap inci tubuh omeganya. Melihat apakah ada luka walau hanya satu goresan di tubuh omeganya.
"Hoon...hyung... Aku tidak apa-apa. Kumohon...tenanglah dulu..." Ucap Sunoo sambil terengah-engah.
Sunghoon memeluk Sunoo erat dan menguarkan feromon kesukaan Sunoo untuk membuatnya rileks.
"Sunoo...omegaku... Maafkan aku.... Maafkan aku karena gagal melindungimu. Terimakasih kau baik-baik saja."
Wonyoung yang melihat Sunghoon dan Sunoo berpelukan kembali berdiri dan mengambil balok kayu, berniat untuk memukul Sunoo. Niki menghentikan tangan Wonyoung dan tak lama polisi masuk beserta petugas ambulans. Jay dan Jungwon juga datang dan mendekati Sunghoon dan Sunoo. Polisi segera memborgol Wonyoung.
"Tunggu! Lepaskan aku!! Sunghoon! Sunghoon, dengar! Aku melakukan ini karena aku mencintaimu!" Teriak Wonyoung, "Jalang itu tidak cocok bersama denganmu! Dia omega rendahan!"
PLAK!
Suara tamparan menggema dengan keras. Sunoo dengan berani menampar pipi Wonyoung. Kemudian dia mengepalkan tangannya dan berkata, "Aku memang hanya seorang omega, tapi tidak akan kubiarkan kau menghinaku. Kau juga telah membahayakan bayiku, aku tidak akan memaafkanmu!"
Wonyoung memasang wajah sengit dan berusaha meronta, tetapi polisi segera menariknya menjauh dan masuk ke dalam mobil. Sunoo menghela napas lega dan berbalik, terlihat semuanya kaget dengan tindakan impulsif Sunoo. Jungwon mendekati Sunoo dan memeluknya lembut.
"Hyung, syukurlah kau tidak apa-apa. Aku benar-benar khawatir. Tidak kusangka Wonyoung memainkan cara licik seperti itu." Jelas Jungwon sambil menangis. Sunoo hanya tersenyum dan menggeleng pelan.
Petugas ambulans mendekati Jungwon dan Sunoo, meminta mereka untuk segera naik ke mobil agar bisa diperiksa di rumah sakit. Sunghoon membelai rambut Sunoo dan memintanya untuk segera ke rumah sakit, nanti dirinya akan menyusul. Sunghoon meminta Niki untuk menemani Jungwon dan Sunoo di ambulans, sedangkan Sunghoon dan Jay akan membicarakan perihal hukuman untuk Wonyoung.
***
Berita tentang penculikan Sunoo sudah diketahui keluarga dan teman-temanya. Mereka semua segera menuju rumah sakit di mana Sunoo dan Jungwon dirawat. Winter, Mina dan Gaeul menangis khawatir dengan keadaan Sunoo, ketiganya langsung memeluk kesayangan mereka itu bersama.
"Mama, Tante, Noona, Sunoo baik-baik saja. Tidak ada yang luka." Jelas Sunoo menenangkan mereka.
"Hah! Mana orang yang berani melukai menantu kesayanganku?! Tidak akan kumaafkan!" Teriak Mina marah. Sunoo tersenyum melihatnya, sangat mirip dengan sikap Sunghoon.
Teman-teman Sunoo juga datang menjenguk, Yuna dan Seongmin senang melihat Sunoo baik-baik saja. Yuna terlihat marah-marah karena ada yang berani membuat calon keponakannya dalam bahaya. Akhirnya mereka hanya mengobrol sebentar dan pamit untuk menjenguk Jungwon yang ada di kamar sebelah Sunoo. Dokter juga meminta pada keluarga Sunoo untuk membiarkan pasien lebih banyak istirahat.
Keluarga Sunoo pun keluar dari kamar, Niki yang sedari tadi hanya diam saja juga berniat bangkit dan pergi. Namun suara lirih Sunoo yang memanggil namanya menghentikan aksinya.
"Niki....terimakasih banyak sudah menolongku. Aku tidak tahu jika kau akan datang bersama Sunghoon hyung." Ucap Sunoo dengan senyuman lembut.
Niki maju mendekati Sunoo dan memberanikan diri untuk menggenggam tangannya.
"Aku...aku sepertinya menyukaimu, Sunoo." Niki mengaku, "Aku tertarik denganmu. Rasanya seperti aku selalu ingin melindungimu. Tapi aku tidak akan mengganggu hubunganmu dengan Sunghoon. Aku menyayangimu seperti Yeji Noona."
Sunoo kaget mendengar pengakuan Niki, tapi kemudian dia hanya tersenyum dan mengangguk, kemudian mengucapkan terimakasih sekali lagi. Sunoo juga merasa menyayangi Niki dan menganggapnya seperti seorang adik.
***
Sunghoon menyerahkan bukti-bukti yang sudah di kumpulkan bawahannya kepada polisi, meminta Wonyoung untuk diberikan hukuman yang berat. Dia menyerahkan semua keputusan kepada pihak kepolisian, tapi dirinya meminta ijin untuk menemui Wonyoung di ruang interogasi. Jay mencoba menahan Sunghoon, tetapi tidak berhasil. Jay hanya mengingatkan Sunghoon untuk menahan emosinya.
Saat pintu ruang interogasi terbuka, Wonyoung yang di borgol mendongak dan melihat Sunghoon disana. "Sunghoon!" Teriaknya senang. "Apa kau akan membebaskanku?"
Sunghoon menatap tajam Wonyoung dan mengajukan sebuah pertanyaan, "Kenapa kau berani sekali melukai omegaku? Kalau kau berbuat lebih jauh lagi, aku tidak segan untuk membunuhmu!"
"Sudah kubilang aku melakukannya karena aku mencintaimu!" Teriak Wonyoung, "Kau adalah alpha dominan, seharusnya kau mencari pasangan sesama alpha yang setara denganmu, bukan malah bersama omega rendahan lemah yang tidak tahu diri!"
Sunghoon dengan cepat kembali mencengkeram leher Wonyoung, dia menggeram marah.
"Kau juga hanyalah seorang alpha rendahan. Sunoo adalah omegaku, pasangan jiwaku. Jika kau menghinanya lagi, aku akan mencekikmu sampai mati!"
"Sunghoon! Hentikan!" Teriak Jay dari pengeras suara. Dia melihat dari sisi kaca ruang interogasi, berjaga-jaga jika Sunghoon kehilangan kendali.
Sunghoon melepaskan Wonyoung dan berbalik pergi. Dia menulikan telinganya dengan teriakan Wonyoung yang terus-terusan memanggil namanya. Dia bersumpah jika Wonyoung atau orang lain ada yang menyakiti Sunoo, Sunghoon akan menghukum mereka dengan tangannya sendiri.
Kemudian Sunghoon dan Jay pun segera pergi menuju rumah sakit untuk melihat kondisi pasangan mereka masing-masing. Sunghoon berterimakasih kepada Jay sebelum berpisah dan pergi menuju kamar rawat inap Sunoo. Dibukanya pintu kamar dan terlihat Sunoo sedang terlelap di atas ranjang dengan infus yang terpasang di tangannya.
Sunghoon merasa bersalah dan perlahan mendekati omeganya. Dielusnya pelan rambut Sunoo agar tidak terbangun, dan digenggam pelan tangan mungil Sunoo.
"Sunoo... Omegaku..." lirih Sunghoon.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
ADDICTED | Sunsun ABO Universe
Hombres LoboTentang kisah dua pemuda yang dipertemukan takdir. Gairah yang membuncah. Kesetiaan yang harus dijaga. Mampukah mereka tetap bersama menghadapi berbagai rintangan? Cast : Kim Sunoo Park Sunghoon Yang Jungwon Park Jongseong Lee Heeseung Sim Jaeyun N...
