Sunoo sudah merasa lebih baik setelah berbaring di ruang kesehatan. Dilihatnya Niki yang masih duduk di kursi menunggunya dengan wajah sedikit khawatir. "Aku sudah tidak apa-apa, Niki" ucap Sunoo. Niki mengangguk. Sunoo harus terbiasa dengan nyeri perut yang tiba-tiba karena itu tandanya dia akan segera mengalami heat pertamanya. Ponsel Sunoo berbunyi menandakan sebuah pesan masuk.
Sunoo, ayah dan ibu nanti malam ada acara makan malam berdua dan aku akan pulang telat karena mengurus masalah butik. Kau sendirian dulu tidak apa kan?
Pesan itu dari Gaeul, Sunoo segera membalas bahwa dia tidak masalah. Sunoo menyuruh Niki untuk pulang, meyakinkan bahwa dirinya sudah tidak apa-apa. Perutnya sudah tidak sakit sama sekali. Niki menurut pada Sunoo, sebelumnya mereka bertukar nomor hp untuk memudahkan Sunoo menghubungi Niki. Mereka berdua keluar dari ruang kesehatan dan pulang ke rumah masing-masing.
***
Malam ini Jake kembali datang ke apotek Kai untuk membeli kotak P3K yang baru. Apotek sepi karena Kai tidak menjaga konter, mungkin sedang di gudang mengambil obat. Jake memutuskan untuk berkeliling rak melihat produk-produk. Suara pintu apotek terbuka membuat Jake menoleh, seorang pria menggunakan masker berjalan menghampirinya.
"Siapa...?" tanya Jake bingung.
Heeseung membuka maskernya dan tersenyum, "Maafkan aku, waktu itu aku belum sempat berterimakasih. Terimakasih sudah membantuku menyuntikkan heat suppressant." ucap Heeseung. Jake teringat kejadian waktu itu, orang ini datang hanya untuk berterimakasih? batin Jake sambil mengangguk membalas Heeseung.
"Namaku Lee Heeseung." Heeseung mengulurkan tangannya ke arah Jake.
"Sim Jaeyun atau panggil saja aku Jake." balas Jake menyambut jabat tangan Heeseung.
Entah apa yang membuat Heeseung ingin mengenal lebih jauh pemuda bernama Jake di depannya. Tapi sejak kejadian di apotek dia tidak bisa menghilangkan Jake dari pikirannya. Padahal Heeseung tahu Jake seorang beta karena dia tidak mencium bau feromon apapun darinya. Tapi entah kenapa Heeseung sangat tertarik hingga membocorkan identitasnya dan sepertinya Jake tidak mengenal Heeseung sebagi artis/penyanyi.
"Apakah kau keberatan kalau aku mengajakmu makan kapan-kapan?" tanya Heesung sopan.
Jake tampak berpikir, tidak ada salahnya memiliki teman baru. "Tidak masalah untukku." jawab Jake akhirnya. Heeseung merasa lega karena dirinya tidak ditolak. Heeseung mencoba kembali untuk saling bertukar nomor hp agar memudahkan mereka saling menghubungi. Jake juga tidak masalah untuk membagikan nomor hpnya. Setelah itu Heeseung pamit untuk pergi, dan Kai juga baru saja kembali dari gudang. Jake sendiri menyelesaikan urusannya di apotek.
***
Sunoo sudah sampai di rumah yang dalam keadaan sepi. Mamanya memang tidak suka mempekerjakan pembantu jadi jika semua orang pergi, rumah yang besar ini akan terasa sepi. Sunoo memilih menunggu kepulangan keluarganya di ruang TV. Suara bel pintu berbunyi membuat Sunoo sedikit berharap salah satu keluarganya sudah pulang. Dibukanya pintu rumah dan Sunoo kaget dengan kedatangan tamu yang tidak dia duga.
"Eh...Sunghoon..hyung?"
Sunghoon menggaruk tengkuknya dan membawa sekantong kresek berisi es krim. "Aku bawakan ini untukmu, ehm kakakmu yang menyuruhku kemari." jelas Sunghoon. Memang Gaeul sempat menghubunginya untuk menemani Sunoo sebentar karena dia sangat sibuk di butik. Sunghoon tentu saja tidak mau melewatkan kesempatan yang terbuka lebar untuknya.
Sunoo mengambil kresek yang dibawa Sunghoon dan melihat isinya. Ada es krim coklat disana, walaupun bukan es krim mintchocho favorit Sunoo tapi dia tetap suka. Sunoo tersenyum senang. "Terimakasih, hyung. Umm.....hyung mau langsung pulang?" tanya Sunoo ragu-ragu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ADDICTED | Sunsun ABO Universe
Kurt AdamTentang kisah dua pemuda yang dipertemukan takdir. Gairah yang membuncah. Kesetiaan yang harus dijaga. Mampukah mereka tetap bersama menghadapi berbagai rintangan? Cast : Kim Sunoo Park Sunghoon Yang Jungwon Park Jongseong Lee Heeseung Sim Jaeyun N...
