Btw gais, aku ganti cover wkwk.
fyi, sebenernya cerita ini aku dedikasikan buat temenku yang suka banget sama Jake EN-, dan cover yang ini di buat sama dia (selaku pemeran utama di cerita ini) satu tahun yang lalu karna lagi kangen updatean ini. dan waktu itu aku lagi sibuk bgt jadi gabisa update wkwkwk.
baca, imajinasikan dan enjoy...
***
Ezra menusuk daging dan memotongnya menjadi beberapa bagian, kemudian melahapnya. saat ini, ia sedang sarapan bersama dengan Jeff. Namun, juga ada mertuanya yang sedang menikmati waktu santai di ruang makan. Sebenarnya sudah terlalu lambat jika dikatakan sarapan, karena Jeff dan Ezra bangun terlalu siang. namun, kelihatannya Robert dan Helen tidak mempermasalahkan itu.
Ezra memperhatikan 3 orang disekitarnya. Robert yang sedang menyeruput tehnya, lengkap dengan koran yang sedang ia baca. Helen yang sedang menata piring di rak, dan disampingnya manusia menyebalkan yang sekarang telah menjadi suaminya juga ikut melahap makanannya dengan wajah datar.
"Aku mendengar suara aneh semalam, seperti suara teriakan" celetuk Robert.
Helen berhenti dari aktivitasnya, menoleh ke arah robert.
"Suara teriakan?" sahut Helen. Ezra hanya diam mendengarkan. sedangkan Jeff terlihat tidak peduli.
"Aku tidak bisa mendefinisikan suara teriakan itu termasuk teriakan kesakitan atau..." ada jeda yang membuat Jeff menatap ayahnya, menunggu kalimat selanjutnya.
"Kenikmatan" sambungnya.
Mendengar hal itu, Ezra tersedak. Ia reflek meminum segelas air yang berada di sebelah tangannya yang ternyata milik Jeff. sedangkan laki-laki itu hanya diam memperhatikan tanpa ekspresi.
Helen memutar kedua bola matanya.
"Bukankan kita sudah sepakat untuk tidak membahas itu, Robert?" ucap Helen, namun di acuhkan oleh Robert.
"Hanya sedikit nasihat. Aku tau kau masih muda, tapi kurangi sedikit powermu agar tidak terjadi sesuatu pada anakmu didalam sana" ucap Robert pada Jeff.
Jeff mendengus kesal.
"Salahkan saja ibunya"
Ezra menatapnya dengan kesal, dan yap. lagi-lagi Jeff tidak peduli.
"Sebaiknya kau renovasi kamarmu, agar bisa lebih leluasa bermain" goda Robert. "aku tidak bisa membayangkan jika orang lain selain aku dan Helen yang mendengarnya akan merespon seperti apa"
Ezra yang sudah tidak tahan terus-terusan digoda oleh mertuanya itu akhirnya memilih bangkit dari duduknya dan pergi dari sana.
"Aku sudah selesai"
Namun baru 5 langkah berjalan, ia merasakan sakit yang luar biasa pada perutnya. Ezra diam sejenak dan memegangi perutnya. Tanpa sengaja, dirinya menjatuhkan piring yang sedang ia pegang. Jeff menghampiri Ezra dan menahan pinggang perempuan itu agar tidak terjatuh.
"Kenapa?" tanya Jeff dengan wajah sedikit khawatir. Ezra mencengkram lengan Jeff dengan kuat.
"Sakit..."
tak lama kemudian, Ezra pun pingsan.
***
"Aku pikir cederanya hampir serius. Tapi masih bisa diatasi. Kusarankan jangan terlalu keras. terlebih, kandungannya masih berusia muda" ucap Edward.
Jeff menghela nafasnya pelan. pada saat Ezra pingsan tadi, Jeff bergegas menghubungi Edward selaku dokter pribadi keluarga Albert.
"Berapa usia istrimu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
ACCIDENT
Genç Kurgu⛔ Bukan Tempat Untuk Plagiat -- "Yang di perut lo anak gue kan?" Ezra terdiam, Tak berani menjawab. "Berani-beraninya lo sembunyiin ini dari gue?!" Ucap Jeff dengan nada pelan namun menusuk sambil melempar testpack yang mendarat tepat didepan sepat...
