23

244 5 0
                                        

Yokkk kepoin yang satu iniii

Yokkk kepoin yang satu iniii

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Haechan melihat sekeliling. Beberapa sosok lain, dengan mata menghitam, sudah mulai berjalan sempoyongan, terstimulasi oleh suara teriakan dan geraman.

Wabah. Ini nyata.

"Mark..." bisik Haechan, menatap mata tajam Mark. Rasa jengkelnya menguap, digantikan oleh rasa takut yang dingin.

"Nggak ada waktu, Chan! Cepat lari!" Mark mendorong Jeno dan Jaemin yang masih shock untuk bergerak.

Lalu, Mark menatap Haechan. Tatapan yang bukan lagi kesal, tapi penuh tekad.

"Ingat omongan gue, bocah," Mark berkata, nadanya tak terbantahkan. "Mulai sekarang, lo dengerin gue. Atau lo mati di sini."

Comeback (end)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang