Jaemin memasuki kelasnya dengan aura gelap, bahkan semua murid yang ada di kelasnya tak berani menatap pria Na itu sama sekali. Kecuali jeno yang langsung merangkulnya.
"Ada apa jaem? Dan dimana tunanganmu?" ucap jeno karena memang tak melihat tunangan dari sahabatnya itu.
"Renjun demam, jadi dia tidak masuk kesekolah." datar jaemin lalu dia pun melepaskan rangkulan tangan jeno lalu dia pun duduk di tempat duduknya dengan renjun. Jeno hanya mengangkat bahunya lalu dia pun duduk di sebelah haechan.
"Jeno? Nanti setelah pulang sekolah kita pergi melihat renjun ya?" ucap haechan menatap jeno.
"Hmm. Akan aku antarkan." ucap jeno sembari merapikan anakan rambut haechan membuat haechan merona lalu menundukkan kepalanya. Yangyang yang menyaksikan itu terkekeh.
"Aneh sekali melihat kau merona begitu haechan." ucap yangyang geli. Haechan lantas menatap tajam pada yangyang.
"Diamlah. Bilang saja kau itu iri kan, kalau iri lebih baik cari sendiri saja." ucap haechan kesal.
"Apa?! Kau benar-benar ya haechan." kesal yangyang sedangkan jeno yang melihat hal itu terkekeh. Membuat adik kembarnya dan tunangannya menatapnya.
"Apa ada yang lucu Lee Jeno?" ucap keduanya bersamaan.
"Yang pasti kau tidak lucu sih." ucap jeno melihat kearah yangyang. Lalu dia pun melihat kearah haechan.
"Tapi tunanganku sangat menggemaskan." ucap jeno tersenyum pada haechan. Haechan terdiam lalu menunduk menyembunyikan wajahnya yang memerah karena malu. Jeno semakin tersenyum lalu dia pun mengelus kepala haechan.
Jam istirahat telah berbunyi, semua siswa dan siswi pergi ke kantin begitu pula dengan jaemin, jeno, haechan, yangyang, daehwi dan yang lainnya, dimana mereka duduk bersama di meja milik mereka.
Disaat bersamaan guan lin mendekat ke arah meja mereka semua dengan wajah tersenyum.
"Maaf, apa aku bisa bergabung di sini? Aku belum terlalu dekat dengan siapapun kecuali shotaro dan sungchan." ucap guan lin. Sedangkan sungchan hanya berwajah datar karena merasa dia tak pernah dekat dengan sih anak baru yang tampak mencurigakan itu.
"Baiklah, kau boleh bergabung kok. Ya kan kak?" ucap shotaro melihat semuanya.
"Tentu saja boleh. Silahkan." ucap jaemin datar membuat yang lainnya bingung, apalagi para dominan yang sangat tahu kalau jaemin mencurigai pria Lai itu.
"Terima kasih sunbae." ucap guan lin lalu dia pun duduk disalah satu bangku kosong yang ada di meja itu.
"Taro? Kak dejun? Bagaimana keadaan renjun?" ucap haechan menatap shotaro dan dejun bergantian.
"Yang pasti tadi masih demam sih, tadi jaemin yang terakhir melihatnya." ucap dejun.
"Jaemin? Bagaimana keadaan sahabatku?" ucap haechan melihat jaemin. Jaemin menatap datar haechan.
"Dia masih demam. Sepulang sekolah aku akan melihat keadaannya lagi." ucap jaemin datar dan haechan hanya mengangguk mengerti, karena dia sangat paham kalau renjun pas sakit akan sangat manja pada jaemin.
"Aku dan haechan akan melihat keadaan renjun sebentar nanti, tidak masalah bukan jaemin?" ucap jeno dan jaemin hanya menganggukkan kepalanya.
"Aku juga akan ikut bersama dengan jeno dan haechan. Tidak masalah bukan?" ucap yangyang yang memang tidak takut dengan jaemin sama sekali.
"Hmm" datar jaemin.
"Kalau begitu kami semua akan ikut menjenguk renjun, tak masalah bukan dejun? Samuel? Jungwoo? Taro?"
"Tidak masalah kok mark, hanya saja kalian akan melihat betapa manjanya sih rubah itu pada tunangannya." ucap samuel sedangkan yang menjadi topik pembicaraan hanya diam saja menikmati makanannya dengan wajah datar.
Lonceng pulang berbunyi semuanya terlihat meninggalkan kelas mereka masing-masing begitu pula dengan jaemin dan rombongan nya. Tapi, saat akan keluar, heejin berdiri di hadapan jaemin membuat pria Na itu menatap datar wanita itu.
"Jaemin? Bisa tidak temani aku mencari buku? Aku kesulitan mencari bukunya."
"Apa kita sedekat itu? Aku rasa tidak, jadi menyingkir dari jalanku." datar jaemin mendorong heejin lalu pergi begitu saja.
"Cek cek cek, kasihan sekali." ucap haechan.
"Makanya jangan genit, kau genit pada orang yang salah. Kalau aku sih malu sekali. Ayo kita pergi, lama-lama disini membuat aku ingin menghajar nya." ucap yangyang berjalan lebih dulu sembari menarik lengan daehwi pelan. Haechan juga langsung menarik lengan jeno karena tak mau salah satu jalang yang selalu berusaha mendekati jeno itu malah menempel pada tunangannya itu. Sedangkan jeno hanya mengikuti langkah sang tunangan dengan senyuman diwajahnya.
At. Mansion utama Nakamoto.
Renjun duduk di ruang tengah sembari menonton film kartun kesukaannya. Disaat bersamaan taemin mendekat padanya.
"Sayang? Kenapa buahnya tidak dimakan?"
"Enggak mau imo, pait."
"Kalau begitu makan bubur dulu hmm?"
"Enggak, mau sama nana." ucap renjun dengan berlinangan air mata.
"Sebentar lagi ya, nana kan sekolah sayang." ucap taemin mengelus kepala keponakannya itu.
"Hiksss... Mau nana hikss... " ucap renjun mulai menangis, taemin langsung memeluk keponakannya itu.
"Sayangnya imo, sudah ya jangan menangis, nanti kalau mama dan otusanmu pulang lalu melihat kau menangis bagiamana sayang?" ucap taemin menenangkan.
Disaat bersamaan, jaemin yang sampai lebih dulu mendekat pada keduanya lalu dia pun berjongkok di hadapan renjun yang sedang memeluk taemin. Taemin yang melihat hal itu tersenyum lalu memberikan kode pada jaemin.
"Sayang? Sudah ya berhenti menangis dulu, lihat siapa yang datang." ucap taemin tapi renjun menggeleng tanda tak mau.
"Injunie sayang" ucap jaemin dan renjun langsung melepaskan pelukannya pada taemin dan melihat jaemin.
"Nana hikss.... Nana" rengek nya sembari merentangkan tangannya dan jaemin langsung menggendong renjun ala koala untuk menenangkan bayi besarnya itu. Taemin yang melihatnya hanya tersenyum, karena keponakannya sangat menggemaskan.
#####
Yang mau masuk saluran wa ara bisa langsung klik tautan ini ya
https://whatsapp.com/channel/0029VbDJledA89McN8P06S1P
Kalau tautannya tidak bisa di klik, bisa langsung chat ara di wa ya😁
ara juga mau memberitahukan, kalau chira ada yang mau membeli pdf dari book "Terpaksa Menikahi Tuan Muda", " Never Goodbye", dan "Jodoh Dari Kakek" bisa langsung hubungi nomor ara ya, via wa: 089627643612, untuk harga masih sama ya. 50k untuk setiap pdf nya. Terimakasih😊
KAMU SEDANG MEMBACA
Black Love (jaemren)
FanfictionNa Jaemin adalah anak satu-satunya keluarga mafia Na yang terkenal tidak tersentuh dan sangat bucin pada sang tunangan yang dijodohkan dengannya, Nakamoto Renjun, anak kedua dari mafia terkenal di Jepang. juga disertai perjalanan cinta anak bungsu k...
