Cameron Blake (Young, Sexy, Powerful and Dangerous.)
All rights reserved to SweetImagination
Chapter Twenty
"First Night (not really)"
18++ ADULT CONTENT!!
Cameron menjilati leher Eveline. Eveline yang berbaring pun mendesah nikmat. Mereka berada di ruangan tanpa cahaya, hanya ada cahaya lilin saja.
Eveline tersenyum saat dia merasakan penis Cameron menyentuh pahanya. Cameron sudah sangat keras dan siap. Eveline pun memberanikan diri untuk mendorong Cameron, dia berguling sehingga sekarang Cameron yang berada dibawah Eveline. Cameron tersenyum melihat kelakuan istrinya itu.
Eveline menatap mata Cameron dengan hasrat membara. Aneh, karena Eveline adalah gadis yanglugu dan polos. Namun, melihat Cameron telanjang bulat dan medesah karenanya, membuat Eveline kehilangan kepolosannya.
Eveline turun sedikit hingga wajahnya sejajar dengan penis Cameron yang indah dan terlihat dapat memuaskan. Eveline mendesah sedikit dan langsung memijit penis Cameron.
Cameron pun menggeram nikmat. Adrenalin Cameron dan Eveline terpompa. Cameron mengeluarkan suara desahan yang besar saat Eveline melahap penisnya tanpa Ampun. Eveline melakukannya dengan hebat. Lidahnya menari nari di sepanjang batang penis Cameron.
Cameron pun semakin mengeras. Dia pun menarik tubuh Eveline lalu berguling dan sekarang giliran Eveline yang berada dibawah. Eveline tertawa namun tawa nya berubah saat Cameron memasukkan kedua jarinya ke dalam Eveline. Eveline mencengkram punggung Cameron.
Cameron pun menjilati ujung payudara Eveline. Eveline mendesah nikmat.
Cameron pun sudah tidak sanggup menahan dan bermain main lagi. Cameron pun memasukkan penisnya kedalam vagina Eveline.
"Shit, baby, kau sangat rapat." Ucap Cameron, suaranya lebih seperti mendesah.
Eveline pun merasa bahagia mengetahui suaminya puas dengan tubuhnya. Cameron mengayun pinggangnya secara perlahan. Merasa sangat nikmat karena istrinya itu sangat rapat.
Eveline merasa sangat nikmat. Cameron pun mempercepat ayunan pinggangnya. Eveline pun semakin melebarkan kakinya, kakinya melingkar ditubuh Cameron. Tangan nya mencengkram punggung Cameron.
Cameron pun semakin menggila. "I-I... Love.. Y-you." Ucap Cameron.
"Aaah!" Teriak Eveline. "I love you too."
Cameron tersenyum dan mengecupi pipi isterinya itu. Ayunan nya tidak berhenti.
Eveline merasa nikmat, dia menggigit bibir bawahnya karena menahan rasa nikmat yang diberi oleh suaminya. Dan tiba tiba suaminya berhenti, dan Eveline merasakan sesuatu yang hangat mengalir di dalam tubuhnya.
Cameron mengecup kening Eveline. "Ya Allah, berikan kita berdua buah hati."
Eveline tersenyum bahagia mendengar perkataan suaminya yang romantis itu.
Cameron berhenti dan langsung berbaring di samping Eveline. Napas mereka tergesa gesa. Cameron menarik Eveline ke dalam pelukannya. Cameron menaruh tangan Eveline ke kepalanya, itu tanda Cameron ingin di elus. Ya, Cameron sangat manja.
Eveline pun mengecup pipinya dan memainkan rambut suaminya yang manja itu.
Eveline menatapi cincin pernikahan di jari manis nya itu. Eveline tersenyum bahagia. Dia menoleh ke suaminya dan tersenyum.
Suaminya telah tertidur disampingnya. Eveline pun memejamkan matanya. Malam yang melelahkan, dan juga nikmat.
Matahari menerobos masuk ke dalam kamar. Cameron membuka mata dan meraba raba kasur. Isterinya tidak berada di sampingnya. Cameron pun langsung duduk secara spontan. Dia pun berdiri dan berjalan keluar kamar.
Kepalanya pusing karena berdiri secara tiba tiba. "Eveline?" Teriaknya. "Baby!"
Cameron mencari cari ke sekeliling rumah barunya di Paris itu. Ruang tamu, nihil. Kamar mandi, nihil. Dapur, nihil. Taman belakang, nihil. Kolam renang, nihil.
Cameron pun cemas, jantungnya berdetak sangat kencang. Dia mengambil handphone nya dan menekan nomor telepon polisi. Namun, sibuk.
Cameron pun membanting handphone nya dan langsung berlari ke kamar nya, dia pun mengambil celana jeans dan memakainya. Saat dia memasukkan gesper ke bolongan bolongan nya, suara pintu terbuka menggema ke seluruh rumah.
Cameron pun berlari keluar kamar dan melihat Eveline yang masuk membawa keranjang berisi sayur sayur an.
"Baby?" Panggil Cameron.
Eveline pun menoleh dan tersenyum kepada Cameron. "Hai, kau sudah bangun, sayang."
Cameron pun menghela napas dan tersenyum. Eveline mengerutkan kening karena bingung apa yang terjadi, mengapa suaminya memakai Celana terbalik. Dia tak tahu.
Cameron menjilati payudara isterinya. Cameron juga melintinginya. Eveline mendesah nikmat. Yup, mereka berada dikasur.
Cameron menarik tubuh Eveline sehingga eveline sekarang dalam keadaan merangkak. Cameron melebarkan kaki isterinya dan memasukkan penisnya ke dalam vagina Eveline.
Eveline teriak dan mendesah. "Oh my god, Cameron. You're so big."
Cameron tersenyum lalu mengayun pinggangnya. "Doggy style, baby."
Mereka pun bercinta lagi. Memadukan rasa nikmat masing masing. Cinta di selang selingnya.
Cameron merasakan nikmat melebihi rasa nikmat saat dia bersetubuh dengan Kamila.
Hayoooo!! Yang belum cukup umu nakal yaaa.. VOTE & COMMENT PLEASE!
#TeamEveline or #TeamKamila
KAMU SEDANG MEMBACA
Cameron Blake
Romance"Young, sexy, powerful, and dangerous." Seorang lelaki tampan yang bisa mendapatkan wanita hanya dengan satu kedipan. "Beri tepuk tangan kepada Cameron Blake." Cameron menatap keluar dan tersenyum sambil melambaikan tangan kepada para penonton.
