Cameron Blake (Young, Sexy, Powerful and Dangerous.)
All rights reserved to SweetImagination
Chapter Twenty-Six
"Kau tidak pernah memberitahuku tentang ini, Cameron." Ucap Eveline.
Cameron duduk di sofa ruang tamu mereka, menunduk.
"Aku minta maaf, aku tidak tahu aku membuatnya hamil." Ucap Cameron.
Eveline mengehela napas. Air mata berjatuhan di pipinya. "Kau mencintainya, Cameron?"
Cameron menoleh. "Dulu."
Cameron berdiri dan menghadap isterinya. Dia menyeka air mata dan mengecup keningnya.
"Aku sedang hamil enam bulan, Cameron." Ucap Eveline.
Cameron memeluk isterinya. "Aku tahu, aku bajingan. Tapi itu dulu, sayang."
Eveline mengehela napas dan menyandarkan kepalanya di dada suaminya.
"Aku mau kamu menyayanginya seperti anakmu sendiri." Ucap Cameron. "Aku mohon, aku telah berjanji kepada ibunya."
Eveline menghela napas. "Tentu saja, bodoh. Aku tidak sejahat itu."
Cameron tertawa dan mengecup kepala isterinya.
"Dada?"
Cameron dan Eveline menghampiri Maggie yang berjalan mendekati mereka. Cameron menggendong maggie dan Eveline mengecupi pipinya.
"This is mommy, maggie." Ucap Cameron sambil mengelus pipi isterinya.
Maggie menatap Eveline dengan ekspresi bingung. "Mommy?" Tanyanya.
Eveline tersenyum. "Ya?"
Cameron bahagia melihat anak dan isterinya bersatu. "Biarkan ini menjadi rahasia kita berdua."
Eveline mengangguk. "Aku sangat menyukai anak ini."
Maggie berlari di taman belakang kediaman Blake. Eveline memandangi Cameron yang mengejar Maggie. Eveline sungguh menyayangi mereka berdua.
Maggie sudah genap dua tahun. Dia tumbuh menjadi anak kecil yang semakin lucu. "Mom?" Panggil Maggie.
Eveline mendongak dan tersenyum. "Ya?"
"Daddy payah, dia tidak bisa mengejarku." Ucap Maggie.
Cameron mengangkat maggie dan berteriak. Lalu Cameron loncat ke dalam kolam renang bersama Maggie di pelukan nya.
Eveline pun berjalan cepat menuju kolam renang. "Cameron! Cepat naik!"
Cameron pun mengangkat Maggie yang sedang tertawa di pelukannya. Cameron naik ke pinggir kolam. Maggie pun berlari menuju rerumputan.
"Cameron! Kau bodoh! Kalau anak kita jantungan bagaimana?" Teriak Eveline.
"Astaga, sayang, kau terlaly berlebihan." Ucap Cameron. "Lihat dia, dia tidak memikirkan nya sama sekali."
"Awas kamu, kalau kamu seperti itu lagi, aku akan-"
Cameron memotong ocehan istrinya dengan sebuah ciuman yang penuh hasrat dan agresif. Eveline tentu dengan senang hati membalas ciuman nya.
"Ew!"
Cameron dan Eveline melepas ciuman mereka dan menoleh kepada Maggie.
Maggie yang menutup mata tertawa cekikikan. "Please stop."
Cameron dan Eveline pun tertawa bersama. Maggie kembali berlari lari tak karuan. Cameron pun menatap isterinya dan menggenggam tangannya.
Dia mengiring istrinya ke bangku pinggir kolam, Cameon duduk dan memangku isterinya.
"Aku sangat ingin memasukkan penisku ke dalammu dan mendengarmu menjerit." Ucap Cameron sambil menekan nekan vagina Eveline.
Eveline pun mendesah perlahan.
"Grandpaaaaa!" Teriak Maggie.
Cameron pun menole ke belakang karena terkejut dan melihat ayahnya. Ayahnya melototi Cameron.
"Carilah kamar, setelah itu kita akan membicarakan tentang ini." Ucap Ryan Blake, ayah Cameron.
Cameron dan Eveline pun tertawa bersama. Lalu cameron mencium bibir Eveline.
Cameron pun berbaring dan Eveline juga berbaring di atas tubuh Cameron.
"Wow, kau sudah berat." Ucap Cameron.
Eveline tertawa. "Anakmu yang berat, sayang."
Cameron mengecupi pundak istrinya dan menoleh ke ayahnya yang sedang bermain dengan anaknya.
What a beautiful view.
VOTE AND COMMENT. AYO DONG PELIT BANGET VOTE :( *merengek ala Cameron
Teehee
KAMU SEDANG MEMBACA
Cameron Blake
Romance"Young, sexy, powerful, and dangerous." Seorang lelaki tampan yang bisa mendapatkan wanita hanya dengan satu kedipan. "Beri tepuk tangan kepada Cameron Blake." Cameron menatap keluar dan tersenyum sambil melambaikan tangan kepada para penonton.
