Cameron Blake (Young, Sexy, Powerful and Dangerous.)
All rights resered to SweetImagination
Chapter Twenty-Nine
Maggie tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik dan pintar. Andreas dan Antonio tumbuh menjadi lelaki perancis yang Tampan dan dangerous seperti ayahnya.
Hari ini Maggie lulus SMA. Cameron dan Eveline pun menghadiri acaranya.
"Kita sambut pembaca pidato kita, Margareth Blake." Ucap pembawa acara.
Maggie menoleh ke Cameron, Eveline, Andreas, Antonio, Fiona dan Brenton. Ya, adiknya yang lain.
Maggie beridiri di balik podium. Rambut cokelat nya jatuh secara alami di pundaknya. Banyak lelaki menatapi nya dengan nafsu, dan ada segerombolan lelaki membicarakan nya di deretan tempat duduk di depan Cameron. Cameron pun menendangnya.
Anak anak lelaki itu berdehem. "Sorry, Mr. Blake."
Maggie berdehem dan tersenyum. "Hello my friends." Teriak Maggie dan semua nya bersorak. "What is high school?"
Maggie tersenyum. "SMA adalah tempat dimana semua pintu terbuka. Tempat dimana kau sudah harus memikirkan masa depanmu. Tempat dimana kau menangi karena pasanganmu menyakitimu. Dan tempat dimana kau menikmati kebersamaan bersama sahabat sahabatmu."
"Setelah ini, kita semua akan melanjutkan hidup masing masing. Mengejar mimpi mati matian, seperti yang ayahku bilang, Kejar lah mimpi walaupun karena sangat sulit dan berat kau harus meminum dua botol vodka per-jam." Ucap Maggie dan semuanya tertawa. Cameron tersenyum. "Aku ingin mengingatkan kalian semua.."
"Gadis yang pernah kau katai mungkin akan memiliki perusahaan. Lelaki yang kau jinjing mungkin akan menjadi pemain basket terkenal. Gadis yang pernah kau tolak mungkin akan menjadi supermodel. Lelaki yang pernah kau ludahi mungkin akan menjadi billionaire. Sekarang, baru kita akan sadari, bahwa semuanya tak berarti. Kepopuleran, pesta, kondom, alkohol, iPhones, mobil, pakaian, semuanya tidak akan berarti setelah kita keluar dari SMA. Minta maaflah kepada teman teman yang pernah kau lukai, karena mungkin suatu hari kau akan meminjam uang darinya." Semuanya pun tertawa.
"Gapailah cita cita mu dan jangan melupakan siapapun yang berada diruangan ini. Satu pun. Termasuk aku, Maggie, gadis yang pernah kau lukai, kau caci maki, dan kau injak. Berteriaklah, karena ini terakhir kalinya kalian bisa membuat keaduhan di sekolah ini. Peace out."
Semuanya pun bertepuk tangan dan bersorak. Semuanya menjadi emosional dan memeluk satu sama lain.
Maggie berlari ke tempat duduk Cameron dan Eveline. Cameron berdiri dan memeluk anaknya.
"I'm so proud of you." Ucap Cameron.
Maggie tersenyum dan memeluk Eveline.
Kamila pasti bangga denganmu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cameron Blake
Romance"Young, sexy, powerful, and dangerous." Seorang lelaki tampan yang bisa mendapatkan wanita hanya dengan satu kedipan. "Beri tepuk tangan kepada Cameron Blake." Cameron menatap keluar dan tersenyum sambil melambaikan tangan kepada para penonton.
