Aku membuka mataku pelan, seketika cahaya itu masuk dan menusuk mataku membuatku dengan sekejap memejamkannya lagi. Silau. Aku mencoba merenggangkan tanganku, namun terasa ada sesuatu yang menyentuh dadaku. Aku pun melirik, menemukan rambut hitam tebal tengah berselimpuh disamping tubuhku dengan tangan besarnya diatas perutku.
Eh, kepalanya kena itu..
"Morning babe..."Calum menggumam tanpa mengubah posisinya.
Aku pun sedikit bergeser, sambil merengsut sebal. Namun aku tersadar akan sesuatu...tunggu, sejak kapan aku memakai piyam tipis warna pink yang terlihat transparan ini? perasaan, aku masih memakai pakaianku setelah pulang dari Bascamp band Calum jam 9 lewat. Siapa yang mengganti?
Aku melotot horor pada Calum."Apa yang kau lakukan padaku, Cal?"tanyaku.
"Ugh!"Calum mengerang."Kau kenapa?"tanyanya, sambil membangunkan dirinya dan mencoba untuk menatapku dengan matanya yang masih sipit itu.
"Ini! aku tidak mengenakan ini tadi malam! wait-jadi ini sudah pagi?"
"Hoamm. Jess, apa perlu kelemparkan matahari kedalam pupilmu itu agar kau sadar?"ujar Calum sarkastik.
"Ih! serius ini!"kataku, sambil mempelototinya. Calum terus menatapku datar"Atau jangan-jangan...kau yang mengganti pakaianku ya?!"kataku, memekik.
"Tentu saja. Waktu kita sampai kau langsung duduk disofa dan tertidur."
"Berarti..kau lihat?"
"Hah?"
"Apa aku melihatnya?!"
"Melihat apa?"
"Tubuhku?!"
"Oh...khekhekhe, ya iya! aku kan mengganti pakaianmu."ujar Calum. Pipiku terasa panas. Gila, ini memalukan sekali.
"Ih! awas kau ya!"
Calum tertawa melihatku, mungkin baginya lucu jika melihat aku yang baru bangun tidur sudah mengamuk seperti monyet sekarang.
"Apa?"tanya ku, saat Calum terus menatapku. Matanya terlihat menatapku bulat bulat seolah ingin memperkosaku.
"Hehehe, tidak saja. Hanya saja, aku sudah tidak mengantuk lagi."ujarnya, tersenyum.
Memang aku menyuruhnya bangun tadi?!
"Karena melihat pemandangan yang sangat menyegarkan mata pagi pagi seperti ini."lanjut Calum. Aku melihat ketubuhku dan melotot.
"Sialan! dasar mesumm!!!!"
.
CALUM'S POV
Setelah mengantar Jessica k ekampusnya, aku langsung ke studio karena tadinya Adam-manager kami menelponku untuk mengadakan interview mengenai album baru kami.
Saat sampai aku langsung disambut oleh wajah murumg ketiga sahabatku yang sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri. Aku merengut heran."Luke, kalian kenapa?"Tanya ku.
"Adam mengomel."jawabnya, ia benar benar menekukan wajahnya. Sementara Ashton terlihat cemberut sambil menatap layar ponselnya.
"Kenapa bisa ia mengomel?"kataku lagi.
"Apa Calum sudah-oh disitu kau rupanya."Adam tiba tiba muncul, ia melipat tangannya didepan dadanya, seketika itu juga Luke mendengus.
"Apa yang terjadi, Adam?"aku bertanya bingung.
"Kalian pikir saja sendiri. Liat, kau terlambat lagikan? kau selalu terlambat, Cal. Luke harus selalu dipaksa. Ashton selau sibuk dan Michael yang sedang dalam masa kasmaran."ujar Adam dengan nada super ketus."Apa kalian tau ini berdampak pada karir kalian?"ujarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Marriage With Calum Hood [COMPLETED]
Fan-FictionSeorang gadis yang tak menyangka bahwa hidupnya akan berubah drastis saat ia menikahi seorang lelaki tampan yang sangat terkenal, Calum Hood. Apakah Semuanya akan berjalan dengan baik? Apa dengan seiring detik waktu yang mengiringi akankah semuanya...
![Marriage With Calum Hood [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/56139067-64-k865228.jpg)