"Five...."
"Four...."
"Three..."
"Two...."
"ONE!!!"
"HAPPY NEW YEAR!!!"
"YEY!! happy new year guys.."
"I love you, dude..."
"Ew, Mike. But yeah! Let's begin the party!"
Aku tersenyum kecil melihat ketiga lelaki aneh itu. Oh tidak, mereka tidak hanya aneh atau berisik mereka tak lain adalah saudara ku. Saudara seperjuangan yang mengetahui sebagian isi dari hidup ku. Ya itulah mereka. Ashton, lelaki paling bijak dan pendengar yang baik yang selalu mengerti sahabatnya. Luke, lelaki tinggi yang pernah kukenal, yang kelakuannya terbilang childish namun tetap serius yang selalu membuka lebar tangannya untuk bisa memeluk ku. Dan terakhir, Michael. Lelaki yang sangat berisik, namun memiliki hati seperti hello kitty, lelaki yang selalu membuat keadaan menjadi rusuh dengan candaannya yang terkadang tidak lucu. Mereka tiga lelaki yang menjadi bagian penting dari hidup ku.
Disini kami. Aku dan ketiga sahabat sehidup-semati ku beserta keluarga kecil kami yang sedang merayakan tahun baru tepat dihalaman rumah ku. Kami mungkin tak seperti orang-orang yang lebih memilih menghabiskan sisa malamnya ditempat ramai atau tempat keren lainnya. Kami memilih seperti ini. Memiliki waktu bersama, berbincang, dan menghabiskan malam hingga besok pagi.
"Okay kids, berhenti bermain. Lebih baik kita mulai pesta makannnya!!"suara Michael terdengar, ia nampak menyuruh anak-anak kami untuk berkumpul dimeja makan panjang untuk memulai acara.
"Hoi Cal! Apa kau tak ingin bergabung?"ujar Luke dengan senyuman lebarnya. Aku terkekeh, lalu berjalan kearah Michael dan Luke yang sudah duduk manis.
"Heh, apa hanya aku suami yang bisa membantu istri?"Ashton datang sambil membawa beberapa kentang, ia melihat kami bertiga dengan jutek. Hahaha, oh iya ya.
Aku melihat Jessica yang berjalan kearah ku dengan sebuah juice box, ia menyerahkannya padaku."Untuk mu."katanya dengan tersenyum. Lalu aku menariknya untuk duduk disamping ku.
"Kau seksi.."bisik ku ditelinganya.
Jessica menoleh,"jangan mengggodaku sekarang, Cal."katanya. aku hanya terkekeh.
Dan dia, Jessica.Wanita yang menemani ku setiap saat, dalam keadaan apapun. Wanita cantik dengan jiwa malaikatnya setiap ia memberikan pengertian padaku. Memberikan ku kasih sayang, cinta, dan segala yang ia miliki kepadaku. Membagi apa yang ia miliki dengan rela. Mencintai ku apa adanya, mencintai anak-anak kami. Orang yang pertama kulihat saat dunia mulai terang dan orang terakhir yang kulihat saat dunia kembali gelap. Wanita yang amat berharga, yang membantu ku dalam menghadapi segala ujian kehidupan, yang membangkitkan ku dari segala keterpurukan, yang mengobati ku saat aku terluka karena sulitnya jalan hidup yang membentang digaris takdir ku. Dialah Jessica.
Wanita yang sama seperti saat aku pertama mengenalnya. Wanita yang akan menangis dengan mudah dan wanita yang akan sangat bahagia karenaku. Yang mengatakan bahwa kebahagiaannya tak pernah jauh dari tangisannya. Wanita yang mengajarkan ku tentang arti hidup yang sesungguhnya, yang memberikan ku kehangatan saat jalan hidup terasa sangat dingin untuk dipijak, memberikan ku penerangan saat takdir terasa tidak adil karena gelap yang perlahan membalut semuanya dan memberikan ku bermacam rasa kehidupan agar aku tak pernah bosan dalam menjalani semuanya.
"Berhenti bermesraan, para orang tua!"suara Ashton menyeletuk, ia menatap kami dengan geli.
"Okay, semuanya sudah berkumpul, kan? Eh, dimana Hailee?"kata Luke membuat ku yang mana langsung mengedarkan pandangan ku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Marriage With Calum Hood [COMPLETED]
Hayran KurguSeorang gadis yang tak menyangka bahwa hidupnya akan berubah drastis saat ia menikahi seorang lelaki tampan yang sangat terkenal, Calum Hood. Apakah Semuanya akan berjalan dengan baik? Apa dengan seiring detik waktu yang mengiringi akankah semuanya...
![Marriage With Calum Hood [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/56139067-64-k865228.jpg)